Keluarga

10 Kebiasaan Membina Keharmonisan Berpasangan

Pasangan yang bahagia selalu dapat mengungkap sisi terbaik pasangan dan membuat pasangannya untuk memperlakukan dirinya dengan baik (@Unsplash)

Majalah “Psychology Today”, menjelaskan bahwa pasangan yang menyukai ber­interaksi adalah orang yang mengerti cara menemukan sisi positif dari diri pasangan­nya. Mereka dapat mengamati dan mengetahui setiap detail dengan bersenda gurau, sal­ing mendukung tanpa pamrih, bahkan terkadang dengan sen­gaja tidak menempatkan pusat perhatian pada pasangannya.

Tidak sedikit pasangan yang memfokuskan hubungan mereka dengan menghindari hal-hal yang dapat memicu perselisihan. Padahal untuk dapat menciptakan atmosfir positif dan keharmonisan se­cara proaktif, pasangan yang dapat merasakan kebahagiaan saat berinteraksi seharusnya menitik beratkan pada tinda­kan “seharusnya begini atau begitu.”

Berikut 10 cara membina kehamonisan berpasangan versi “Psychology Today” :

1. Ucapan Terima Kasih

Jangan pelit mengucapkan terima kasih pada pasangan, karena itu juga akan menya­darkan diri sendiri akan kebai­kan dan pengorbanan pasan­gan. Walaupun telah terbiasa dengan kehadiran pasangan, jangan menganggap semuanya adalah hal yang wajar, tetapi nyatakanlah rasa terima kasih secara tulus pada pasangan. Ucapan terima kasih secara tulus tidak hanya akan mem­buat pasangan merasa bahagia tetapi juga akan membantu menjaga hubungan diri sendiri dengan pasangan.

Barbara Fredrickson, psikolog dari Universitas Church Mountain, North Carolina, mengatakan bahwa ucapan terima kasih ternyata lebih efektif daripada melaku­kan atau memberikan ses­uatu kepada orang lain. Se­bagai contoh, ucapkan kata, “Kau memang seorang koki yang hebat, terima kasih atas kebaikanmu telah memasak­kan makan malam untukku!” Efeknya akan lebih baik dari­pada: “Terima kasih atas ban­tuanmu memasak untukku, karena aku memang sangat lapar!” kepada pasangan yang telah memasak makan malam untuk anda.

2. Sisipkan Humor

Kesibukan karena rutinitas terkadang membuat Anda me­lupakan kegembiraan hidup. Untuk menyiasatinya, co­balah bercanda atau memberi­kan nama panggilan kepada pasangan.

Saat terjadi perselisihan atau perbedaan pendapat, ko­munikasi merupakan salah satu cara penyelesaian yang baik. Pakar psikolog juga menjelaskan dengan member­ikan sedikit humor yang tidak mengandung sindiran, mem­buat ekspresi lucu, atau ber­bicara dengan nada yang lebih lembut akan dapat meredakan amarah dan memperintim hubungan dengan pasangan terutama pada kondisi emo­si. Melalui riset yang telah dilakukan kepada banyak pasangan ditemukan bahwa pada saat terjadi perselisihan, pasangan yang dapat men­cari dan menyisipkan humor akan lebih mudah mereda­kan ketegangan daripada pasangan yang mengguna­kan cara komunikasi yang serius dan rasional. Mereka juga cenderung lebih mudah menenangkan diri dan dapat bersama-sama mencari solusi yang baik.

3. Mengerti Cara Berbagi Kebahagiaan

Ilmuwan asal Uni­versitas California, Shelly Gable, mengatakan, “Kita ber­harap agar pasangan dapat memberikan dukungan mental pada saat kita mengalami kegagalan ataupun frustrasi. Namun cara untuk berbagi kece­riaan dan keba­hagiaan dengan pasangan adalah jauh lebih penting. Pada saat pasangan membawa suatu berita baik, seperti kenaikan jabatan atau mendapat pujian dari rekan kerja, dan berbagi keceriaan itu dengan Anda, maka cobalah untuk mem­berikan perhatian dan lontar­kan pertanyaan yang wajar dari pasangan serta pujian, lalu rayakan bersama.”

4. Melihat Kelebihan Pasangan

Jangan selalu menggu­nakan kaca pembesar untuk melihat setiap tindak tanduk pasangan, tetapi cobalah untuk memperhatikan sisi baik pasangan, dan hal itu dipercaya dapat membantu menjaga hubungan yang har­monis. Pasangan yang rukun akan selalu memperhatikan kelebihan dan memberikan perhatian pada pasangan­nya dengan tulus. Riset dari Universitas Texas, Austin, mendapati bahwa memuji dengan tulus, memperhatikan kebaikan pasangan, memang sangat berpengaruh untuk mempererat hubungan dan menambah kemesraan.

5. Amati Perubahan Pasangan

Amati perubahan yang terjadi setiap hari dan beri­kan pujian yang pantas ke­pada pasangan. Saat Anda berpendapat telah sepenuh­nya memahami pasangan dan tidak lagi memperhati­kannya, bahkan memposisi­kan pasangan sebagai tipe tertentu, berarti Anda telah mengabaikan keberadaannya. Jangan lupa bahwa pasangan juga adalah seorang individu yang sama saja dengan Anda sendiri yang selalu tumbuh dan berkembang.

Pererat hubungn Anda dengan pasangan! Pakar men­ganjurkan untuk mencoba mencari 5 hal yang berbeda pada diri pasangan dari yang pernah Anda amati sebelum­nya. Mulai dari hal-hal kecil dalam kehidupan, seperti dasi yang baru, agama, dan kepercayaan, dan lain-lain. Semua itu dapat membantu mengurangi jarak Anda den­gan pasangan.

6. Berikan Perhatian Padanya Secara Diam-diam

Mungkin Anda akan beranggapan pada saat pasangan membutuhkan dukungan, dengan memberikan perha­tian dan sedikit pengorbanan, seperti menyiapkan masakan lezat dengan tulus, pasti akan membuat pasangan merasa­kan dukungan Anda baginya. Namun menurut para pakar, hal ini justru membuat kedua belah pihak merasa jenuh. Faktanya, memberikan du­kungan dan pengorbanan secara diam-diam justru da­pat mendatangkan efek yang sangat besar. Asalkan dilaku­kan dengan tulus, meskipun hanya meletakkan sebotol minuman kesukaan pasangan di kulkas saja, atau memban­tu pasangan merapikan ruang kerja yang berantakan, sudah dapat memberikan efek moti­vasi yang sangat besar.

7. Tulisan Perasaan dan Perhatian Anda

Laporan penelitian Uni­versitas Texas menunjukkan, menggunakan waktu 20 me­nit setiap hari untuk menu­liskan kata-kata yang mengungkapkan perasaan terhadap pasangan selama 3 hari bertu­rut-turut didapati bahwa kasih sayang dengan pasangan da­pat diperpanjang selama 3 bu­lan lamanya, berarti menyam­paikan cinta dengan tulisan memang dapat meningkatkan keintiman dengan pasangan secara drastis.

8. Gunakan Bahasa Tubuh

Sebuah sentuhan yang ringan dan lembut seperti, sentuhan pada pundak atau tangan, pelukan hangat, dapat membuat pasangan mera­sakan kasih sayang dan kehangatan Anda. Pene­litian oleh Universitas Utah menunjukkan bahwa dari segi biologis, tindakan ini dapat merangsang terbentuknya hormon Oxytocin. Hormon Oxytocin sangat berguna untuk menurunkan tekanan darah serta meredakan kete­gangan

9. Mulailah Dari Diri Sendiri

Seseorang yang tidak mengetahui bagaimana mer­awat dan menyayangi diri sendiri, tidak mungkin da­pat merawat dan menyayangi pasangannya. Luangkanlah sedikit ruang dan waktu un­tuk diri Anda sendiri. Kondisi diri yang baik dapat membawa aura positif yang dapat mempen­garuhi pasangan dan memberi­kan semangat baru untuk bersama-sama membangung masa depan.

10. Per­lakukan Pasangan Seba­gai Asisten

Pasangan yang ba­hagia selalu dapat mengung­kap sisi terbaik pasangan dan mem­buat pasangannya un­tuk memperlakukan dirinya dengan baik. Saat pasangan memberikan dukungan serta motivasi, hal itu tidak hanya akan membuat hubun­gan menjadi semakin baik, tetapi juga dapat mempererat hubungan dengan pasangan.

Sebenarnya bukan dari cara yang Anda pilih untuk menyatakan perasaan, mau­pun isi konkrit dari apa yang Anda sampaikan, yang paling penting bagi pasangan ada­lah niat dan ketulusan Anda. Jika setiap hal kecil dalam kehidupan dapat membuat pasangan merasakan niat tu­lus Anda, jangan lupa untuk selalu memberikannya lebih banyak pujian dan keper­cayaan. Mendengar pujian dan merasakan kepercayaan Anda akan dapat menyampaikan ikatan kasih Anda ke­pada pasangan secara positif. Hubungan dengan pasan­gan akan menjadi harmo­nis jika Anda selalu membina hubungan dengan hati yang tulus. Hargai dan syukuri­lah setiap detik yang telah Anda lalui dengan pasangan, maka tidak sulit bagi Anda untuk menyadari bahwa ke­bahagiaan terletak di setiap detik dalam hidup Anda! (linjie/epochtimes/lie/may)