Majalah “Psychology Today”, menjelaskan bahwa pasangan yang menyukai berinteraksi adalah orang yang mengerti cara menemukan sisi positif dari diri pasangannya. Mereka dapat mengamati dan mengetahui setiap detail dengan bersenda gurau, saling mendukung tanpa pamrih, bahkan terkadang dengan sengaja tidak menempatkan pusat perhatian pada pasangannya.
Tidak sedikit pasangan yang memfokuskan hubungan mereka dengan menghindari hal-hal yang dapat memicu perselisihan. Padahal untuk dapat menciptakan atmosfir positif dan keharmonisan secara proaktif, pasangan yang dapat merasakan kebahagiaan saat berinteraksi seharusnya menitik beratkan pada tindakan “seharusnya begini atau begitu.”
Berikut 10 cara membina kehamonisan berpasangan versi “Psychology Today” :
1. Ucapan Terima Kasih
Jangan pelit mengucapkan terima kasih pada pasangan, karena itu juga akan menyadarkan diri sendiri akan kebaikan dan pengorbanan pasangan. Walaupun telah terbiasa dengan kehadiran pasangan, jangan menganggap semuanya adalah hal yang wajar, tetapi nyatakanlah rasa terima kasih secara tulus pada pasangan. Ucapan terima kasih secara tulus tidak hanya akan membuat pasangan merasa bahagia tetapi juga akan membantu menjaga hubungan diri sendiri dengan pasangan.
Barbara Fredrickson, psikolog dari Universitas Church Mountain, North Carolina, mengatakan bahwa ucapan terima kasih ternyata lebih efektif daripada melakukan atau memberikan sesuatu kepada orang lain. Sebagai contoh, ucapkan kata, “Kau memang seorang koki yang hebat, terima kasih atas kebaikanmu telah memasakkan makan malam untukku!” Efeknya akan lebih baik daripada: “Terima kasih atas bantuanmu memasak untukku, karena aku memang sangat lapar!” kepada pasangan yang telah memasak makan malam untuk anda.
2. Sisipkan Humor
Kesibukan karena rutinitas terkadang membuat Anda melupakan kegembiraan hidup. Untuk menyiasatinya, cobalah bercanda atau memberikan nama panggilan kepada pasangan.
Saat terjadi perselisihan atau perbedaan pendapat, komunikasi merupakan salah satu cara penyelesaian yang baik. Pakar psikolog juga menjelaskan dengan memberikan sedikit humor yang tidak mengandung sindiran, membuat ekspresi lucu, atau berbicara dengan nada yang lebih lembut akan dapat meredakan amarah dan memperintim hubungan dengan pasangan terutama pada kondisi emosi. Melalui riset yang telah dilakukan kepada banyak pasangan ditemukan bahwa pada saat terjadi perselisihan, pasangan yang dapat mencari dan menyisipkan humor akan lebih mudah meredakan ketegangan daripada pasangan yang menggunakan cara komunikasi yang serius dan rasional. Mereka juga cenderung lebih mudah menenangkan diri dan dapat bersama-sama mencari solusi yang baik.
3. Mengerti Cara Berbagi Kebahagiaan
Ilmuwan asal Universitas California, Shelly Gable, mengatakan, “Kita berharap agar pasangan dapat memberikan dukungan mental pada saat kita mengalami kegagalan ataupun frustrasi. Namun cara untuk berbagi keceriaan dan kebahagiaan dengan pasangan adalah jauh lebih penting. Pada saat pasangan membawa suatu berita baik, seperti kenaikan jabatan atau mendapat pujian dari rekan kerja, dan berbagi keceriaan itu dengan Anda, maka cobalah untuk memberikan perhatian dan lontarkan pertanyaan yang wajar dari pasangan serta pujian, lalu rayakan bersama.”
4. Melihat Kelebihan Pasangan
Jangan selalu menggunakan kaca pembesar untuk melihat setiap tindak tanduk pasangan, tetapi cobalah untuk memperhatikan sisi baik pasangan, dan hal itu dipercaya dapat membantu menjaga hubungan yang harmonis. Pasangan yang rukun akan selalu memperhatikan kelebihan dan memberikan perhatian pada pasangannya dengan tulus. Riset dari Universitas Texas, Austin, mendapati bahwa memuji dengan tulus, memperhatikan kebaikan pasangan, memang sangat berpengaruh untuk mempererat hubungan dan menambah kemesraan.
5. Amati Perubahan Pasangan
Amati perubahan yang terjadi setiap hari dan berikan pujian yang pantas kepada pasangan. Saat Anda berpendapat telah sepenuhnya memahami pasangan dan tidak lagi memperhatikannya, bahkan memposisikan pasangan sebagai tipe tertentu, berarti Anda telah mengabaikan keberadaannya. Jangan lupa bahwa pasangan juga adalah seorang individu yang sama saja dengan Anda sendiri yang selalu tumbuh dan berkembang.
Pererat hubungn Anda dengan pasangan! Pakar menganjurkan untuk mencoba mencari 5 hal yang berbeda pada diri pasangan dari yang pernah Anda amati sebelumnya. Mulai dari hal-hal kecil dalam kehidupan, seperti dasi yang baru, agama, dan kepercayaan, dan lain-lain. Semua itu dapat membantu mengurangi jarak Anda dengan pasangan.
6. Berikan Perhatian Padanya Secara Diam-diam
Mungkin Anda akan beranggapan pada saat pasangan membutuhkan dukungan, dengan memberikan perhatian dan sedikit pengorbanan, seperti menyiapkan masakan lezat dengan tulus, pasti akan membuat pasangan merasakan dukungan Anda baginya. Namun menurut para pakar, hal ini justru membuat kedua belah pihak merasa jenuh. Faktanya, memberikan dukungan dan pengorbanan secara diam-diam justru dapat mendatangkan efek yang sangat besar. Asalkan dilakukan dengan tulus, meskipun hanya meletakkan sebotol minuman kesukaan pasangan di kulkas saja, atau membantu pasangan merapikan ruang kerja yang berantakan, sudah dapat memberikan efek motivasi yang sangat besar.
7. Tulisan Perasaan dan Perhatian Anda
Laporan penelitian Universitas Texas menunjukkan, menggunakan waktu 20 menit setiap hari untuk menuliskan kata-kata yang mengungkapkan perasaan terhadap pasangan selama 3 hari berturut-turut didapati bahwa kasih sayang dengan pasangan dapat diperpanjang selama 3 bulan lamanya, berarti menyampaikan cinta dengan tulisan memang dapat meningkatkan keintiman dengan pasangan secara drastis.
8. Gunakan Bahasa Tubuh
Sebuah sentuhan yang ringan dan lembut seperti, sentuhan pada pundak atau tangan, pelukan hangat, dapat membuat pasangan merasakan kasih sayang dan kehangatan Anda. Penelitian oleh Universitas Utah menunjukkan bahwa dari segi biologis, tindakan ini dapat merangsang terbentuknya hormon Oxytocin. Hormon Oxytocin sangat berguna untuk menurunkan tekanan darah serta meredakan ketegangan
9. Mulailah Dari Diri Sendiri
Seseorang yang tidak mengetahui bagaimana merawat dan menyayangi diri sendiri, tidak mungkin dapat merawat dan menyayangi pasangannya. Luangkanlah sedikit ruang dan waktu untuk diri Anda sendiri. Kondisi diri yang baik dapat membawa aura positif yang dapat mempengaruhi pasangan dan memberikan semangat baru untuk bersama-sama membangung masa depan.
10. Perlakukan Pasangan Sebagai Asisten
Pasangan yang bahagia selalu dapat mengungkap sisi terbaik pasangan dan membuat pasangannya untuk memperlakukan dirinya dengan baik. Saat pasangan memberikan dukungan serta motivasi, hal itu tidak hanya akan membuat hubungan menjadi semakin baik, tetapi juga dapat mempererat hubungan dengan pasangan.
Sebenarnya bukan dari cara yang Anda pilih untuk menyatakan perasaan, maupun isi konkrit dari apa yang Anda sampaikan, yang paling penting bagi pasangan adalah niat dan ketulusan Anda. Jika setiap hal kecil dalam kehidupan dapat membuat pasangan merasakan niat tulus Anda, jangan lupa untuk selalu memberikannya lebih banyak pujian dan kepercayaan. Mendengar pujian dan merasakan kepercayaan Anda akan dapat menyampaikan ikatan kasih Anda kepada pasangan secara positif. Hubungan dengan pasangan akan menjadi harmonis jika Anda selalu membina hubungan dengan hati yang tulus. Hargai dan syukurilah setiap detik yang telah Anda lalui dengan pasangan, maka tidak sulit bagi Anda untuk menyadari bahwa kebahagiaan terletak di setiap detik dalam hidup Anda! (linjie/epochtimes/lie/may)

