Keluarga

5 Cara Mengajarkan Anak Nilai dari Pekerjaan

Tunjukkan pada anak-anak bahwa kejujuran, integritas, standar tinggi, dan hasil kerja keras merupakan elemen kunci dari kehidupan yang lebih baik. (Image: pixabay)

Menanamkan etos kerja yang baik pada anak adalah salah satu hal terbaik yang dapat dilakukan orang tua. Pekerjaan membuat mereka terlihat cakap, berharga, dan memberikan dampak pada dunia mereka. Hal itu juga memberikan gambaran bahwa usaha, perhatian, dan kesungguhan hati penting dan hasil yang dicapai adalah buah dari kerja keras.

Berikut lima cara sederhana mengajarkan anak-anak, bahkan sebelia batita , nilai dari suatu pekerjaan.

Berikan mereka tanggung jawab

Dalam sebuah keluarga, setiap orang dapat diberi tanggung jawab melakukan suatu pekerjaan di rumah. Anda bahkan dapat menugaskan anak-anak TK untuk melakukan tanggung jawab mereka.

Mungkin mereka bertanggung jawab untuk memastikan semua lampu mati sebelum meninggalkan rumah atau merapikan semua boneka setiap hari.

Anak-anak yang lebih besar dapat ditugaskan untuk membuang sampah. Mungkin mereka yang bertanggung jawab merapikan dan membersihkan meja setelah makan setiap malam. Saat beranjak besar, mereka ditugaskan untuk menjaga kebersihan dan kerapian seluruh ruangan.

Ketika keluarga dipandang sebagai sebuah tim dan setiap anggota keluarga melakukan bagiannya, maka segala sesuatu akan berjalan lancar dan anak-anak juga belajar mengembangkan keterampilan dan nilai-nilai yang mereka butuhkan untuk menjadi individu yang mandiri di kemudian hari.

Beri Imbalan

Konsep dasar mengenai “imbalan akan didapatkan setelah bekerja” adalah satu hal yang sering terlewatkan oleh anak-anak. Ketika anak-anak mengerjakan dan menyelesaikan tugas diluar tanggung jawab rutin, mereka bisa menerima imbalan uang.

Misalnya, Anda menugaskan anak membersihkan dan menjaga kamar tetap bersih sebagai tanggung jawab rutin. Maka, pekerjaan seperti mencabut rumput liar di kebun, menyedot debu di ruang tamu, merapikan garasi, mengepel, dan lain sebagainya dapat dikategorikan sebagai pekerjaan rumah yang mendapatkan imbalan uang ketika selesai dikerjakan.

Tabel pekerjaan yang ditempel di dinding sangat berguna untuk memotivasi anak-anak bekerja menambah uang saku mereka.

Mengerjakan sebuah proyek

Mengerjakan sebuah proyek tertentu bersama keluarga adalah cara yang bagus untuk memberi gambaran nilai dari suatu pekerjaan dan seluk-beluknya. Apakah Anda akan membangun atau membuat sesuatu, merencanakan suatu liburan atau acara, memperbaiki rumah atau membantu orang lain melakukan sesuatu ? sebuah proyek dimana setiap anggota keluarga berpartisipasi akan mengajarkan anak-anak kerja sama, penetapan tujuan, kesabaran, perhatian terhadap detil, dan lain sebagainya. Jika ada sebuah proyek yang ingin Anda tangani, kenapa tidak mencoba melakukannya bersama keluarga?

Berwirausaha

Menjual kopi, menjual kue, mencuci mobil, dan banyak contoh sederhana yang dapat dilakukan anak-anak untuk melatih jiwa kewirausahaan. Sampaikan pada anak-anak mengenai mutu produk atau pelayanan, efektivitas dari papan nama, strategi harga jual, pentingnya lokasi yang strategis, pelayanan pelanggan, dan masih banyak lagi.

Anak-anak akan belajar nilai suatu inisiatif dan bagaimana tindakan dan pekerjaan mereka berdampak bagi orang lain.

Berikan contoh

Orang tua sering memisahkan pekerjaan dengan keluarga, namun cara ini mungkin merampas kesempatan belajar bagi anak-anak. Sampaikan detail pekerjaan pada anak-anak, jika memungkinkan. Sekali waktu, anak-anak dapat mengunjungi tempat kerja Anda atau mempelajari keahlian dalam menyelesaikan pekerjaan setiap hari. Bahkan jika Anda bekerja di rumah, Anda dapat menceritakan masalah yang sedang Anda hadapi dan proses kreatif yang sedang Anda pelajari.

Terlebih lagi, dalam kehidupan sehari-hari, tunjukkan pada anak-anak bahwa kejujuran, integritas, standar yang tinggi, dan hasil dari kerja keras merupakan elemen kunci dari kehidupan yang lebih baik.(barbaradanza/theepochtimes/sia/feb)