Keluarga

6 Kebiasaan yang Membantu Anak-Anak Memiliki Kehidupan yang Baik

Orang tua mendidik anaknya @Canva Pro
Orang tua mendidik anaknya @Canva Pro

Ye Sentao, seorang ahli didik terkemuka berkata: “Pendidikan berarti mengembangkan kebiasaan yang baik.”

Masa kanak-kanak adalah tahap awal kehidupan seseorang dan merupakan masa yang krusial dalam mengembangkan kebiasaan anak.

Jika orang tua memperhatikan hal ini, anak akan mengembangkan kebiasaan yang baik, dan akan mudah bagi mereka untuk tumbuh menjadi seorang yang sukses di masa depan!

Sebelum anak menjadi remaja, orang tua harus membantu mereka untuk mengembangkan 6 kebiasaan berikut:

1. Melakukan pekerjaan sendiri

Mintalah anak-anak untuk melakukan apa yang mereka bisa sebanyak mungkin. Mulailah dengan tugas-tugas kecil seperti memakai kaus kaki sendiri, memilih pakaian sendiri untuk sekolah, memeriksa pekerjaan rumah sendiri, dan lain-lain.

Minta anak untuk membuat pertimbangan sendiri ketika ada masalah sehingga mereka bisa menjadi seorang yang mandiri.

Semua anak akan menjadi dewasa kelak. Jika mereka telah dipaksa untuk melakukan pekerjaan mereka dengan baik dan membuat pertimbangan yang baik sejak kecil, orang tua tidak perlu khawatir tentang kemampuan mereka dalam hidup; mereka juga tidak perlu mengkhawatirkan diri mereka sendiri.

2. Melakukan pekerjaan rumah dan mengembangkan rasa tanggung jawab

Banyak orang tua menganggap anak-anak belum dewasa dan membuat semua keputusan untuk mereka. Mereka bermaksud melindungi anak, tetapi sebenarnya, anak-anak kehilangan kesempatan untuk berpikir dan membuat pertimbangan secara mandiri.

Ibu Feli selalu memberikan beberapa pekerjaan rumah untuk Feli. Dia berkata kepadanya: “Ibu bertanggung jawab untuk memasak, Ayah bertanggung jawab untuk membersihkan rumah, dan Feli bertanggung jawab membuang sampah.” Feli akan mengosongkan tempat sampah setiap kali dia menemukan sampah menumpuk.

Setiap kali keluarga perlu membeli barang-barang penting, seperti TV atau mobil, seluruh anggota keluarga akan berkumpul untuk berdiskusi dan setiap orang berkesempatan untuk mengemukakan pendapatnya.

Tumbuh dalam suasana ini, Feli telah mengembangkan rasa tanggung jawab terhadap keluarga karena dia adalah anggotanya.

3. Suka membaca

Membaca dapat meningkatkan perbendaharaan kata, kemampuan berbicara dan menulis, tingkat pengetahuan, dan keterampilan lisan seseorang. Waktu terbaik untuk meletakkan dasar membaca yang baik bagi seorang anak adalah pada usia sebelum 12 tahun.

Ketika memasuki SD, orang tua perlu mendorong anak untuk banyak membaca dan meningkatkan kemampuan membaca.

Beberapa orang tua mungkin memiliki anak yang tidak suka membaca. Hal ini mungkin disebabkan tidak adanya dorongan atau lingkungan yang sesuai untuk mengembangkan kebiasaan membaca.

Orang tua dapat memberikan contoh kesukaan membaca dengan membaca bersama-sama dengan anak-anaknya. Mereka tidak perlu membaca buku klasik.

Mulailah dengan apa yang menarik bagi anak-anak. Selama anak bisa fokus membaca dan mengembangkan kebiasaan membaca, itu sudah cukup.

4. Belajar memilih dan melepaskan

Seorang ayah bernegosiasi dengan anaknya sebelum mereka pergi berbelanja: “Kali ini, kamu hanya boleh memilih satu barang ? keripik kentang atau mainan. Jika kamu memilih keripik, bagus, kamu akan mendapatkan sesuatu yang lezat.

Jika kamu memilih mainan, tidak apa-apa juga, karena mainan bertahan lebih lama.” Anak itu memilih keripik ketika pergi pertama kali, dan sang ayah membiarkannya memilih di antara berbagai merek dan rasa. Minggu berikutnya, ketika anak itu pergi ke supermarket bersama ayahnya, dia memilih mainan.

Sepanjang hidup, Anda senantiasa dipaksa membuat pilihan. Mengembangkan kemampuan membuat pilihan juga mengembangkan kemampuan berpikir.

Semakin awal Anda mengembangkan kemampuan ini, semakin besar kemungkinan Anda akan membuat pilihan yang benar dan berhasil dalam hal-hal krusial.

5. Belajar hidup sederhana

Bantu anak untuk hidup dan menikmati kehidupan yang sederhana, seperti kapan harus bangun, sarapan, mengerjakan PR, membaca, dan tidur. Ini mungkin tampak seperti hal-hal kecil, tetapi sulit untuk bertahan terus.

Jika anak-anak terbiasa untuk gigih, mereka akan tumbuh dengan cepat dan juga mengembangkan kebiasaan untuk merencanakan kehidupan masa depan mereka.

Mereka yang hidup sederhana akan memiliki kebiasaan merencanakan dan kegigihan dalam menjalankan rencananya.

Orang tua harus mendorong anak-anak untuk bertahan dalam perencanaan dan melaksanakan rencana mereka. Kelak mereka akan berpotensi untuk berhasil saat beranjak dewasa.

6. Belajar mendengarkan dan menolong

Anak-anak sangat ingin berbagi dengan orang lain apa yang mereka pikirkan tentang dunia. Orang tua harus mendengarkan mereka dengan cermat dan sabar karena itu adalah tanda menghormati.

Pada saat yang sama, orang tua harus mengajar anak-anak mereka untuk mendengarkan dan bersabar dengan orang lain untuk menunjukkan rasa hormat mereka. Akan sangat bagus jika mereka siap menolong orang lain.

Mereka yang bersedia memahami dan menolong orang lain akan memiliki lebih banyak teman dan hubungan yang baik, dan mereka lebih mudah memperoleh bantuan ketika membutuhkan. (nspirement/sia/may)

Lebih banyak artikel Keluarga, silahkan klik di sini.

VIDEO REKOMENDASI