“Oke, anak-anak, sudah waktunya mulai.” “Jangan lupa sikat gigi.” “Ambil jaket, pakai sepatu, dan mari berangkat.” “Saatnya bersih-bersih.” “Sudah menyelesaikan tugas matematika?” “Apa dibutuhkan untuk latihan sepak bola?” “Cuci tangan!”
Setiap orang tua pasti memahami jika harus terus menerus mengingatkan anak-anak akan tanggung jawab yang dipikulnya. Namun, jika anak Anda sangat bergantung pada Anda untuk melaksanakan tanggung jawabnya setiap saat ? setiap hari ? Anda akan menjadi bosan dengan suara Anda sendiri (begitu pula dengan anak Anda).
Cara lebih baik yang memungkinkan anak melakukan tanggung jawab sekaligus mengajarkan untuk mandiri yakni dengan membuatkan sebuah daftar pengecek yang dapat mereka kelola sendiri. Daftar dibuat semakin kompleks seiring dengan bertambahnya usia. Bahkan anak yang paling kecil pun dapat mulai menggunakan daftar dengan gambar untuk memulai kebiasaan baik.
Hanya dengan sedikit latihan dan bimbingan di awal tahun ajaran, daftar itu akan membantu segala sesuatunya berjalan lebih lancar.
Berikut ini beberapa jenis daftar yang dapat membantu. Anda dapat melapisi dengan plastik agar dapat digunakan berulang kali.
Rutinitas pagi hari
Ajarkan pada anak memulai harinya dengan serangkaian rutinitas. Daftar yang masuk kategori ini antara lain merapikan tempat tidur, berpakaian, aktivitas yang berhubungan dengan kebersihan diri, dan mungkin satu atau dua tugas rumah. Jika seluruh daftar telah dikerjakan semua, mereka dapat sarapan.
Rutinitas malam hari
Hampir sama, Anda dapat menambahkan daftar yang harus dilakukan sebelum tidur, seperti mandi, sikat gigi, meletakkan pakaian di keranjang, membersihkan kamar mereka, dan memilih cerita pengantar tidur. Begitu daftarnya sudah tercentang semua, mereka dapat bersiap untuk tidur dan, mungkin, menikmati waktu membaca sebelum ibu dan ayah membacakan cerita dan menidurkan mereka.
Karyawisata
Jika Anda menjalani homeschooling dan karyawisata merupakan bagian rutin dari kehidupan Anda, mungkin perlu melakukan sejumlah langkah dan melakukan beberapa hal sebelum meninggalkan rumah. Beberapa hal seperti mencuci alat makan, mengemas beberapa makanan ringan, dan mengisi botol air, sekaligus juga perlu menyiapkan barang-barang seperti jurnal tentang alam, perlengkapan menggambar, papan klip, teropong, panduan lapangan, ransel, topi dan jaket mungkin ada di dalam daftar.
Tugas mingguan
Biarkan anak-anak mengikuti kemajuan mereka sendiri dalam mata pelajaran sekolah yang mereka kerjakan setiap minggu. Pelajaran bagaimana mengatur waktu dengan tawaran fleksibilitas dan kebebasan ini sangat berharga. Mereka pasti akan mengalami stress jika melakukan penundaan dan akan mendapatkan imbalan jika menyelesaikan lebih awal.
Sebagai contoh, jika tugas matematika mengharuskan mereka melihat video, menyelesaikan latihan soal empat lembar kerja, dan menjalani ulangan, dorong mereka untuk memutuskan sendiri kapan mereka akan melakukan masing-masing tugasnya dalam seminggu.
Tugas rumah
Melakukan pekerjaan rumah tangga adalah konsep pembentukan karakter yang dapat dimasukkan ke dalam tugas keseharian. Tunjukkan daftar tanggung jawab harian yang ditugaskan pada satu anak dan biarkan anak lain yang mencentang tugas dalam daftar setelah mereka melakukan pekerjaannya.
Daftar pengecek ekstrakurikuler
Jika anak-anak ikut kegiatan ekstrakurikuler, mereka mungkin perlu membawa barang-barang sesuai kegiatan yang mereka ikuti, atau mungkin perlu membawa barang-barang tertentu. Buatkan daftar kebutuhan ektrakurikuler khusus yang harus dicek anak-anak dan nikmatilah saat-saat tidak lagi harus mengecek daftar mereka.
Pelacak kebiasaan
Jika ada kebiasaan tertentu yang sedang ditanamkan atau dibangun, daftar untuk melacak kebiasaan adalah cara yang mudah dan memotivasi untuk mengikuti kemajuan yang dicapai. Siapkan tabel setiap bulan, dengan jumlah hari di baris pertama dan daftar kebiasaaan kolom pertama. Ketika setiap kebiasaan berhasil dipertahankan pada hari tertentu, mintalah anak Anda menghitamkan atau menandai kotak untuk kebiasaan tersebut di hari itu. Kebiasaan baik mungkin meliputi: bermain di luar rumah, mengonsumsi tiga porsi sayuran, atau melakukan hal baik untuk seseorang.
Tinggalkan omelan Anda dan alihtugaskan tanggung jawab ke pundak anak-anak. Pelajaran yang didapatkan akan bermanfaat bagi mereka seumur hidup. (barbaradanza/theepochtimes/sia/feb)
Lebih banyak artikel Keluarga, silahkan klik di sini.
VIDEO REKOMENDASI
