Aturan keluarga membantu mengarahkan perilaku anak sehingga harus spesifik dan jelas. Aturan dapat spesifik untuk situasi tertentu seperti aturan waktu makan malam. Aturan juga perlu spesifik untuk perilaku yang tidak pantas. Perilaku anak dan hubungan orang tua dengan mereka bisa lebih baik dengan adanya aturan. Ingat aturan akan berfungsi dengan baik jika ada konsistensi dan bisa diprediksi.
Berikut ini adalah beberapa aturan menurut para ahli harus diketahui anak usia lima tahun:
1. Memiliki empati terhadap orang lain
Ketika menyinggung perasaan orang lain, anak-anak seharusnya memiliki perasaan bersalah. Dengan adanya empati, anak-anak akan mempertimbangkan terlebih dahulu apakah tindakan mereka akan mengganggu orang lain. Setelah kebiasaan ini dikembangkan, anak-anak secara alami akan memiliki rasa empati.
2. Menempatkan diri pada posisi orang lain
Biarkan anak-anak mengetahui bahwa memberikan respons kepada orang lain adalah suatu tata cara sopan santun yang paling dasar dan bahwa mereka harus berterima kasih atas suatu pemberian meskipun jika mereka menolaknya. Ini membantu anak-anak mengetahui pentingnya menghormati orang lain sejak usia dini.
3. Meningkatkan ketrampilan komunikasi anak
Anak-anak harus bergaul dengan orang lain untuk meningkatkan keterampilan sosial mereka. Orang tua harus mendorong anak-anak untuk berinteraksi dengan anak-anak lain untuk mempelajari keterampilan cara berhubungan dengan orang lain.
4. Mengelola perilaku agresif
Ketika gagal mengekspresikan diri mereka lewat bahasa, beberapa anak cenderung memukul orang lain. Adalah penting mengajarkan anak-anak mengelola perilaku agresif sebelum mereka berusia 5 tahun.
5. Merapikan kamar
Anak-anak harus mengembangkan kemampuan mengurus diri sendiri sebagai fondasi yang kuat untuk masa depan. Karena keberhasilan dipupuk dari hal-hal yang kecil dulu.
6. Belajar berbagi
Berbagi adalah suatu kebajikan. Biarkan anak-anak mengetahui bagaimana mengambil inisiatif dalam berbagi mainan atau makanan dengan orang lain sehingga menumbuhkan kebiasaan berbagi dengan orang lain.
7. Bersikap ramah kepada orang lain
Biarkan anak-anak mengembangkan kebiasaan memberi salam kepada orang lain. Minta anak-anak untuk berinisiatif menyapa kenalan, berteman dengan orang lain, tidak membenci orang lain dan berperilaku baik.
8. Hormat kepada orang yang lebih tua
Bantulah anak-anak menumbuhkan sifat menghormati orang yang lebih tua dan mengajari mereka kebajikan untuk merawat orang lanjut usia.
9. Menumbuhkan kebajikan meminta maaf
Mengucapkan permintaan maaf adalah representasi dari anak yang diasuh dengan baik. Jika mereka melakukan kesalahan serius atau membuat kesalahan yang sama berulang kali, mereka harus dihukum. Pengasuhan anak membutuhkan bimbingan secara terus-menerus.
Anak-anak membutuhkan orang dewasa untuk mengajar, membimbing dan mendukung mereka ketika mereka tumbuh kembang dan belajar. Bukan berarti harus memiliki banyak aturan karena terlalu banyak aturan atau peraturan yang terlalu rumit sering akan membingungkan mereka. Terkadang dengan melibatkan mereka dalam membuat beberapa aturan dasar akan sangat membantu sehingga mereka bisa memahami nilai dari adanya aturan dan akan memotivasi untuk saling bekerja sama.
Anak-anak perlu mengetahui apa yang anda harapkan dari mereka dengan berperilaku baik. Ingatlah selalu bahwa pendekatan positif dan konstruktif adalah cara terbaik untuk membimbing perilaku anak anda. Ini berarti memberi perhatian kepada anak anda ketika mereka berperilaku baik daripada hanya memberi hukuman ketika mereka melakukan sesuatu yang tidak anda sukai. (visiontimes/the/may)

