Keluarga

Back to Nature, Konsep Kembali ke Alam di Masa Liburan

Alam
Alam. @Pexels

Kenaikan kelas telah tiba. Selamat bagi putra-putri Anda yang mendapatkan nilai sempurna. Bagi putra-putri Anda yang belum mendapatkan nilai sempurna, tetap berikan mereka semangat, jangan berkecil hati, dan terus berusaha, karena jalan masih panjang.

Setelah perjalanan satu tahun menemani, membantu, maupun mendorong putra-putri Anda menjalankan pembelajaran jarak jauh, naik kelas mungkin menjadi salah satu hasil dari apa yang telah diperjuangkan sebelumnya.

Namun demikian menghadapi libur kenaikan kelas di masa pandemi itu sendiri, bagi sebagian keluarga merupakan “masalah” tersendiri. Libur yang umumnya lebih panjang dari libur-libur lainnya ini, dahulu identik dengan tiket transportasi yang mahal, pusat perbelanjaan yang ramai, maupun tempat wisata yang penuh.

Namun saat ini, di tengah kondisi new normal ini, yang belum dapat sepenuhnya membebaskan anak-anak bermain di luar “sebebas” tahun-tahun sebelumnya juga tidak memungkinkan membebaskan anak-anak bermain gawai sepanjang hari di rumah. Lantas bagaimana solusinya?

Sebenarnya, tidak ada solusi yang tepat untuk semua keluarga, karena masing-masing keluarga memiliki kebijakannya sendiri-sendiri. Namun demikian, Anda dapat mulai mencoba melirik aktivitas outdoor bersama keluarga. Konsep back to nature atau kembali ke alam telah banyak diulas manfaatnya oleh para ahli.

Bagaimana jika liburan kali ini, Anda dan keluarga merancang aktivitas sehari penuh di alam? Berlibur atau sekedar beraktivitas di alam selain dapat melepas penat juga menjadi alternatif lain selain berjalan-jalan ke mal. Jika Anda sedang mempertimbangkan untuk berlibur ke alam, beberapa persiapan yang perlu Anda lakukan antara lain:

1.Persiapan.

Mempersiapkan suatu hal baru yang menyenangkan namun penuh petualangan perlu direncanakan secara matang sebelumnya. Luangkan waktu setidaknya 30 menit beberapa hari sebelum akhir pekan atau sebelum waktu yang direncanakan. Dengan demikian Anda telah memiliki cukup agenda untuk memetakan semua aktivitas yang akan Anda lakukan, perangkat yang dibutuhkan, akomodasi (jika ada), dan memiliki kesempatan untuk mempelajari arah menuju lokasi.

2. Lakukan bersama-sama.

Libatkan anak-anak dalam segala keputusan liburan kali ini. Tampung segala aktivitas yang ingin mereka lakukan, dengarkan masukan-masukan dari mereka, dan berilah mereka tanggung-jawab setidaknya 1 atau 2 pekerjaan. Dengan demikian mereka akan merasa ikut bertanggung jawab dalam keseluruhan liburan dan jika liburan Anda diisi dengan berwisata di luar kota, mereka dapat ikut memastikan agar tidak ada barang yang tertinggal.

3. Cintai Alam.

Anda tidak mungkin meminta putra-putri Anda bersahabat dengan alam tanpa Anda sendiri melakukannya, bukan? Pastikan Anda sendiri merasakan keindahan, kenikmatan, dan manfaat berada di tengah alam, sehingga aura Anda akan secara jelas terpancar dan menular pada keluarga Anda. Pastikan jadwal akhir pekan Anda tersedia selama liburan kenaikan kelas kali ini dan nantikan manfaat yang akan Anda sendiri dapatkan.


4. Jangan tunda.

Terkadang, karena kesibukan, sebagian orang menundanya di akhir pekan berikutnya, berharap di minggu depan, pekerjaan akan lebih ringan. Mungkin Anda memang dapat melakukannya di minggu depan, namun, mungkin saja tidak.

Tolong diingat bahwa pekerjaan akan selalu ada. Jika Anda telah merencanakannya, usahakan untuk langsung melakukannya. Siapa tahu, Anda akan merasa lebih fresh saat pulang dari berlibur dan dapat menyelesaikan pekerjaan dengan lebih cepat.

Jika Anda tidak memiliki kesempatan untuk bepergian, tidak masalah. Cukup sisihkan waktu untuk melakukan aktivitas outdoor di lingkungan rumah. Melakukan aktivitas di luar rumah setiap hari, memiliki manfaat yang sama.

Melansir dari thecitizen.com, David Marshall, M.D., direktur medis Program Kedokteran Olahraga di Children’s Healthcare of Atlanta merekomendasikan beberapa aktivitas outdoor bagi keluarga yang antara lain:

1. Jalan sehat bersama keluarga

Setidaknya 20-30 menit setiap hari cukup untuk aktivitas aerobik yang disarankan.

2.Bersepeda

Memiliki manfaat yang kurang lebih sama dengan jalan sehat.

3.Hiking

Memiliki manfaat yang kurang lebih sama dengan jalan sehat dan bersepeda.


4.Sepak bola

Memiliki manfaat yang bagus dalam aktivitas aerobik sekaligus meningkatkan keterampilan baru (seperti berlari, melompat, menendang, melempar, dll.). Olah raga ini juga mengajarkan kekompakan dan sportivitas bagi atlet muda.


5.Berkebun

Cara yang menyenangkan untuk mengajarkan pentingnya merawat perawatan sehari-hari dan belajar tentang makanan sehat. Plus kepuasan saat memanen hasil sendiri.

Ada aktivitas-aktivitas lain yang juga direkomendasikan, namun beberapa aktivitas diatas mungkin dapat Anda terapkan secara teratur terlebih dahulu.

Dengan demikian, selain mendapatkan manfaat kesehatan, kedekatan anggota keluarga pun semakin dalam. Selamat mencoba. (ntdindonesia/averiani)

Lebih banyak artikel Keluarga, silahkan klik di sini.

VIDEO REKOMENDASI