Keluarga

Bagaimana Mengakhiri Hubungan Tanpa Saling Menyakiti

Pasangan sedang berkonflik (Getty Images via Canva Pro)
Pasangan sedang berkonflik (Getty Images via Canva Pro)

Tidak semua hubungan berjalan mulus. Pada satu titik , mungkin perlu untuk mengalami masa-masa sulit dan berpisah.

Namun, seorang yang emosional mungkin membutuhkan waktu lebih lama ketimbang orang pragmatis untuk mengambil keputusan akhir.

Mengakhiri hubungan bukan sebuah hal mudah, karena akan mempengaruhi perasaan kedua belah pihak dan mungkin rasanya mustahil untuk menghapus kenangan, namun tetap harus dilakukan.

Dengan kesabaran dan rasional, Anda dapat menemukan cara mengakhiri hubungan dengan cara yang bermartabat.

Mantapkan hati

Sebelum mengakhiri hubungan dengan pasangan, pastikan tidak ada keraguan di benak Anda. Putus hubungan berarti akhir dari suatu hubungan, pastikan seluruh masalah terselesaikan sebelum mengambil keputusan akhir. Ada baiknya Anda bertekad untuk tegar dan tidak melunak.

Pilih tempat dan waktu yang tepat

Hal ini sangat krusial untuk memastikan hasil akhir tidak menjadi kacau. Pilih waktu saat keduanya senggang, bisa di akhir pekan atau sepulang kerja. Juga, jangan memilih tempat umum. Privasi dan ketenangan diperlukan untuk berkomunikasi, di mana Anda berdua merasa aman dan nyaman.

Gunakan perkataan yang tepat

Saat Anda mengakhiri hubungan dengan pasangan, pastikan setiap perkataan yang Anda ucapkan dipilih dengan cermat. Jangan menyimpan apapun yang mengisyaratkan kemungkinan alternatif atau tidak jelas.

Hindari menggunakan kata-kata seperti mungkin, barangkali, atau boleh jadi. Ingat, komentar Anda tidak boleh membuat mereka bingung akan maksud Anda. Kebenaran itu menyakitkan tetapi terkadang menggunakannya diperlukan dan membuka jalan bagi babak baru dalam hidup.

Menahan diri dari pengumpatan

Ini adalah kesalahan yang dilakukan banyak orang saat mengakhiri hubungan dengan pasangannya. Suatu hubungan biasanya tidak gagal karena kesalahan siapa pun.

Selain itu, Anda mungkin pernah mengalami saat-saat yang menyenangkan dengan orang tersebut di masa lalu. Jadi, jangan menuduh mereka atau mengatakan kata-kata kasar pada saat ini.

Bersiaplah untuk reaksi yang berbeda

Meskipun Anda telah mempersiapkan diri untuk tetap tenang dan menguasai diri, sulit untuk memprediksi bagaimana lawan jenis akan bereaksi. Jika Anda beruntung, pasangan Anda akan menjaga harga dirinya dan tetap tenang selama proses komunikasi.

Cobalah untuk menjaga suasana yang bermartabat dan tenang meskipun Anda merasa mereka emosional atau marah. Ini akan membuat mereka menyadari bahwa kemarahan atau emosi tidak akan mempengaruhi Anda.

Yang terbaik adalah menjaganya tetap privasi

Butuh waktu bagi pikiran Anda untuk sembuh, dan luka masih memerah untuk beberapa waktu. Jadi, jangan mempublikasikannya, terutama setelah putus hubungan. Boleh berbagi dengan beberapa teman yang dapat dipercaya, tetapi cobalah untuk merahasiakannya.

Anda tentu tidak ingin kehidupan pribadi dan penderitaan Anda menjadi sumber gosip. Juga, jangan membuat unggahan yang samar seputar putus hubungan di profil media sosial Anda.

Tetap tegar dan fokus

Dalam beberapa kasus, orang menemukan mantan mereka mencoba untuk melanjutkan hubungan. Jika ini terjadi pada Anda, sampaikan bahwa upaya tersebut tidak akan membuahkan hasil. Terkadang, diam lebih baik daripada menggunakan argumen atau pembenaran. (nspirement/sia/may)

Lebih banyak artikel Keluarga, silahkan klik di sini.

VIDEO REKOMENDASI