Dengan lebih dari 10.000 jenis, ada tanaman sukulen untuk setiap situasi, dari halaman belakang yang sekering gurun hingga meja kantor dan hampir di semua lokasi lainnya. Karena secara alami ditemukan dan beradaptasi dengan lingkungan kering dan gersang, tanaman ini sangat tahan kekeringan dan hanya memerlukan sedikit penyiraman, sehingga menjadi pilihan yang tepat bagi mereka yang memiliki jadwal yang sangat padat atau mereka yang sering bepergian.
Faktanya, hal utama yang dapat merusak tanaman sukulen adalah penyiraman yang berlebihan dan menanamnya di tanah yang terlalu subur sehingga mudah tergenang air. Campuran tanah berpasir dan berdrainase baik sangat ideal, itulah sebabnya tanaman ini menjadi pilihan populer di lanskap kering. Bagi mereka yang tinggal di lokasi lain, yang banyak turun hujan dan lembap, tanah perlu diubah atau mungkin lebih mudah menanamnya di dalam pot.
Lebih jauh ke utara, menanamnya di dalam pot memungkinkan tanaman ini diletakkan di luar ruangan, jika diinginkan, untuk memberi tanaman yang diletakkan di dalam ruangan mendapatkan udara segar. Bahkan, salah satu cara termudah untuk memulai adalah dengan membuat “taman” mini di pot yang rendah dan lebar.
Ayo Membeli
Istilah “tanaman sukulen” mencakup beberapa kategori tanaman. Ada banyak jenis kaktus, dari jenis pincushion yang populer hingga jenis prickly pear yang kuat dan kaktus Natal yang berbunga indah dan buah naga yang dapat dimakan.
Dalam kategori agave, dua spesimen pekarangan ekstra besar yang populer meliputi agave biru (juga dikenal sebagai tanaman century plant), yang dapat tumbuh hingga selebar 10 kaki (3,05 m), dapat hidup sekitar 20 hingga 30 tahun, dan digunakan untuk membuat tequila, serta Parry’s Agave, yang menumbuhkan tangkai bunga setinggi 20 kaki (6,1 m). Pada spektrum yang jauh lebih kecil, ada Compact Queen Anne, yang tumbuh selebar 8 inci (20,3 cm) hingga 12 inci (30,5 cm), dan Agave Blue Glow, yang tingginya sekitar 10 inci (10,5 cm) hingga 16 inci (40,6 cm). Atau, pertimbangkan kaktus bergaya lidah buaya atau aloe vera (Aloe spp) untuk menambahkan aspek praktis dan apotik hidup di taman dalam atau luar ruangan.
Beberapa sukulen umum lainnya berasal dari famili Kalanchoe, termasuk tanaman Chocolate Soldier yang berbulu (bulu halusnya membantu mereka menahan air), tanaman flapjack atau paddle plant, dan Flaming Katy dengan bunga merahnya yang terus tumbuh. Sukulen roset yang populer termasuk hens and chick (Sempervivum spp) dan beberapa spesies echeveria yang tersedia dalam berbagai warna untuk menambah sedikit daya tarik. Pertimbangkan sedum daun kecil Donkey’s Tail atau Jelly Bean untuk pot kecil, keranjang gantung, atau di antara tanaman yang lebih besar di taman pot.
Design Dreams
Dengan beragamnya warna, bentuk, dan tekstur sukulen ini berarti adanya keragaman desain yang tak terbatas. Sebagai contoh, tanam beberapa agave biru dan batu besar di hamparan kerikil untuk suasana gurun, lalu tambahkan beberapa hens and chick untuk membuat daya tarik tepi jalan semakin mencolok. Buat taman kesehatan yang dipenuhi lidah buaya aloe di area yang sulit ditanami, lalu tambahkan aspek yang dapat dimakan dengan buah naga yang menjuntai di sepanjang pagar. Atau, ciptakan oasis sukulen dengan membuat lingkaran batu sederhana yang diisi dengan berbagai tinggi atau bentuk tanaman, mungkin dengan kaktus tegak sebagai titik fokus.
Biarkan beberapa hens and chick tumbuh subur dari wadah logam tua atau kaleng minuman, atau tanam kaktus secara vertikal dengan roset dan sedum di pot yang dipasang di dinding. Isi air mancur dua atau tiga tingkat yang tidak digunakan dengan tanaman yang tumbuh rendah (pastikan ada drainase).
Saat membuat taman di dalam ruangan, prinsip dasar yang sama dapat diterapkan, tetapi dalam skala wadah yang lebih kecil. Atau pilih satu pilihan yang mencolok.
Hidrasi dan Lokasi
Meskipun termasuk tanaman yang membutuhkan sedikit air, sukulen bukanlah tanaman yang tidak membutuhkan banyak air. Tanaman luar ruangan perlu disiram setidaknya seminggu sekali. Mereka bahkan mungkin perlu disiram dua kali seminggu atau lebih ketika suhu melebihi 37,8 derajat C. Hal ini khususnya berlaku untuk sukulen yang ditanam dalam pot, yang harus disiram dengan banyak air hingga air menetes keluar dari lubang di dasar pot (ingat, mereka harus berada di tanah yang cepat kering untuk menghindari pembusukan akar).
Pot dalam ruangan dapat dibiarkan sedikit mengering di selang waktu penyiraman. Aturan praktisnya adalah semakin tebal daun sukulen, semakin banyak air yang disimpannya dan semakin sedikit yang perlu disiram. Kaktus sangat rentan terhadap penyiraman berlebihan.
Sementara kaktus, agave, dan penghuni gurun lainnya dapat tumbuh di bawah sinar matahari penuh dan terang, untuk sukulen lainnya, naungan parsial adalah yang terbaik, seperti sisi timur rumah, di mana mereka akan mendapatkan setidaknya enam jam sinar matahari tetapi terhindar dari panas terik musim panas di sore hari. Beberapa sukulen akan tumbuh tanpa cahaya terang sama sekali, yang membuatnya ideal untuk ditanam di dalam ruangan di apartemen atau kantor. Aloe vera, Burro’s Tail (Sedum spp), Desert Rose (Echeveria spp), dan kaktus Natal hanyalah beberapa contoh.
Sukulen 201
Sukulen yang kuat akan tumbuh di hampir semua media: gerobak dorong tua, sepatu bot karet, kotak kayu, pot bonsai, dan harta karun bekas di halaman yang dapat digunakan kembali.
Kebutuhan Beriklim Sedang
Idealnya, sukulen lebih menyukai suhu antara 10 dan 30 derajat C. Ditanam di tanah, mereka dapat bertahan hidup pada suhu yang lebih tinggi dan biasanya akan bertahan hidup di suhu luar ruangan 40 derajat. Cuaca dingin yang singkat seperti di negara empat musim atau temperatur di bawahnya akan membutuhkan perlindungan dengan kain anti beku.
Tanaman Gratis
Sehelai daun sederhana yang diletakkan di tanah dapat menciptakan keluarga ayam dan anak ayam yang sama sekali baru, serta banyak sukulen lainnya. Metode mudah lainnya termasuk mengambil dan mengakarkan stek dan memisahkan anakan. Biarkan ujung yang terbuka menjadi kalus selama seminggu sebelum menanamnya.
Istirahat dan Segarkan
Banyak sukulen mengalami masa dormansi, baik selama musim panas (Kalanchoe dan Sedum) atau musim dingin yang dingin (Echeveria dan Sempervivum). Jangan khawatir jika tidak ada pertumbuhan baru yang terlihat untuk sementara waktu. (sandy lindsey/theepochtimes/feb)
Lebih banyak artikel Keluarga, silahkan klik di sini.
Saksikan Shen Yun via streaming di Shen Yun Creations
VIDEO REKOMENDASI
