Tips dapur kecil sangat cocok bagi Anda yang kebetulan tidak memiliki ruang makan besar dengan dapur luas, yang dilengkapi dengan kitchen island atau range cooker. Namun, meski kecil bukan berarti dapur Anda menjadi ruang yang tidak nyaman. Banyak cara untuk menyiasati dapur kecil agar terasa lebih lapang dan terorganisir. Tentu saja, Anda masih bisa menjadi master chef di dapur kecil Anda. Dapur kecil hanya membutuhkan beberapa ide desain yang cerdas untuk membuatnya praktis dan bergaya.
Berikut beberapa hal yang perlu diperhatikan saat menata dapur kecil.
- Alur kerja
Menata dapur terutama harus memerhatikan alur kerja penggunanya. Menurut Secilia Mediana dalam artikel Dapur Ergonomis, umumnya pekerjaan yang dilakukan di dapur sesuai dengan prinsip segitiga dapur. Ketiganya adalah proses memasak (termasuk diantaranya kegiatan menyiapkan bahan, meracik, memasak, dan menyajkan makanan) ; proses penyimpanan (termasuk diantaranya menyimpan bahan makanan, baik basah maupun kering.) ; dan proses penyediaan air bersih (termasuk diantaranya kegiatan mencuci dan mengeringkan bahan makanan dan segala perangkat memasak, dan perangkat makan).
Kenali bagaimana kebiasaan memasak Anda. Dengan mengenali gaya memasak atau cara kerja Anda saat di dapur, penataan perabot dan peralatan dapur dapat mendukung alur pekerjaan Anda dan akan menjadikan pekerjaan lebih efisien.
- Countertop (penutup meja dapur)
Penggunaan countertop cukup penting di dapur. Disinilah segala aktivitas yang berhubungan dengan memasak lebih mudah dilakukan. Kegiatan seperti menyiapkan bahan, meracik, memasak, dan menyajkan makanan umumnya dilakukan di tempat ini. Anda dapat memilih bahan-bahan yang menurut Anda paling sesuai, baik dari segi estetika maupun harga. Yang terpenting, countertop setidaknya tahan terhadap goresan maupun panas.

Juga, usahakan agar countertop bersih dari peralatan memasak maupun perangkat makan. Jika terlalu penuh, countertop tidak dapat berfungsi secara maksimal. Agar countertop bersih dan lapang, pindahkan alat-alat dapur ke rak gantung atau kabinet penyimpanan.
- Kabinet bawah dan atas
Simpan segala bumbu dapur, peralatan memasak, maupun perangkat makan ke dalam kabinet ini. Kelompokkan berdasarkan fungsi dan alur kerjanya untuk memudahkan Anda bekerja. Manfaatkan setiap sudut ruang, seperti di bawah zink (tempat cuci) untuk menghemat tempat.
Usahakan kabinet atas penuh hingga menyentuh plafond. Menyisakan sedikit ruang diantara kabinet atas dengan plafond hanya akan menyimpan debu dan menyusahkan dalam proses pembersihan. Jika jarak plafond dengan kabinet terlalu tinggi, minta perancang Anda menggunakan drop ceilling khusus di area kabinet. Selain memudahkan dalam pembersihan, mengangkat kabinet hingga plafon juga menambah ruang penyimpanan.
Jika memungkinkan, perbanyak laci-laci daripada model pintu swing, karena laci memuat lebih banyak barang, lebih mudah untuk dijangkau, dan mudah ditata sesuai kelompoknya.
- Manfaatkan dinding
Jika Anda tidak memiliki kabinet atas atau sudah menggunakan kabinet namun tempat penyimpanan masih terasa kurang, Anda dapat memanfaatkan dinding yang ada. Buatlah rak melayang untuk meletakkan bumbu-bumbu dapur atau peralatan memasak lainnya yang paling sering dipakai.
(NTD Indonesia/ Averiani)
