Keluarga

Didikan Ayah

Ayah dan putranya (Ambermb @Pixabay)
Ayah dan putranya (Ambermb @Pixabay)

Li Zhi bukan berasal dari keluarga kaya, ayahnya Li Baizhai hanya seorang guru untuk membiaya seluruh nafkah keluarga mereka. Tetapi Li Baizhai dalam hal mendidik anaknya sangat serius. Dari kecil Li Zhi sudah belajar menulis dan membaca, belajar tata krama dan membuat puisi, Li Baizhai mengharapkan anaknya setelah dewasa menjadi seorang yang berpendidikan dan mempunyai pengetahuan yang luas.

Li Zhi ketika masih kecil, pernah menulis dengan sangat baik mengenai bagaimana tanaman dapat tumbuh, sehingga menimbulkan kekaguman yang besar diantara para guru dan murid-murid disekolah, semua tetangganya juga mengetahui hal ini, mereka semua memuji Li Zhi adalah seorang anak yang cerdas, dan berkata kepada Li Baizhai “Anakmu sangat cerdas, setelah dewasa pasti akan dapat menulis artikel yang lebih bagus lagi, dan akan menjadi kebanggaan bangsa.”

Tetapi, setelah Li Baizhai mendengar pujian para tetangganya dan mengucapkan terima kasih kepada tetangganya, tetapi dia malahan tidak memuji anaknya. Setelah pulang kerumahnya melihat rasa bangga anaknya, dia lalu memanggil anaknya dan berkata, “Anakku, hari ini para teman sekolah, guru dan tetangga memujimu sebagai seorang anak yang cerdas, setelah saya mendengarnya saya sangat gembira. Tetapi tahukah engkau, saya mempunyai harapan yang lebih tinggi lagi terhadapmu.”

Li Zhi setelah mendengar perkataan ayahnya, menyimpan kembali rasa bangganya, dengan hormat berkata kepada ayahnya, “Baiklah, ayah, saya meminta maaf saya telah berbuat salah.”

Li Baizhai bertanya lagi, “Apakah engkau benar-benar menyadari kesalahanmu?”

Li Zhi berkata, :”Saya tahu ayah, walaupun tidak mengatakan kepada saya, tetapi ayah selalu menjadi teladan yang baik! Ketika orang kampung menghadapi kesulitan, ayah selalu membantu mereka walaupun ayah tidak memiliki uang yang banyak; ketika teman ingin menikah memerlukan mas kawin emas, ayah tanpa sangsi meminjamkan perhiasan emas ibu kepada mereka untuk menyelesaikan masalah mereka. 

Harapan ayah saya dapat bersekolah tinggi bukannya supaya saya jadi orang kaya yang berpuas diri atau pejabat yang mencari hidup yang senang, tetapi adalah supaya saya bisa menjadi seorang yang berguna dan bermanfaat bagi masyarakat, ini adalah harapan ayah yang paling besar! Bukankah demikian ayah?”

“Benar Nak, itu adalah harapan Ayah kepadamu.” (Minghuischool)

Lebih banyak artikel Keluarga, silahkan klik di sini

VIDEO REKOMENDASI