Keluarga

Kebaikan Itu Menular: Perbuatan Tanpa Pamrih Sebuah Keluarga Menular ke Yang Lain

Sebuah keluarga mengundang seorang pria tua untuk bergabung dengan mereka untuk makan malam ketika mereka melihatnya duduk sendirian di sebuah restoran. Setelah makan Natal yang menyenangkan dengan orang asing, mereka menemukan bahwa kebaikan itu menular. (Kredit: Helen Lillian Jonbonjovi via Visiontimes)
Sebuah keluarga mengundang seorang pria tua untuk bergabung dengan mereka untuk makan malam ketika mereka melihatnya duduk sendirian di sebuah restoran. Setelah makan Natal yang menyenangkan dengan orang asing, mereka menemukan bahwa kebaikan itu menular. (Kredit: Helen Lillian Jonbonjovi via Visiontimes)

Kebaikan adalah berkah, baik bagi yang menerima maupun yang memberi.

Dalam dunia yang penuh konfrontasi, masyarakat akan tersentuh oleh kebaikan tanpa pamrih. Dalam banyak kasus, kebaikan itu bisa menular.

Sebuah keluarga di Australia memutuskan untuk membagikan sukacita dengan seorang asing pada pekan liburan, namun siapa yang menduga keluarga ini bakal mendapat sesuatu yang lebih dari yang mereka sangka.

Saat itu Natal 2021, di kota Yarrawonga, Victoria, Australia. Ali dan Chris ingin merayakan Natal bersama para cucu dan memutuskan membawa keluarga mereka ke sebuah restoran.

Saat mereka duduk untuk menikmati hidangan, mereka melihat seorang pria tua di dekat mereka. Pria itu bernama Phil, ia duduk sendirian dan tampaknya tidak sedang menunggu siapa pun.

Bagi banyak orang, Natal merupakan momen bahagia dimana  keluarga dan sahabat saling berkumpul dan menikmati suasana berlibur. Melihat seorang pria duduk sendiri dimana tak seorangpun mengajaknya berbicara, Ali merasa sedih melihat Phil.

Dia menyuruh putrinya yang berusia delapan tahun mendekati Phil untuk bergabung makan bersama mereka.

Gadis itu pergi ke meja Phil dan mengundangnya makan bersama mereka. Tanpa pikir panjang, Phil langsung mengiyakan.

Dalam sebuah unggahan yang dibagikan di forum “The Kindness Pandemic di Facebook, kakak perempuan Ali, Helen, mengungkapkan perasaan harunya ketika Ali menceritakan kepadanya tentang keluarga pria itu, berkata bahwa “jika itu adalah ayah atau ibunya,” dia juga berharap seseorang akan mengundang mereka seperti itu.

Setelah duduk bersama keluarga Ali, Phil mulai menceritakan kisahnya saat masih di militer dan tentang istrinya yang menempati sebuah panti jompo. Kisah-kisahnya diterima dengan hangat oleh anak-anak Ali, yang menurut penuturan Helen kepada The Epoch Times, anak-anak mereka “menyambutnya dengan sangat ramah” dan mereka dibesarkan menjadi orang yang “baik dan penuh kasih”.

Kebaikan itu menular

Saat keluarga itu selesai makan, Ali yang bermaksud ingin membayar pesanan Phil. terkejut ketika kasir restoran memberitahunya bahwa tagihannya sudah lunas. Mereka kemudian mengetahui bahwa seorang di meja lain mendengar apa yang dilakukan keluarga Ali dan terinspirasi untuk membayar seluruh tagihan mereka, semangat Natal membawa berkah kepada yang lain.

“Kenyataan bahwa orang lain juga terdorong melakukan semangat kebaikan dengan mengamati sikap baik mereka dan memutuskan membayar makan malam mereka membuat cerita ini menjadi istimewa,” tutur Helen, yang menyebutnya sebagai kebaikan berlipat ganda.”

“Saya terharu ketika saudara perempuan saya memberi tahu saya apa yang mereka lakukan,” tambah Helen. “Saya merasa tindakan kebaikan seperti ini adalah hal yang teramat indah, mengembalikan kepercayaan orang-orang kepada kemanusiaan.”

Tersentuh akan kejadian tersebut, Helen mengangkat kisah Ali dan menuliskan dalam sebuah unggahan di grup “The Kindness Pandemic “ di Facebook untuk menginspirasi orang lain untuk menunjukkan kemurahan hati dan niat baik mereka kepada orang lain.

Unggahan Helen langsung mendapat tanggapan yang sangat positif dari grup tersebut, dengan 22.000 reaksi dan lebih dari 1.500 komentar.

“Indah sekali! Saya masih percaya ada kebaikan di dunia yang penuh tantangan ini,” komentar salah satu netizen. “Saya yakin dia sangat menikmati kebersamaan Anda & makanannya seperti keluarga Anda menikmati makan bersama dia. Luar biasa untuk orang lain yang membayari Anda semua. Kebaikan saling berbalas.”

“Membuat saya meneteskan air mata!” komentar yang lain. “Kakek tua tersayang itu akan mengingat kebaikan mereka dan gadis kecil itu akan mengingat kisah kakek itu… Itu adalah efek bola salju yang membawa keajaiban!”

Sebuah kebaikan kecil membawa dampak ibarat wabah kebaikan yang menyebar dari orang ke orang, melalui komunitas dan melewati perbatasan, membawa perdamaian dan harmoni ke setiap daerah yang terpapar. (visiontimes/sia/may)

Lebih banyak artikel Keluarga, silahkan klik di sini.

VIDEO REKOMENDASI