Keluarga

Langkah-Langkah Membantu Pelajar “Muda” Fokus Saat Pembelajaran Jarak Jauh

Belajar di rumah
Belajar di rumah. @Pexels

Tahun ajaran baru sudah memasuki minggu pertama bulan Agustus. Sebagian besar sekolah masih memberlakukan pembelajaran jarak jauh. Bagaimana dengan putra-putri Anda, apakah mereka sudah merasa terbiasa dengan pembelajaran jarak jauh atau masih membutuhkan waktu agak lebih panjang untuk beradaptasi?

“Terbiasa”, mungkin kata-kata yang agak berlebihan, namun bagi siswa-siswi menengah ke atas, tentunya membiasakan diri pada kondisi yang serba baru akan lebih mudah dibandingkan pada mereka yang masih berusia muda, bahkan usia kanak-kanak.

Terutama bagi siswa-siswi transisi seperti pada pelajar kelas 1 ? 3 sekolah dasar, yang terkadang sudah mulai ditinggal sendiri di depan komputer karena orang tua harus membantu adiknya yang juga sedang melakukan pembelajaran jarak jauh. Sementara, dia sendiri masih belum dapat sepenuhnya melepaskan sifat kanak-kanaknya.

Bagi siswa-siswi ini, dapat memusatkan perhatian sepanjang pelajaran adalah suatu hal yang tidak mudah. Selain guru yang harus pandai-pandai “bermain-main” dengan mata pelajaran yang diajarkan, mungkin orangtua juga perlu menyiapkan atau menciptakan kondisi dan lingkungan yang mendorong atau membantu anak fokus pada pelajaran. Jika saat ini anak-anak muda itu  masih belum dapat fokus, mungkin inilah saatnya melakukan sedikit trik yang sesuai dengan kondisi masing-masing orangtua.

Beberapa hal yang perlu diperhatikan, antara lain:

Siap sebelum kelas dimulai

Mempersiapkan anak-anak sebaik-baiknya sebelum pelajaran dimulai adalah salah satu hal yang akan membantu anak siap menerima pelajaran baik secara fisik maupun mental. Mandi, sarapan pagi, mengenakan seragam, dan duduk di depan komputer setidaknya 5 menit sebelum pelajaran dimulai. Ini untuk menghindari mood anak yang terkadang perlu “pemanasan” terlebih dulu. Selain itu, jika terjadi kesalahan login atau komputer yang hang, atau keterlambatan koneksi internet, orangtua masih memiliki waktu untuk mengulang dari awal (restart).

Siapkan lokasi yang tepat

Menyiapkan lokasi yang sesuai dengan kepribadian anak dan kondisi rumah. Jika anak tipe yang membutuhkan suasana sepi untuk berkonsentrasi, Anda dapat menyiapkan “kelas” di ruang kerja (jika ada) atau di salah satu sudut ruang tidurnya. Namun sebaliknya, jika anak butuh suasana “sibuk” untuk menemaninya belajar, siapkan “kelas” di salah satu sudut ruang keluarga atau ruang makan. Namun perlu diingat untuk tetap membatasi “gangguan” di tingkat yang masih dapat ditoleransi.

Meja bersih

Bagi siswa-siswi kanak-kanak (atau pelajar muda pada umumnya), perhatiannya sangat mudah teralihkan. Oleh karena itu, akan lebih baik jika meja bersih dari semua hal yang berpotensi mengganggu perhatiannya, seperti pernik-pernik yang tidak diperlukan, mainan, atau smartphone. Namun demikian, saat ini, sekolah menggunakan banyak kegiatan untuk mendukung kegiatannya, maka pastikan anak-anak memiliki meja yang cukup lebar yang memungkinkan mereka melakukan kegiatan seperti menulis, menggambar, atau membuat presentasi.

Siapkan hal-hal penting

Meski meja bersih, dari segala hal yang mengalihkan perhatian, namun siapkan hal-hal penting dalam jangkauan. Gunakan kotak atau rak buku untuk meletakkan buku pelajaran, mini whiteboard, pensil dan peralatan lain di dekat anak, agar mereka tidak perlu berteriak memanggil Anda saat memerlukannya. Dengan demikian, mereka tidak perlu berlari kesana-kemari untuk mengambil saat pelajaran tengah berlangsung.

Penerangan yang cukup

Hal terakhir yang tidak kalah pentingnya adalah penerangan  yang cukup. Penerangan yang baik memungkinkan anak didik melakukan pekerjaan dengan teliti tanpa upaya yang tidak perlu. Ini juga membantu anak untuk fokus dan tidak mengantuk. Selain itu, penerangan yang baik tidak akan mengakibatkan mata lelah, sakit kepala, maupun stres.

Perlu diingat bahwa tidak ada satu tempat pun di rumah yang efektif untuk semua orang. Namun demikian, mengikuti beberapa panduan diatas setidaknya membantu menciptakan ruang belajar yang sesuai untuk anak Anda dan juga kondisi rumah Anda. (ndtindonesia/averiani)

Lebih banyak artikel Keluarga, silahkan klik di sini.

VIDEO REKOMENDASI

slot gacor