Keluarga

Memilih Jurusan Kuliah yang Tepat

(Image: Nicole Honbeywill/ Unsplash)
(Image: Nicole Honbeywill/ Unsplash)

Memilih jurusan kuliah yang tepat sebenarnya gampang-gampang susah, karena hal ini menyangkut pengenalan terhadap diri sendiri, baik potensi, minat, maupun kemampuan diri sendiri. Ada beberapa hal yang perlu dicermati bagi para calon mahasiswa 2019.

Minat dan bakat

Umumnya sekolah atau orang tua mengadakan Tes Potensi Akademik untuk membantu siswa mengenali bakatnya. Tolok ukur bakat itu sendiri sangat luas, oleh karena itu perlu dibarengi dengan minat.

Minat ini sangat diperlukan karena dia akan menentukan seberapa besar siswa “rela” melakukan suatu tugas  yang diberikan atau seberapa mampu siswa menghadapi tantangan yang muncul. Seperti misalnya, mengumpulkan data berhari-hari atau melakukan eksperimen berulang-ulang.

Tanyakan pada diri sendiri, bidang apa yang tetap membuat diri kita senang meskipun dalam situasi yang sangat menegangkan.

Peluang finansial bukan hal utama

Peluang finansial bukan utama, bukan berarti tidak penting. Namun jika hal ini dijadikan sebagai alasan utama, kuliah yang nantinya dijalani hanya akan dianggap sebagai rutinitas, tidak ada passion, tidak ada keikhlasan dalam melakukan. Ini akan berujung dengan kebosanan dan berimbas dengan nilai yang jatuh atau lebih jauh, membutuhkan pelampiasan lainnya.

Ketika lulus kuliah dan terjun dalam  dunia kerja, akan ada tuntutan reliabilitas atau keandalan atau konsistensi dalam melakukan tugas secara terus menerus dengan hasil yang relatif stabil pada bidang yang digeluti.

Pilih jurusan yang tetap membuat diri kita reliable tanpa harus tersiksa, sehingga dapat menciptakan peluang-peluang baru yang pada akhirnya akan menambah finansial.

Kenali jurusan

Sebelum memilih jurusan, kenali dulu baik-baik jurusan yang akan dipilih. Umumnya sekolah akan mengundang para alumninya untuk menceritakan pengalaman dan pengetahuan tentang jurusan yang dia ambil.

Ini setidaknya membantu kita menggambarkan tugas kuliah atau pekerjaan yang akan kita hadapi 4 tahun, atau bahkan 20 tahun ke depan.

Tanyakan pada diri sendiri, apakah mampu melihat banyak darah, atau melakukan analisis dari data yang dikumpulkan, atau mampukah bergadang berhari-hari mengerjakan tugas menggambar teknis, dan lain sebagainya.

Diatas, beberapa hal yang mungkin dapat membantu memilih jurusan yang tepat. Meski pemilihan jurusan kuliah sebenarnya bisa dimulai saat siswa di kelas 11, namun tidak ada salahnya bagi siswa kelas 12 untuk memantapkan kembali pilihannya, agar tidak menyesal di kemudian hari.

Last but not least, jika sudah berusaha semaksimal dan seoptimal mungkin namun belum mendapatkan hasil yang sesuai harapan, jangan berpikir negatif, karena dibalik kesusahan pasti akan ada kemudahan.

Tetap bertahan dan terus berpikir positif, sehingga tidak ada waktu yang terbuang. Karena setiap orang sudah memiliki jalannya masing-masing. Selamat mencoba dan semoga sukses.

Tetap bertahan dan terus berpikir positif, sehingga tidak ada waktu yang terbuang. Karena setiap orang sudah memiliki jalannya masing-masing. Selamat mencoba dan semoga sukses.

NTD Indonesia/ Averiani