Keluarga

Memperbaiki Perilaku Pada Anak yang Tidak Mau Mendengar

Anak belajar
Anak belajar. (Canva Pro)

Anak-anak seringkali sangat eksploratif, namun rasa ingin tahunya dapat membuat mereka sulit untuk disiplin. Proses mengajar mereka untuk mendengarkan bisa sangat membuat frustasi bagi beberapa orang tua dan bila tidak diajarkan dengan benar, ini dapat menyebabkan beberapa tindakan yang dapat mengakibatkan perubahan perilaku permanen.

Memahami alasan di balik seorang anak yang tidak memperhatikan adalah komponen yang bagus untuk membuat mereka mendengarkan. Mendengarkan, seperti kebanyakan hal, adalah keterampilan yang dapat diajarkan, diperkuat, dan ditingkatkan.

Jika Anda berjuang di rumah dan sulit membuat anak Anda mendengarkan, artikel ini sangat cocok untuk Anda.

Sebelum membuat asumsi atau secara tidak sengaja meninggikan suara Anda kepada anak-anak Anda, mari selami alasan mengapa mereka tidak mendengarkan dan tindakan apa yang mungkin dapat Anda gunakan untuk mengeluarkan perhatian mereka.

Alasan Anak-anak Tidak Mendengarkan

Mencoba untuk mendapatkan perhatian mereka ketika mereka enggan bisa sangat sulit. Mendengarkan sering dikaitkan dengan rasa hormat, tetapi penting untuk dipahami bahwa sebagai orang tua, anak tidak mendengarkan bukan berarti menunjukkan rasa tidak hormat secara langsung.

Karena dia masih belajar, orang tua harus mengharapkan perilaku seperti ini dan mempelajari cara terbaik untuk menghadapinya. Berikut adalah beberapa alasan mengapa mereka mungkin tidak memperhatikan.

Terganggu

Anak-anak dapat dengan mudah terganggu dan begitu ada sesuatu yang lebih merangsang, mereka sering gagal untuk memperhatikan. Ada banyak hal yang bisa mengalihkan perhatian mereka, mulai dari TV, gadget hingga mainan mereka.

Rumit

Terkadang masalah dengan anak-anak yang tidak mendengarkan adalah bahwa apa yang Anda katakan terlalu rumit untuk mereka pahami. Jika mereka tidak mengerti, terkadang mereka bisa merasa frustrasi.

Kesulitan dalam fokus

Beberapa anak umumnya memiliki waktu yang sulit untuk fokus dan lebih mudah menyerah pada gangguan. Ini bisa menjadi tanda ADHD, tetapi sebaiknya jangan berasumsi karena setiap anak masih harus belajar bagaimana fokus dan meningkatkan rentang perhatian mereka.

Membantu Anak Anda Mendengarkan

Ada beberapa hal yang dapat dilakukan orang tua untuk membuat mereka mendengarkan. Meski tidak selalu langsung efektif, latihan ini bisa menjadi latihan yang sehat untuk membuat mereka lebih memperhatikan.

Waktu yang tepat

Ketika mereka melakukan sesuatu, akan sulit untuk menarik perhatian mereka, terutama ketika mereka sangat asyik dengan sesuatu. Pilih waktu yang tepat untuk berbicara dengan mereka atau bergabunglah terlebih dahulu dengan apa yang mereka lakukan sebelum bertanya atau memberi tahu mereka sesuatu.

Pengulangan

Karena anak-anak masih berusaha meningkatkan keterampilan mendengarkan mereka, sangat umum bagi mereka untuk melewatkan sesuatu yang Anda katakan. Pengulangan adalah cara yang baik untuk menyampaikan pesan, meskipun melakukannya secara berlebihan dapat membuat mereka kesal.

Berikan pilihan

Saat meminta mereka melakukan sesuatu, penting untuk memberi mereka pilihan. Ini tidak hanya menghargai mereka sebagai pribadi, tetapi juga membantu mereka merasa memiliki suara dalam bertindak. Misalnya: “Apakah kamu ingin membersihkan mainan biru atau mainan merah?”

Hadiahi mereka

Cara terbaik untuk membantu mengajari anak sesuatu yang baru adalah dengan memberi mereka hadiah setiap kali mereka melakukannya. Hadiah tidak selalu harus berupa benda fisik atau permen, itu bisa berupa kata-kata penegasan atau “terima kasih telah mendengarkan” yang sederhana.

Teladan

Anak-anak sering mencontoh apa yang mereka lihat. Jika ada kesempatan bagi Anda untuk mendengarkan mereka, jadilah model yang baik dan tunjukkan cara yang tepat untuk mendengarkan orang lain. (nspirement)

Lebih banyak artikel Keluarga, silahkan klik di sini.

VIDEO REKOMENDASI