Keluarga

Menjaga Rumah Tampak Layak Meski Ada Anak-Anak

Anak-anak bermain
Anak-anak bermain. @Pixabay

Memiliki anak kecil di rumah dapat menjadi sumber kerunyaman tersendiri bagi kebanyakan orangtua, terutama ketika anak-anak masih balita. Membuat orang tua merasa kewalahan dengan kekacauan yang dibuatnya. Namun, selalu ada cara untuk menjaga agar kondisi tetap stabil dan membuat rumah tetap layak bahkan dengan beberapa anak kecil yang bermain sepanjang hari. Ini hanya tentang mengadopsi pola pikir tertentu dengan cara yang sesuai dengan Anda.

Pertama-tama, dengan ada anak-anak kecil di rumah, Anda harus dapat menerima kekacauan yang ditimbulkannya. Anak-anak identik dengan berantakan: itu bagian alami dari proses tumbuh kembang mereka. Anak-anak berlarian, menjatuhkan barang-barang, memungut segala sesuatu, membuang barang sembarangan, dan terlihat dekil sekali. Anda harus mampu beradaptasi dengan sifat dasar mereka dan menggunakan strategi yang efektif agar rumah tetap teratur dan bersih.

Ini rumah, bukan Pinboard Pinterest

Banyak diantara kita yang mungkin terpengaruh oleh foto-foto sempurna yang kita lihat di media sosial dan menetapkan standar pada tingkat yang luar biasa tinggi. Ini adalah rumah Anda, tempat tinggal Anda, yang dihuni bersama anak-anak Anda. Bukan hanya tatanan sempurna untuk serangkaian unggahan yang dipamerkan di Instagram. Berikan anak-anak sedikit kelonggaran dan biarkan mereka bermain di rumah alih-alih menakuti mereka untuk memungut barang-barang yang mereka jatuhkan. Tindakan Ini akan memiliki dampak negatif. Mereka ingin menikmati rumah mereka, bukan menakutinya.

Cobalah mengatakan pada diri sendiri bahwa saat ini adalah fase dalam hidup anda dimana segala sesuatu akan menjadi sedikit berantakan. Tetapi akan membaik seiring waktu. Terimalah fase ini apa adanya dan bergerak maju dengan kerangka berpikir yang positif.

Amati: Ikuti kecenderungan terbaru

Pada akhirnya kita akan membelikan begitu banyak mainan untuk anak-anak karena rentang pikiran mereka cenderung sangat berubah-ubah dan minat mereka melompat dari satu mainan ke mainan lainnya dalam waktu singkat. Tetap ikuti kecenderungan terbaru dari anak-anak. Diantara segunung mainan yang berserakan di rumah, mungkin hanya 20 persen yang sering dimainkan anak-anak. Sisanya hanya tergeletak tidak terpakai.

Metode penyisihan

Mengamati bagaimana anak-anak bermain akan memberi Anda ide yang tepat tentang apa yang harus dilakukan. Setelah Anda dapat mengidentifikasi mainan “peringkat kedua” dari koleksi mainan mereka, Anda akan dapat menyisihkan mainan mereka sesuka Anda. Mereka tidak akan menyadarinya. Carilah badan amal di daerah Anda yang mengumpulkan mainan bekas. Masukkan mainan “peringkat kedua” itu ke dalam kotak tersendiri dan kirimkan ke badan amal pilihan Anda. Atau, Anda juga dapat menghibahkannya ke rumah sakit, perpustakaan, atau ruang-ruang publik lain yang memiliki ruang tunggu anak.

Membatasi “kekacauan”

Ada beberapa level pembatasan yang dapat Anda terapkan saat anak bermain untuk meminimalisir kekacauan. Beri mereka area yang cukup luas untuk mainan mereka dan cobalah untuk melakukan kegiatan tetap pada bagian utama ruang bermain. Kadang kala, akan ada mainan yang keluar dari area tersebut, namun kebanyakan anak-anak setuju dengan aturan yang masuk akal dan mereka akan taat mengikutinya selama 80% dari waktu yang ditetapkan.

Anda juga dapat menggunakan wadah penyimpanan besar agar anak-anak dapat “melambungkan” mainannya berdasarkan kategori. Misalnya, Anda dapat menyampaikan pada anak, warna merah untuk playdough, warna biru untuk balok, warna kuning untuk boneka, dan seterusnya. Ada 2 manfaat yang akan Anda dapatkan. Pertama, memudahkan bagi mereka (dan Anda) untuk merapikan ruangan sesudah bermain dan kedua, Anda tidak perlu menghabiskan waktu mengobrak-abrik seisi rumah untuk mencari jenis mainan tertentu.

Membangun nilai-nilai

Anak-anak mungkin identik dengan berantakan dan keras kepala, tetapi mereka akan mengikuti aturan jika Anda menerapkannya dengan cara yang cerdas. Memberikan kompensasi setelah mereka membersihkan mainannya, salah satu caranya. Misalnya dengan menawarkan hadiah istimewa atau berjalan-jalan ke taman seminggu sekali jika mereka membersihkan ruangan setiap kali mereka selesai bermain. Pujilah mereka setiap kali mengikuti aturan. Ini mungkin sulit pada awalnya, tetapi sebagian besar anak-anak akhirnya mengikutinya seiring waktu, membuatnya menjadi lebih mudah bagi Anda untuk melakukannya dalam jangka panjang. (visiontimes/sia/feb)

Lebih banyak artikel Keluarga, silahkan klik di sini.

VIDEO REKOMENDASI