Ayah dan Bunda, bagaimana malam pergantian tahun di masa pandemi ini? Apakah merayakan pesta akhir tahun di taman sambil membakar ikan bersama keluarga? Atau hanya sekedar menyaksikan televisi ditemani popcorn bikinan sendiri?
Mungkin malam pergantian tahun 2020-2021 lalu menjadi malam yang tak terlupakan di sepanjang masa. Dengan berbagai larangan yang ditetapkan oleh pemerintah daerah menjelang pergantian tahun, mau tidak mau, membuat malam itu sebagai pengalaman berkesan hanya bersama keluarga inti. Sungguh berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya yang biasanya dirayakan bersama keluarga besar, teman-teman dekat, atau para kolega. Namun, apapun pengalaman yang Anda rasakan, akhirnya tibalah kita di penghujung libur dan inilah saatnya mulai mengisi baterai beserta amunisi lengkap menyongsong rutinitas yang sudah siap menunggu kita kembali.
Baiklah, mungkin Anda telah berhasil mengisi liburan akhir tahun dengan kegiatan positif bersama keluarga. Memasak bersama, bermain bersama, mendekorasi bersama, atau bahkan menata ulang ruangan bersama-sama. Dengan segala kesibukan tersebut, mungkin selama liburan Anda tidak memiliki cukup waktu untuk beristirahat. Namun percayalah, sinar kebahagiaan yang terpancar di wajah anak-anak Anda, sungguh membuat segala upaya Anda menjadi begitu berharga. Sebelum menjalani rutinitas seperti sedia kala, beberapa persiapan di bawah ini mungkin dapat menjadi pertimbangkan.
Refleksi Diri
Awal tahun, perlu kita awali juga dengan refleksi diri. Buatlah daftar resolusi tahun lalu yang telah berhasil dan gagal dilakukan. Mengapa Anda gagal melakukannya? Apakah Anda malas melakukannya? Ataukah Anda menetapkan resolusi terlalu tinggi? Ataukah Anda telah melakukannya namun belum berhasil?
Jika Anda tipe orang yang memiliki banyak rencana namun tidak ada yang berhasil dilakukan, mungkin ada baiknya Anda memilih 1 resolusi yang menurut Anda paling penting dan bagilah dalam langkah-langkah yang lebih kecil yang pasti dapat Anda lakukan. Jika Anda merasa resolusi tahun lalu terlalu sulit mencapainya, buatlah resolusi yang lebih masuk akal bagi Anda. Karena satu hal paling penting dalam sebuah resolusi adalah memastikannya untuk tetap berjalan dalam sepanjang tahun.
Olahraga
Salah satu poin penting di masa pandemi adalah berolah raga. Jika di tahun sebelumnya Anda belum benar-benar memasukkan olah raga dalam rutinitas, biarkan momentum di awal tahun ini mendorong Anda untuk menambahkannya dalam rutinitas sehari-hari.
Namun, karena saat ini sedang pandemi, maka carilah jenis olahraga yang Anda suka dan dapat dilakukan sendiri di rumah. Jalan sehat, berlari, bersepeda, kickboxing, aerobic, atau meditasi adalah beberapa jenis olah raga yang dapat Anda lakukan sendiri tanpa perlu bergantung oleh orang lain. Mulailah dari yang terkecil, kemudian semakin lama semakin panjang durasinya. Anda dapat mencari referensi dan ulasan video latihan yang bagus untuk diikuti. Saat ini banyak olah raga yang dilakukan secara streaming dari rumah.
Persiapan Menu
Meski saat ini hampir semua sekolah menerapkan pembelajaran jarak jauh dan banyak karyawan yang masih melaksanakan work from home, namun menyiapkan sarapan di pagi hari adalah hal yang wajib dilakukan. Sarapan pagi diperlukan sebagai sumber energi untuk melakukan aktivitas di sepanjang pagi. Maka, untuk mengakalinya Anda dapat membuat menu untuk 1 minggu ke depan.
Untuk menghemat waktu dan tidak kalang kabut di pagi hari, Anda dapat menyiapkan berbagai bumbu dan memotong bahan-bahan makanan sebelumnya. Ini akan memudahkan pagi Anda, setidaknya untuk 1 minggu ke depan. Mungkin saat ini banyak dijual bumbu siap saji, namun alangkah baiknya jika Anda dapat menyiapkannya sendiri. Terlebih lagi, makanan hangat bikinan sendiri adalah hidangan paling sesuai dengan kebutuhan nutrisi keluarga kita sepanjang tahun ini.
Self-care
Salah satu hal penting sebelum masuk dalam rutinitas bagi orang tua adalah melakukan “perawatan diri sendiri” terlebih dahulu. Ada baiknya Ayah dan Bunda menyisihkan waktu khusus untuk beristirahat dan relaksasi. Bagi Anda yang bekerja, mungkin dapat mengambil cuti 1 hari, hanya untuk menikmati hari libur. Sedangkan bagi Anda yang stay-at-home, mungkin dapat menitipkan anak pada orang tua atau meminta tolong pasangan, agar Anda dapat menikmati hari itu tanpa panggilan anak atau melakukan pekerjaan rutin rumah tangga. Anda dapat melakukannya secara bergantian dengan pasangan, dan nikmatilah hari itu semaksimal mungkin.
Terakhir, jangan biarkan perawatan diri hanya pada saat ini saja. Biarkan relaksasi, olah raga, istirahat, momen jeda, dan refleksi, menjadi bagian rutin dari hidup Anda. Ini adalah lari maraton, bukan lari sprint.
Jaga diri Anda baik-baik agar bisa menjaga keluarga dan orang lain dengan lebih baik. (ntdindonesia/averiani)
Lebih banyak artikel Keluarga, silahkan klik di sini.
VIDEO REKOMENDASI

