Keluarga

Petualangan Homeschooling: Apa yang Perlu dan Tidak Perlu Dilakukan

Belajar di rumah
Belajar di rumah. @Pixabay

Tidak lama lagi kita akan memasuki masa “kembali bersekolah.” Dan disinilah kita, pada 2020, mulai terbiasa dengan kelas virtual. Namun, ini juga saat yang tepat bagi Anda untuk berkreasi dan mengevaluasi kembali pendekatan kita tentang makna “sekolah” dan mempertimbangkan jalan alternatif pendidikan bagi anak-anak. Homeschooling dapat menjadi salah satu alternatif, dan saat ini jalur itu semakin populer dan menjanjikan.

Meskipun anak-anak pasti akan merindukan lingkungan sekolah, teman-teman, dan guru-guru favorit, homeschooling dapat menjadi petualangan yang menarik dan menyenangkan bagi mereka sekaligus menawarkan pengalaman yang kaya. Sebagai orang tua, ini mungkin kali pertama Anda mempertimbangkan homeschooling pada anggota keluarga. Itu adalah keputusan yang sangat besar, bahkan mengubah hidup. Karena membutuhkan komitmen yang sangat besar, tidak hanya bagi Anda namun seluruh keluarga. Namun demikian, banyak yang didapatkan dari homeschooling, jika tidak, mungkin tidak ada yang mau memilih jalan ini. Jika berminat, Anda masih memiliki sedikit waktu hingga pertengahan Juli ini, setidaknya untuk mempersiapkan dan membiasakan diri dengan ide tersebut.

Persiapan mental

Orang tua yang akhirnya memutuskan homeschool akan menjalani “penempaan mental” untuk mempersiapkan diri dalam petualangan. Tahun homeschool yang akan datang berarti perubahan besar dalam jadwal Anda, rencana yang harus dilakukan dan yang lain sebagainya. Dan yang paling penting, Anda akan menjadi guru sekolah anak-anak. Itu berarti penjadwalan kurikulum, menetapkan aturan, disiplin, batasan, jadwal pelajaran, jadwal pengajaran, dan penilaian, belum lagi tentu saja perencanaan rutin makanan sehari-hari, tugas rumah tangga, belanja dan sejenisnya. Ini tidak akan mudah, tentu saja, tetapi jika Anda serius tentang homeschooling, maka Anda memerlukan banyak persiapan mental, pada awalnya, dalam hal apapun.

Jadi langkah pertama adalah mencari inspirasi. Lihatlah di sekeliling Anda. Homeschooling bukan hal yang baru lagi. Jadi tidak perlu membuang waktu melakukan hal-hal yang tidak perlu. Sumber daya telah tersedia. Anda mungkin mengenal beberapa orang tua yang telah melakukan homeschooling pada anak-anak mereka dan berhasil, dan mereka menikmatinya. Coba lebih mengenalnya dan dengarkan bagaimana perjalanan pendidikan mereka. Pelajari kesulitan yang tak terduga. Bagaimana mereka melewatinya? Apa saja hambatan yang mungkin terjadi? Seperti apa rasanya homeschool? Setumpuk inspirasi yang sehat pasti akan menyalakan api di hati Anda, dan menempatkan Anda di jalur yang tepat.

Selain belajar dari teman, Anda juga dapat mencari tahu secara daring dan membaca pengalaman homeschooling yang menginspirasi. Anda pasti akan kagum dengan kreativitas beberapa orang tua dan bagaimana mereka menegosiasikan cara mereka melalui pengalaman. Anda juga akan kagum dengan kreativitas dan dukungan anak-anak. Anak-anak sering merasa lebih dewasa, lebih dihormati, lebih dapat dipercaya, lebih percaya diri, dan lebih bersedia membantu. Mereka sering memandangnya sebagai petualangan tanpa akhir. Mereka selalu lebih cerdas. Anda dapat mendengarkan podcast tentang homeschooling. Pam Barnhill memiliki situs dengan podcast menakjubkan dari ibu-ibu homeschool yang membagikan kisah perjalanan mereka.

Merencanakan homeschooling

Sekarang setelah semuanya selesai, saatnya bagi Anda untuk melakukan perencanaan. Pertama-tama, mulailah dengan menuliskan tujuan, sasaran, alasan dan aspirasi Anda untuk melakukan homeschooling pada anak-anak. Ingatlah selalu daftar ini, dan selalu merujuk pada daftar itu, terutama pada saat Anda lelah, frustasi, dan pada saat-saat dimana Anda mulai berpikir ? “OMG! Ini terlalu sulit! Mengapa saya melakukannya?” Selanjutnya, catat ketakutan, kekhawatiran, dan harapan Anda untuk petualangan baru ini. Kimberley Kulp, seorang ibu homeschool, merekomendasikan untuk mengubah kekhawatiran menjadi tujuan dan ketakutan menjadi tantangan untuk homeschooling tahun mendatang. Anda mungkin juga perlu mempelajari persyaratan dan pedoman hukum homeschooling di negara Anda.

Homeschooling membutuhkan waktu, dedikasi dan rencana yang jelas. Jika Anda benar-benar merasa tidak ada harapan, semangati diri sendiri dan bacalah buku-buku referensi seperti: The Brave Learner: Finding Everyday Magic in Homeschool, Learning, and Life oleh Julie Bogart dan The Well-Trained Mind: A Guide to Classical Education at Home (Edisi empat) oleh Susan Wise Bauer dan Jessie Wise.

Buku-buku ini menuliskan tentang gaya pengajaran dan perspektif homeschooling. Buku-buku tersebut juga kaya dengan sumber daya tambahan yang dapat membantu Anda mengikuti perkembangan informasi terbaru.

Berlatih Terus Menerus: Roma tidak dibangun dalam sehari
Rapikan semua bahan dan peralatan sekolah. Beli apa yang Anda butuhkan untuk setiap mata pelajaran dan simpan dengan baik di rak untuk masing-masing anak. Mereka mungkin kesepian untuk sementara waktu dan akan merindukan teman-teman maupun keadaan sekolah yang biasanya, maka tidak ada salahnya mendekorasi kamar di rumah agar menyerupai ruang kelas untuk memudahkan masa transisi.

Tentu saja, jangan lupa kalender tujuan yang akan dicapai dan tugas-tugas, lembar tugas untuk memetakan kemajuan pekerjaan anak, papan ujian, buku pendidikan, dan catatan sekolah.

Buat jadwal yang berfungsi untuk semua orang. Ingatlah bahwa Anda tidak dibatasi oleh jadwal. Jadi fleksibel dengan waktu Anda. Mungkin saat pertama tidak berhasil, tidak apa-apa, Anda baru saja melakukannya. Terus atur jadwal sampai Anda menemukan ritme yang tepat. Anda juga tidak terbatas pada jadwal sekolah reguler. Anda dapat istirahat, tur, atau liburan sesuai dengan kebutuhan dan jadwal Anda sendiri.

Tentu saja, yakinlah. Anda mengenal anak-anak lebih baik daripada siapa pun ? titik kekuatan mereka, trik kecil mereka, dan kelemahan mereka. Bersikap tegas, jika tidak, mereka dapat memelintir Anda di jari mereka. Anda adalah guru. Andalah yang akan membantu mereka tumbuh menjadi pria dan wanita yang baik, terhormat, dan mandiri. Anggap diri Anda sebagai guru terbaik yang dapat dimiliki anak Anda saat ini. Miliki keyakinan bahwa Anda dapat melakukan ini; seperti semua orang tua homeschooling di luar sana.

Yang terakhir tapi tidak kalah pentingnya, jadikan homeschooling Anda menyenangkan, menarik dan mengasyikkan! Ingatlah saat-saat dimana Anda mengeluhkan sekolah yang menyerupai pabrik. Nah, saat ini Anda dapat mengatur dengan benar. Hargai dan dorong potensi anak-anak, dan bersamaan Anda juga dapat menemukan potensi diri Anda. (visiontimes/sia/feb)

Lebih banyak artikel Keluarga, silahkan klik di sini.

VIDEO REKOMENDASI