Dalam pola asuh, ada perbedaan yang sangat berbeda antara cara Timur (Asia) dan Barat (Amerika) Sebagian besar pendapat mengenai perbedaan tersebut adalah yang dijelaskan berikut ini: Pola asuh Timur seperti yang didiskripsikan oleh beberapa orang tua adalah sangat menuntut. Pola asuh ini menyangkut memberikan tantangan kepada anak-anak dengan mengatakan kepada mereka bahwa apa yang mereka lakukan adalah tidak cukup baik, bahwa mereka belum mengerjakannya dengan giat. Banyak dari kita telah mendengar pola asuh “Tiger Mom” dan kesuksesan pola asuh tersebut dalam menciptakan pelajar-pelajar yang luar biasa.
Beberapa pelajar menghargai pola asuh ini. Ketika mereka melihat ke belakang, mereka berkata bahwa mereka tidak mungkin bisa sebaik ini jika tidak berada dalam tekanan sedemikian rupa. Banyak anak kemudian menghargai tuntutan orang tua mereka untuk hasil yang tinggi dan kesuksesan besar yang akhirnya mampu mereka raih sebagai hasilnya.
Pola asuh Barat, sebaliknya, lebih menghindari sikap mengkritik anak-anak, melindungi harga diri mereka, dan mendukung mereka dengan pujian. Pola asuh ini juga bisa berhasil baik. Merekapun juga menjadi sosok luar biasa dan melakukan semuanya tanpa situasi negatif maupun membebani di rumah.
Menerima anak-anak seperti apa adanya, dengan semua kesalahan mereka, lebih sering dilihat sebagai bagian utama dari pola asuh Barat atas bentuk cinta orang tua, dan kami mendengar beberapa pelajar dibesarkan dengan kekuatan besar yang berasal dari kepercayaan orang tua mereka bahwa mereka mampu melakukan banyak hal-hal luar biasa. Kebalikan dari itu semua adalah adanya beberapa orang dewasa yang kemudian melihat kembali ke belakang dan berharap orang tua mereka lebih memberikan tekanan untuk melakukan lebih. Mereka mengatakan bahwa mereka akan bisa bekerja lebih giat dan mencapai lebih banyak prestasi jika orang tua mereka memintanya.
Kedua pola asuh ini tentu saja juga memiliki kesamaan. Keduanya menunjukkan kepercayaan pada kemampuan anak-anak, dan mereka memimpikan pencapaian masa depan dengan hasil tinggi. Tanpa aspek penting ini, seorang anak justru sering gagal.
Kriteria Pola Asuh
Apa yang bisa Anda lakukan sebagai orang tua? Berdasarkan pola asuh Timur, Anda harus memiliki tujuan yang pasti bahwa anak Anda akan melakukan aktivitasnya dengan giat, ketat dengan jadwal tugas mereka, tidak membuang waktu dengan gadgetnya. Anda perlu menerapkan disiplin. Anda akan mencari guru-guru terbaik yang memiliki pandangan filosofi yang sama dengan Anda. Tidak ada alasan untuk tidak menjalankan semua sesuai jadwal dan menyelesaikannya tepat waktu. Anda harus tegas!
Cara lain adalah dengan pola asuh Barat yang sering memuji, hal pertama yang bisa Anda lakukan adalah mencari informasi mengenai sekolah-sekolah dan pilihan ekstra-kurikuler yang tersedia, kemudian dukunglah anak Anda untuk mencoba yang paling menarik untuknya. Yakinkan kembali anak Anda bahwa dia mampu menguasai apapun yang menjadi minatnya. Perkenankan anak Anda untuk membuat dan menepati jadwal kegiatan dan bermainnya sendiri. Kumpulkanlah daftar prestasi anak Anda yang bisa dibanggakan. Ubahlah cara pandang Anda menjadi seperti radar positif, mencari hal-hal positif yang bisa Anda dapatkan dari setiap kejadian-selalu berpikir baik. Jika ini bukanlah bagian dari karakter pribadi Anda, maka Anda benar-benar harus berusaha mengubah perspektif Anda.
Yang Manakah Pola Asuh Terbaik?
Apakah tuntutan bisa mengeluarkan kekuatan diri seorang anak, ataukah justru menekan jati dirinya sendiri? Akankah pujian membuat seorang anak berada pada tahap kerendahan hati, ataukah justru belum sekarang karena semestinya bisa diraih lebih tinggi? Semua ini tergantung pada diri pelajar itu sendiri.
Penyelesaiannya tidaklah sekedar dengan menyatakan yang satu lebih baik dari pada yang lain, melainkan dengan mengenali anak Anda dan apa yang akan ditanggapi oleh anak Anda. Anak Anda mungkin adalah sosok yang membutuhkan batasan yang lebih jelas dan lebih banyak dorongan, atau mungkin justru membutuhkan penerimaan dan suara lembut. Karena hasilnya bisa saja kesuksesan besar atau justru gagal total, maka alangkah berartinya mendengarkan dan berintrospeksi untuk mencari tahu pola asuh yang tepat untuk membantu anak Anda mencapai kesuksesan.
Pola asuh manapun yang Anda terapkan, adalah penting untuk mempercayai kemampuan anak Anda. Anda seharusnya selalu mengharapkan hasil yang tinggi, entah dengan dukungan berupa penerimaan positif maupun tuntutan yang menantang. Pastikan Anda membuat anak menyadari bahwa ada seseorang yang selalu memberi perhatian dan kasih sayang untuknya. Hasil baiknya adalah kenikmatan prestasi gemilang yang terpancar dari hati seorang pelajar ketika dia mencapai puncak kesuksesannya. (Diana Mathias / The Epoch Times / mil)
Lebih banyak artikel Keluarga, silahkan klik di sini.
VIDEO REKOMENDASI
