Pernahkah terpikirkan oleh Anda mengapa sebuah proyek atau bisnis mensyaratkan adanya rencana anggaran biaya sebelum pelaksanaannya? Karena perencanaan ini akan memudahkan pemilik atau pengelola untuk memperkirakan biaya yang diperlukan dan mengontrol waktu pelaksanaanya. Maka, mengapa kita tidak mencontoh praktik dari proyek atau bisnis tersebut? Dengan merencanakan anggaran, selain kita dapat mengetahui apa saja dan kemana saja pengeluaran kita, juga dapat merencanakan target tabungan kita.
Jika Anda belum mulai melakukan perencanaan anggaran, jangan khawatir, tidak ada kata terlambat. Anda dapat memulainya sekarang juga. Beberapa langkah yang harus Anda perhatikan, antara lain :
Mulai Lebih Awal
Sebaiknya Anda membuat anggaran beberapa hari sebelum awal bulan. Hal ini memungkinkan Anda untuk meninjau kembali sebelum dilaksanakan di bulan berikutnya, memegang kendali keuangan sepenuhnya, dan siap dalam “pelaksanaan proyeknya”.
Buatlah daftar pengeluaran
Sebagai awalan, Anda harus mengetahui secara pasti pengeluaran rutin setiap bulannya, dengan demikian Anda dapat mengalokasikan berapa jumlah dana untuk pengeluaran lainnya.
Catat setiap pengeluaran Anda sekecil apapun. Setelah melakukan pembelian, masukkan dalam pembukuan hari itu juga. Luangkan waktu 5 menit untuk memperbarui buku anggaran Anda, begitu pulang kerja. Anda akan membutuhkan waktu lebih banyak jika harus mencari-cari nota di dompet untuk mencocokkan pengeluaran dan dana yang ada pada 1 minggu itu. Alih-alih membuang banyak waktu, lakukan sedikit pekerjaan, setiap hari.
Praktikkan Anggaran Tak Bersisa (Zero-Based Budgeting)
Menurut Ramsey Solutions, inti dari penganggaran ini adalah membuat pendapatan dan pengeluaran berakhir dengan nol. Mereka saling mengurangi. Jika Anda berhasil menyisihkan uang 200 ribu rupiah dalam bulan ini, anggaran Anda belum selesai. Anda harus menganggarkan kemana uang 200 ribu itu masuk. Dengan demikian Anda mengetahui kemana setiap sen uang Anda pergi.
Sisihkan tabungan
Masukkan tabungan dalam tabel pengeluaran rutin setiap bulannya. Buatlah jumlah yang menurut Anda masuk akal sesuai dengan kondisi keuangan Anda. Atau jika Anda memiliki target tabungan yang diinginkan, ini berarti Anda harus menyesuaikan jumlah pengeluaran lainnya ? selain pengeluaran rutin ? untuk menyesuaikan jumlah tabungan yang diinginkan.
Anda dapat mulai mencoba beberapa langkah diatas. Mungkin anggaran Anda belum sempurna, namun setidaknya dengan mencoba melakukannya, Anda telah melangkah 1 step ke depan. (ntdindonesia/averiani)
Lebih banyak artikel Keluarga, silahkan klik di sini.
VIDEO REKOMENDASI
