Keluarga

Sukacita Pernikahan

Pernikahan
Hubungan yang dalam hanya dapat ditempa melalui dedikasi, kesetiaan, kasih sayang, dan waktu (Image: Unsplash)

Zaman dulu, orang beranggapan, saat tumbuh dewasa, sudah sewajarnya seseorang menikah dan membentuk sebuah keluarga. Anggapan itu dianggap sebagai hal yang terbaik untuk dilakukan, bahkan hal yang benar untuk dilakukan.

Saat ini, pada segmen tertentu, ada kaum muda yang enggan menikah. Entah mengganggap pernikahan sebagai “penindasan”, ketakutan akan perceraian, pesimisme tentang masa depan, atau hanya karena kurangnya rasa hormat terhadap pernikahan, pendapat-pendapat semacam ini sebenarnya merugikan individu dan masyarakat secara keseluruhan.

Menjelang ulang tahun pernikahan, saya secara pribadi merasakan betapa besar berkat pernikahan bagi suami saya, saya dan keluarga kami. Saya sangat bersyukur atas pernikahan ini.

Meskipun setiap orang memiliki kebebasan untuk memilih jalur hidup masing-masing, namun saya ingin memberi semangat pada mereka yang masih mempertimbangkan pernikahan. Pernikahan adalah hal yang indah, penuh tantangan, memberikan kekuatan untuk hidup. Lengkap dengan pasang surutnya, perjuangan, dan kegagalan.

Pengejaran berharga yang dapat meningkatkan kualitas hidup seseorang dan menjadikannya sebagai pengalaman paling berharga yang ditawarkan oleh kehidupan.

Berikut ini adalah beberapa hal terbaik mengenai pernikahan.

Berumah tangga

Sebagian orang mungkin menganggap gagasan “berumah tangga” sudah kuno, tetapi saya percaya, gagasan itu dibutuhkan oleh orang-orang di jaman modern ini lebih dari apapun.

Rasa damai dan aman yang didapatkan dari berumah tangga, mempercayakan hidup Anda pada seseorang, dan berbagi masa depan adalah hal yang luar biasa. Tiba-tiba berdua mengesampingkan pengejaran hidup individu dan merasakan kapasitas yang lebih besar untuk mencapai potensi yang lebih tinggi baik secara individual maupun sebagai sebuah keluarga baru.

Terlebih lagi, membangun bahtera rumah tangga bersama-sama dengan pasangan adalah sangat menyenangkan. Menikmati kesenangan yang paling sederhana seperti pulang ke rumah setiap malam, berbagi tempat tinggal dengan keluarga, serta menikmati persahabatan yang sangat spesial, membuat setiap hari menjadi lebih baik.

Memperbaiki diri

Saya pernah mendengar, bahwa pernikahan digambarkan sebagai dua orang yang saling menyerahkan seluruh kehidupannya satu sama lain, masing-masing secara harfiah mempercayakan hidup mereka satu sama lain. Jadi tanggung jawab yang diberikan pada masing-masing pasangan sangat besar dan harus diemban secara sungguh-sungguh.

Dengan mengingat hal itu, maka pasangan yang menikah akan menempatkan hari demi hari, dalam kehidupan pernikahan, dengan cara pandang yang serius dan sungguh-sungguh. Dalam menghadapi hal-hal kecil atau besar, mengingat apa yang telah dipercayakan pasangan Anda dapat membantu Anda menangani problematika di hadapan Anda.

Tidak ada pernikahan tanpa kesulitan. Berbagi kehidupan bersama seseorang membutuhkan tingkat karakter yang lebih tinggi. Dari setiap pertengkaran kecil atau perjuangan besar, jika anda dapat mengambil pelajaran darinya maka Anda akan terus bertumbuh.

Terlebih lagi, Anda dan pasangan akan semakin saling mengenal lebih dari lainnya. Saling menghargai dan memberi dorongan atas kekuatan masing-masing, juga akan mendorong perkembangan pribadi.

Anda dapat belajar lebih banyak tentang diri Anda setelah menikah daripada saat sendiri. Secara pribadi, saya katakan bahwa suami saya telah membantu saya menjadi orang yang lebih baik.

Berbagi tanggung jawab dan mengatasinya

Hidup itu penuh tuntutan. Tentu akan menyenangkan jika dapat memenuhi semua sebagai satu tim.

Selama bertahun-tahun, saya dan suami menetapkan tanggung jawab masing-masing yang kami terima dengan bahagia dan membuat hidup menjadi lebih mudah. Saya menghargai semua yang dia lakukan dan dia menghargai saya. Suatu hal yang indah.

Hubungan yang Dalam

Hubungan dengan pasangan akan bertumbuh dengan sangat spesial.

Saya dan suami telah saling mengenal lebih dari separuh hidup kami. Kami mengetahui kelebihan dan kelemahan masing-masing, kegagalan dan keberhasilan, impian dan ketakutan, suka dan duka. Kami adalah mitra, sahabat, dan keluarga, merangkap jadi satu.

Hubungan yang begitu dalam hanya dapat ditempa melalui dedikasi, kesetiaan, kasih sayang, dan waktu. Menjalani kehidupan bersama-sama bagi kami adalah berkah tersendiri.

Hadapi Bersama

Menghadapi pasang surut kehidupan bersama dengan seseorang di sisi Anda, membuat kegembiraan lebih menyenangkan dan kesedihan lebih mudah dihadapi. Baik karena ban bocor, karir, kehilangan seseorang yang dicintai, atau kelahiran bayi, dihadapi bersama-sama.

Kelahiran sebuah keluarga

Berbicara mengenai kelahiran bayi, hal yang paling saya sukai dari suatu pernikahan adalah menandai kelahiran sebuah keluarga. Anggota keluarga kami yang saat ini berjumlah empat orang, merupakan fokus kehidupan saya dan sangat luar biasa, jauh melebihi dari apa yang pernah saya impikan. Tentu saja, keluarga kami berkembang dari kedua keluarga besar kami. Keluarga adalah pusat kehidupan dan pernikahanlah yang menumbuhkannya. (barbaradanza/theepochtimes/sia/feb)

Lebih banyak artikel mengenai Keluarga, silahkan klik di sini.

VIDEO REKOMENDASI