Keluarga

Tiga Ruang Terbaik untuk Skylight

Cahaya dari langit-langit (Tom Balabaud @ Pexels)
Cahaya dari langit-langit (Tom Balabaud @ Pexels)

Apakah Anda sedang merenovasi rumah dan ingin menambahkan sesuatu yang sedikit dramatis? Mungkin Anda dapat mempertimbangkan penambahan skylight pada rumah Anda.

Selain terlihat dramatis dan bagus, skylight juga merupakan alternatif lain untuk memasukkan pencahayaan alami dari sisi atas ke dalam ruangan.

Jika Anda belum begitu mengenal tentang skylight, skylight adalah bagian dari atap yang menggunakan material tembus cahaya, untuk meneruskan cahaya dari luar ke dalam.

Sebagai gambarannya, mungkin Anda dapat membayangkan semacam jendela kaca atau sekedar kaca mati, namun ditempatkan di sisi atas atau bagian atap.

Ada beberapa tipe skylight, yang salah satunya berbentuk dan berfungsi persis seperti jendela.

Skylight semacam ini, selain dapat memasukkan cahaya dari sisi atas, juga dapat difungsikan sebagai ventilasi, dan dalam beberapa hal bahkan dapat membantu Anda menghemat listrik karena banyaknya pencahayaan alami yang masuk ke dalam rumah tanpa perlu penggunaan lampu.

Namun jika Anda baru mulai mempertimbangkan menggunakan skylight, mungkin Anda merasa kebingungan, ruang mana saja yang sebaiknya memerlukannya?

Beberapa pertimbangan di bawah ini mungkin dapat membantu Anda memilih beberapa area terbaik untuk menempatkan skylight.

1. Tangga utama

Tuntutan lahan yang terbatas membuat beberapa rancangan rumah tinggal dewasa ini, menggunakan konsep 2 lantai untuk memenuhi banyaknya kebutuhan ruangan.

Pada konsep rumah 2 lantai ini, tangga utama umumnya terletak di area pusat dari kegiatan publik. Dengan posisinya yang berada di tengah-tengah, terkadang area tangga menjadi area yang paling gelap karena diapit oleh 2 ruangan lainnya.

Area tangga yang tidak terang dapat membahayakan penghuni saat menaiki tangga, karena kenaikan trapnya tidak tampak jelas.

Penempatan skylight di atas bordes, dapat menjadi salah satu solusi. Selain ruangan menjadi lebih terang, Anda dapat menghemat penggunaan lampu di siang hari.

2. Dapur

Salah satu ruangan terbaik untuk memasang skylight adalah dapur. Ada sejumlah alasan mengapa dapur menjadi lokasi yang ideal.

Pertama, karena dapur adalah area yang banyak melakukan pekerjaan detail, maka dengan adanya skylight akan menambahkan banyak pencahayaan dari luar.

Sinar matahari, terutama di daerah tropis seperti Indonesia ini, cahayanya terasa lebih terang dan alami.

Kedua, skylight dapat menggantikan jendela tradisional di dapur, terutama jika kebetulan dapur Anda bersebelahan langsung dengan ruang-ruang lainnya tanpa ada ruang terbuka.

Karena sudah ada “pengganti” jendela tradisional di atas maka Anda dapat memanfaatkan dinding tersebut untuk tambahan ruang penyimpanan. Ketiga, Anda juga dapat memanfaatkan skylight tersebut sebagai ventilasi udara saat sedang memasak.

3. Kamar mandi

Ruangan terbaik berikutnya adalah kamar mandi. Ruang ini juga umumnya berada di area tengah, karena terkadang pemilik rumah lebih memilih ruangan lainnya yang langsung berbatasan dengan ruang terbuka, dibandingkan kamar mandi.

Banyak yang telah mengetahui jika kamar mandi yang tidak memiliki sirkulasi udara yang baik cenderung memiliki kelembaban yang tinggi. Kelembaban inilah yang kemudian menyebabkan jamur, lumut, dan lain sebagainya.

Beberapa rumah kemudian mengakalinya dengan menggunakan exhaust, namun penerangan belum teratasi. Maka penggunaan skylight dapat menjadi alternatif ventilasi yang sangat dibutuhkan di ruangan ini.

Selain itu, penggunaan skylight di kamar mandi, juga memungkinkan kamar mandi mendapat penerangan yang cukup di sepanjang hari.

Demikianlah tiga ruangan terbaik yang dapat Anda pertimbangkan untuk ditambahkan skylight.

Aplikasikan pada ruang Anda dan rasakan sendiri bagaimana ruangan Anda akan berubah menjadi lebih dramatis dengan permainan terang-gelap, sirkulasi udara yang baik, maupun penerangan yang cukup. (ntdindonesia/averiani)

Lebih banyak artikel Keluarga, silahkan klik di sini.

VIDEO REKOMENDASI