Keluarga

Video tentang Apa yang Biasanya Diajarkan oleh Seorang Ayah

Rob Kenney (Kredit: Screenshot youtube via nspirement)
Rob Kenney (Kredit: Screenshot youtube via nspirement)

Bagi kebanyakan anak-anak, masa kanak-kanak adalah waktu yang berharga dan menyenangkan yang dipenuhi dengan kasih sayang dan perhatian orang tua dari ibu dan ayah.

Namun beberapa anak tidak cukup beruntung untuk mendapatkan cinta dan kasih sayang orang tua seperti teman sebayanya. Ini bukan hanya tentang anak-anak tidak beruntung yang dibuang oleh orang tua mereka segera setelah lahir dan dibiarkan diadopsi oleh orang lain.

Beberapa anak menghadapi kematian salah satu orang tua mereka diawal kehidupan mereka atau mereka harus menanggung rasa sakit karena perpisahan orang tua.

Kehilangan salah satu orang tua karena kematian atau perceraian meninggalkan kekosongan dalam kehidupan seorang anak. Meskipun ada contoh ibu tunggal yang sukses membesarkan anak-anak mereka, anak-anak seperti itu sering mencari cinta kebapakan.

Sebagai contoh adalah Rob Kenney yang bahkan lebih menyedihkan. Dia ditinggalkan oleh ayahnya ketika dia masih remaja.

Remaja mana pun yang berada pada situasi itu akan hancur, menjadi korban depresi, atau menjadi pecandu dan membuat onar. Namun, dia terbukti menjadi seorang pejuang dan mulai menemukan motivasi dalam keadaan yang menyedihkan tersebut.

Dia menolak untuk depresi dan bahkan setelah kehilangan ayahnya karena faktor-faktor yang berada diluar kendalinya, dia memutuskan untuk melakukan sesuatu yang akan berguna bagi remaja seperti dia. 

Kenney membuat saluran YouTube dengan tujuan untuk mendidik anak-anak yang ditinggalkan oleh ayah mereka. Channel Youtube: “Dad, How do I ?” (Ayah, Bagaimana Caranya..) sekarang menjadi saluran YouTube yang populer dan memotivasi ribuan anak yang tidak memiliki ayah, tetapi menghadapi masalah yang biasanya ditanyakan anak-anak kepada ayah mereka. Channel ini telah menjadi kebahagiaan bagi anak-anak yatim.

Saluran YouTube-nya penuh dengan cara yang berguna, saran praktis, dan kisah ayah yang menarik untuk membantu anak-anak yang tanpa ayah. Kenney memiliki pengalaman langsung tumbuh tanpa apa yang dikenal sebagai cinta kebapakan.

Orang tuanya berpisah ketika dia masih sangat muda dan pengadilan tidak menganggap ibunya cukup mampu untuk membesarkan anak-anak, jadi ayahnya diberikan hak asuh.

Sayangnya, ayah Kenney tidak bertanggung jawab dalam membesarkan mereka. Dia mulai mengabaikan anak-anaknya setelah dia berpacaran kembali. Kenney ingat ayahnya hanya akan meninggalkan beberapa bahan makanan dan meninggalkan rumah selama beberapa hari, membiarkan anak-anak berjuang sendiri.

Ketika Kenney baru berusia 14 tahun, ayahnya memutuskan untuk tidak merawat mereka lagi dan melanjutkan hidup terpisah. Jadi dia tidak punya pilihan lain selain bertahan hidup tanpa ayahnya di usia yang begitu muda.

Kenney melewati fase yang sulit. Dia pindah ke rumah saudara laki-laki dan istrinya di Bellevue, Washington, dan menghadapi banyak rintangan selama beberapa tahun. Meskipun dia menderita banyak penderitaan mental, dia bertekad untuk tidak mengikuti jejak ayahnya. Setelah memiliki anak sendiri, Kenney memutuskan untuk membesarkan mereka dengan baik dan memberi mereka semua yang tidak diperolehnya saat dia masih muda.

Hal itu akhirnya membawanya untuk membuat saluran YouTube. Dia pikir itu merupakan ide bagus untuk membantu anak-anak lain yang menghadapi situasi yang sama. Dia memulai channelnya di awal pandemi.

Fans mulai tumbuh karena pemirsa menyukai videonya. Isinya sederhana dan mudah diikuti seperti, bagaimana cara memakai dasi, bagaimana cara mengganti ban mobil, bagaimana cara memakai bor, bagaimana mengatasi washtafel mampet, bagaimana membuat pizza, dll. Bahkan dia juga menyisipkan video-video membacakan buku cerita (story time), persis seperti yang dilakukan ayah kepada anak-anaknya.

Saat mulai, dia tidak tahu seberapa populer saluran itu nantinya. Dia sangat senang menemukan bahwa jumlah pelanggan telah melampaui 4 juta dalam setahun. Pemirsa menyukai pendekatan dan orisinalitasnya.

Kenney tidak terlalu tertarik untuk mendapatkan pelanggan karena niat utamanya adalah menjangkau anak-anak tanpa ayah yang membutuhkan masukan dan saran yang biasanya diberikan dan diajarkan oleh para ayah. Para pengikut salurannya dengan senang hati memanggilnya “Ayah Internet”.(nspirement)

Lebih banyak artikel Keluarga, silahkan klik di sini

VIDEO REKOMENDASI