Site icon NTD Indonesia

10 Cara Menjaga Kesehatan Fungsi Organ

Seberapa besar upaya yang dilakukan orang-orang zaman sekarang untuk menjaga kesehatan mereka? Mereka membeli produk kesehatan yang mahal, mengikuti tren, dan membeli berbagai perangkat kesehatan, serta menghabiskan ribuan rupiah untuk satu program kesehatan… Hasilnya? Mereka menghabiskan banyak uang, namun tubuh mereka tetap merasa sakit dan nyeri, dan mereka pun semakin cemas.

Dalam Pengobatan Tradisional Tiongkok (TCM), metode yang benar-benar efektif untuk memelihara kesehatan tubuh dari akarnya tersembunyi dalam kehidupan sehari-hari—tanpa memerlukan biaya maupun usaha yang besar. Ini adalah metode pemeliharaan kesehatan yang telah teruji waktu dan mudah diterapkan, yang diwariskan dari nenek moyang kita, namun manfaatnya jauh lebih nyata daripada trik-trik yang sekadar terlihat mewah.

1. Menjaga kesehatan hati dengan berjalan kaki

Kunci untuk menjaga kesehatan hati terletak pada kebiasaan berjalan kaki secara teratur dan moderat guna memastikan aliran qi hati yang lancar serta suasana hati yang ceria. Berjalan kaki adalah olahraga ringan yang dapat meningkatkan sirkulasi darah dan membantu aliran qi hati agar tetap lancar. Meridian hati melintasi anggota tubuh bagian bawah, terutama bagian dalam paha. Gerakan bergantian pada kaki saat berjalan kaki merangsang meridian hati, sehingga memastikan aliran darah dan qi yang lancar.

2. Berjalan dengan hati-hati untuk menyehatkan ginjal

Salah satu cara sederhana untuk menyehatkan ginjal adalah dengan sering berdiri berjinjit. Latihan ini dapat dilakukan kapan saja untuk mengaktifkan meridian ginjal dan melindungi energi ginjal. Meridian ginjal bermula dari titik akupunktur yong quan di telapak kaki. Saat Anda berdiri berjinjit, tumit terangkat dari lantai, sehingga merangsang titik akupunktur yong quan dan jalur meridian ginjal untuk memperkuat energi ginjal.

3. Bernyanyi adalah cara yang bagus untuk menyehatkan paru-paru

Salah satu cara terbaik untuk menyehatkan paru-paru adalah dengan bernyanyi secara teratur, terutama lagu-lagu yang merdu dan menenangkan, guna melancarkan penyumbatan pada paru-paru dan memperlancar aliran qi. Bernyanyi membutuhkan pernapasan dalam, yang meningkatkan kemampuan paru-paru untuk menyebarkan dan menurunkan qi, sehingga membantu mengeluarkan qi yang kotor. Paru-paru membutuhkan kelembapan. Getaran dan pengendalian napas saat bernyanyi membantu membuka saluran-saluran paru-paru, memperlancar distribusi cairan tubuh, dan menghilangkan dahak.

Penelitian modern menunjukkan bahwa bernyanyi memperkuat diafragma, meningkatkan kapasitas paru-paru, dan memperbaiki fungsi pernapasan, yang sejalan dengan konsep pengobatan tradisional Tiongkok mengenai “menyebarkan qi paru-paru dan mengatur qi.”

4. Mengunyah perlahan adalah kunci untuk menyehatkan lambung

Kunci untuk kesehatan lambung adalah makan dengan penuh perhatian dan perlahan, mengunyah setiap suapan sebanyak 20–30 kali, sehingga lambung dapat bekerja dengan nyaman dan bebannya berkurang. Mengunyah perlahan memungkinkan makanan tercampur secara menyeluruh dengan air liur, sehingga mengurangi beban pada lambung. Air liur mengandung enzim pencernaan yang membantu memecah makanan dan melindungi lapisan lambung. Mengunyah secara menyeluruh merangsang sekresi air liur, menetralkan kelebihan asam lambung, serta mencegah gastritis dan tukak lambung. Makan terlalu cepat, terutama makanan yang keras atau kasar, dapat merusak lapisan lambung, yang menyebabkan sakit perut, kembung, dan masalah lainnya. Selain itu, mengunyah perlahan memungkinkan otak menerima sinyal kenyang dengan cepat, sehingga mencegah makan berlebihan.

5. Menjaga kesehatan limpa dengan menelan air liur

Salah satu cara sederhana untuk menyehatkan limpa adalah dengan rutin berlatih menelan air liur, terutama saat perut kosong atau ketika terlalu banyak berpikir, guna menyehatkan limpa dan lambung serta meningkatkan pencernaan dan penyerapan nutrisi. Air liur diproduksi oleh limpa dan oleh para ahli kuno disebut sebagai “cairan emas” atau “air suci.” Setelah bangun tidur dalam keadaan perut kosong, tekan lidah Anda ke langit-langit mulut hingga penuh dengan air liur, lalu telan perlahan. Hal ini menutrisi limpa dan lambung serta membantu meredakan gangguan pencernaan, mulut kering, dan gejala lainnya.

Ilmu kedokteran modern telah menemukan bahwa air liur mengandung berbagai enzim dan komponen kekebalan tubuh yang membantu proses pencernaan serta memiliki sifat antibakteri dan antiinflamasi. Menelan air liur juga dapat menenangkan pikiran, karena limpa mengatur fungsi berpikir, dan berpikir berlebihan dapat merusak limpa. Memusatkan perhatian pada tindakan menelan air liur dapat membantu menenangkan pikiran dan meningkatkan konsentrasi.

6. Menyehatkan hati melalui pernapasan dalam

Salah satu kunci untuk menyehatkan jantung adalah dengan mengatur napas, menjadikannya dalam, panjang, teratur, dan lambat, sehingga pikiran dapat kembali tenang. Pernapasan dalam dapat mengatur aliran qi, memastikan sirkulasi yang lancar di jantung dan paru-paru, serta menenangkan pikiran. Ketika napas stabil dan dalam, darah dan qi bersirkulasi dengan lebih lancar, sehingga secara alami menenangkan pikiran.

7. Menjaga kesehatan usus dengan air

Kunci untuk menjaga kesehatan usus adalah dengan mengonsumsi air secukupnya dan pada waktu yang tepat. Baik dehidrasi maupun minum air berlebihan sama-sama tidak baik untuk menjaga kelembapan usus dan peristaltik yang normal. Fungsi pergerakan usus besar bergantung pada pelumasan cairan tubuh. Jika cairan tubuh tidak mencukupi, usus menjadi kering, yang dapat dengan mudah menyebabkan sembelit. Minum air yang cukup dapat mengisi kembali cairan tubuh, melunakkan tinja, mencegah kekeringan usus, dan mendorong pembuangan limbah yang lancar untuk mencegah sembelit. Namun, TCM menekankan bahwa asupan air harus secukupnya. Asupan air yang berlebihan dapat meningkatkan beban kerja limpa, yang menyebabkan kelembapan internal.

8. Asah otak Anda dengan membaca

Kunci untuk menutrisi otak terletak pada kebiasaan berpikir secara teratur dan aktivitas mental yang moderat, memastikan kelancaran aliran qi dan darah, serta mempertajam daya pikir. Dalam Pengobatan Tradisional Tiongkok, otak dianggap sebagai “lautan sumsum”, yang bergantung pada nutrisi dari esensi ginjal. Membaca dan berpikir dapat menggerakkan esensi ginjal, yang mengalir ke atas menuju otak, sehingga menunda penurunan fungsi mental. Penelitian menunjukkan bahwa membaca dapat merangsang koneksi saraf dan meningkatkan fungsi kognitif. Kurangnya aktivitas mental dalam jangka panjang menyebabkan sirkulasi qi dan darah menjadi lambat, yang berpotensi menyebabkan kekurangan sumsum otak, sehingga mengakibatkan kelupaan, waktu reaksi yang lambat, dan masalah lainnya.

9. Manjakan mata Anda dengan pemandangan yang luas

Untuk menjaga kesehatan mata, hindari menatap objek dekat dalam waktu lama. Melihat ke kejauhan secara berkala dapat meningkatkan sirkulasi qi dan darah, sehingga mata tetap cerah. Penggunaan mata untuk melihat objek dekat dalam waktu lama dapat menguras darah hati, menyebabkan penyempitan pada meridian mata, yang berujung pada penglihatan kabur, mata kering, dan masalah lainnya. Memandang ke kejauhan dapat merilekskan otot mata, mendistribusikan kembali aliran darah, menutrisi mata, dan membantu mencegah rabun jauh. Selain itu, memandang ke kejauhan di luar ruangan sering kali disertai dengan cahaya alami, yang bermanfaat bagi kesehatan retina. Cahaya alami menghangatkan qi dan darah di mata, sehingga memperbaiki penglihatan kabur yang disebabkan oleh qi Yang yang tidak mencukupi.

10. Menjaga kesehatan tulang dengan sinar matahari

Kunci untuk menutrisi tulang terletak pada paparan sinar matahari secukupnya, yang menghangatkan dan menutrisi Yang Ginjal, sehingga memperkuat otot dan tulang. “Ginjal mengendalikan tulang,” artinya tulang yang kuat bergantung pada nutrisi esensi ginjal. Sinar matahari dapat meningkatkan energi Yang tubuh, terutama Yang Ginjal. Yang ginjal yang cukup menghasilkan tulang yang kuat; sebaliknya, kekurangan Yang Ginjal dengan mudah menyebabkan osteoporosis serta kelemahan pada punggung bawah dan lutut. Selain itu, meridian kandung kemih dari Foot-Taiyang membentang di sepanjang punggung. Paparan sinar matahari dapat menghangatkan dan menyegarkan qi dan darah meridian ini, yang secara tidak langsung menutrisi tulang. Pengobatan modern telah mengonfirmasi bahwa sinar ultraviolet dalam sinar matahari dapat mendorong sintesis vitamin D di kulit, yang membantu penyerapan kalsium.