Ada banyak cara yang dilakukan warga ibukota untuk mendapatkan kesehatan yang lebih baik: bersepeda, berjogging, atau sekadar berjalan kaki di pagi hari. Karenanya event seperti Car Free Day yang merupakan program pemda DKI amatlah populer bagi warga. Namun, selama bulan puasa terlihat warga Jakarta yang berolah raga pagi di sepanjang Jalan Thamrin-Sudirman menyusut cukup drastis, sementara di ujung Jalan Sunda yang berbatasan dengan Jalan Thamrin, puluhan orang berkaos warna kuning terlihat antusias berlatih perangkat latihan lembut dan melakukan meditasi Falun Dafa dengan tenangnya.
“Latihan ini bebas biaya dan terbuka untuk semua kalangan,” ujar Prima, seorang relawan pembimbing metode latihan tersebut menjelaskan pada reporter NTD. Prima menceritakan kisahnya yang sudah mulai mengenal rokok saat usia enam tahun, “Awalnya hanya iseng dan coba-coba.” Pada 2005, saat menginjak usia 30-an, bagian dadanya mulai terasa nyeri, kadangkala demikian sakit seperti dibebani karung berat. Ia sangat kuatir tatkala menyadari dirinya terkena gejala pembengkakan jantung akibat merokok dalam jumlah besar selama puluhan tahun.
Dalam keputusasaan, di internet ia menemukan Falun Dafa, metode pengolahan jiwa raga tradisional asal Tiongkok ini, yang berpedoman pada prinsip Sejati-Baik-Sabar. Hanya dalam hitungan minggu, Prima dapat melepas ketergantungan beratnya pada rokok. Ia mengatakan, “Merokok sontak tidak keruan lagi rasanya.” Demikianlah ia berhenti merokok, namun keajaiban tidak berakhir di sana. “Rasa nyeri pada jantung tidak pernah kambuh lagi,” tambahnya dengan ekspresi penuh syukur.
Beberapa pengunjung Car Free Day tampak terkesan mendengar penjelasan beberapa praktisi, mereka langsung mencoba latihan meditasi tersebut, duduk bersila di atas alas yang telah disediakan.
Anita, perempuan asal Surabaya usia 50-an, yang mulai berlatih Falun Dafa tujuh tahun lalu, menceritakan, “Sebelumnya setiap hari saya harus menelan empatbelas butir obat yang berbeda. Sekarang bersyukur sudah tidak perlu obat lagi,” tandasnya.
“Metode Falun Dafa ini dapat meningkatkan kesehatan secara signifikan, namun caranya berbeda dengan pengobatan Barat. Kesehatan dimulai dari perubahan karakter terlebih dahulu, harus lebih penyabar, menjadi orang yang baik terlebih dulu. Kesehatan fisik dengan sendirinya akan diperoleh ketika kita terus berlatih begitu,” Christina, ibu dua anak yang energik ini menjelaskan pengalaman pribadinya.
“Tanggal 13 Mei tahun ini, Falun Dafa genap telah diperkenalkan oleh Master Li Hongzhi selama 27 tahun, ini hari yang amat spesial buat jutaan praktisinya di lebih dari 100 negara,” demikian Prima menutup pembicaraan.
(ntdindonesia.com/nurhadi)

