Site icon NTD Indonesia

5 Makanan yang Dapat Membantu Memperlambat Proses Rambut Rontok

Rambut rontok @Canva Pro

Rambut rontok @Canva Pro

Orang dewasa yang mengalami kerontokan rambut yang cukup parah sering kali terlihat jauh lebih tua daripada orang-orang seusianya. Bagi banyak orang yang memasuki usia paruh baya, yang sudah harus menghadapi tekanan pekerjaan dan beban kehidupan sehari-hari, kemungkinan terjadinya kerontokan rambut terus mengintai di latar belakang.

Sebelum membahas pengobatan, ada baiknya kita memahami apa yang sebenarnya terjadi, dan apa yang bisa dikategorikan sebagai masalah yang sesungguhnya.

Sejak kapan kerontokan rambut dianggap berlebihan?

Menemukan helai rambut di sisir atau di lantai kamar mandi tidak selalu menandakan adanya masalah kesehatan. Rambut secara alami mengalami siklus pertumbuhan dan istirahat, dan rontoknya rambut dalam jumlah sedikit adalah hal yang wajar.

Bagi orang dewasa yang sehat, kehilangan sekitar 50 hingga 60 helai rambut per hari masih termasuk dalam kisaran normal.

Secara klinis, kerontokan rambut didefinisikan sebagai rontoknya lebih dari 100 helai rambut setiap hari, secara terus-menerus, selama lebih dari sebulan, tanpa tanda-tanda akan berkurang. Penipisan rambut yang terlihat di area tertentu dapat semakin mengonfirmasi pola tersebut.

Apa yang menyebabkan kerontokan rambut?

Bentuk yang paling umum, alopecia androgenetik, dulunya dianggap disebabkan oleh kelebihan minyak di kulit kepala. Pada kenyataannya, hormonlah yang menjadi penyebab utamanya.

Folikel rambut dan kelenjar sebasea sama-sama merespons androgen. Di bawah pengaruhnya, produksi minyak meningkat, sementara folikel rambut secara bertahap menyusut. Akibatnya, rambut baru tumbuh lebih tipis, lebih pendek, dan rontok lebih cepat.

Kondisi hormonal atau metabolik lainnya juga dapat menjadi faktor penyebab, termasuk kadar estrogen yang rendah, disfungsi kelenjar pituitari, gangguan tiroid, dan kelainan kelenjar adrenal.

Faktor genetik juga memainkan peran penting. Orang yang memiliki riwayat kerontokan rambut dalam keluarga memiliki kemungkinan yang jauh lebih besar untuk mengalaminya sendiri.

Lima makanan yang mendukung pertumbuhan rambut

Pola makan tidak dapat mengalahkan faktor genetik atau hormon, tetapi dapat menyediakan nutrisi yang dibutuhkan folikel rambut agar tetap aktif.

Beberapa makanan menonjol karena kandungan nutrisinya yang tinggi dan kaitannya dengan pertumbuhan rambut yang lebih sehat.

Ikan salmon kaya akan asam lemak omega-3, serta protein berkualitas tinggi, vitamin B, dan mineral esensial. Secara keseluruhan, nutrisi-nutrisi ini mendukung fungsi folikel dan dapat membantu mengurangi kerontokan rambut yang berlebihan.

Biji bunga matahari kaya akan berbagai nutrisi, termasuk seng, selenium, vitamin E, dan lemak sehat. Hanya sedikit makanan yang mengandung beragam unsur yang bermanfaat bagi kesehatan rambut dalam porsi sekecil itu.

Kacang kenari (Walnut) mengandung asam lemak omega-3, biotin, dan vitamin E, yang membantu melindungi sel dari kerusakan akibat oksidasi serta memperkuat dan membuat rambut berkilau.

Ubi jalar kaya akan beta-karoten, yang diubah tubuh menjadi vitamin A. Hal ini mendukung fungsi kulit kepala yang sehat dan pergantian sel, yang keduanya sangat penting untuk pertumbuhan rambut yang berkelanjutan.

Bayam, seperti banyak sayuran berdaun hijau gelap lainnya, kaya akan berbagai macam vitamin, mineral, dan antioksidan, yang membantu menutrisi rambut sekaligus mengurangi stres oksidatif.

Tes mandiri yang sederhana, apakah rambutmu gampang rontok?

Menghitung helai rambut yang rontok tidak praktis. Tes singkat dapat memberikan gambaran kasar.

Letakkan jari-jari Anda di dekat akar rambut, peganglah sedikit helai rambut dengan lembut, lalu usap perlahan hingga ke ujung rambut. Ulangi langkah ini beberapa kali di berbagai bagian kulit kepala.

Jika setiap kali rontoknya mencapai tiga atau empat helai rambut, hal itu mungkin menandakan kerontokan yang tidak normal, dan disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter kulit.