Kesehatan

7 Jenis Sepatu yang Harus Dihindari Menurut Ahli Penyakit Kaki

Sepatu
Aneka sepatu. (Getty Images)

Anda mungkin tidak mempertimbangkan pengaruh sepatu terhadap kaki anda, tetapi dokter podiatris (ahli penyakit kaki) Anda pasti akan mempertimbangkannya. Pemilihan sepatu yang salah dapat menyebabkan rasa sakit, cedera, dan kerusakan jangka panjang pada kaki, pergelangan kaki, dan postur tubuh anda.

Sebelum anda mengenakan stiletto bergaya atau mengenakan sandal jepit murah lainnya, waspadai kerusakan yang dapat ditimbulkannya pada kaki dan tubuh anda.

7 Jenis Sepatu yang Harus Dihindari agar Kaki Sehat

Sepatu Hak Tinggi (High Heels)

Ahli penyakit kaki mengatakan jenis sepatu tertentu harus dihindari untuk mencegah masalah dan nyeri kaki; sepatu hak tinggi adalah salah satu penyebab terburuk.

Mengenakan sepatu hak tinggi dapat menyebabkan otot betis memendek dan tendon achilles menjadi lebih tebal dan kaku. Lengkungan kaki yang tidak wajar akibat hak tinggi juga memberikan tekanan ekstra pada bagian pangkal jari dari telapak kaki, sehingga menyebabkan kondisi menyakitkan seperti neuroma Morton. Ingat, semakin tinggi dan kurus haknya, semakin buruk efeknya.

Sandal jepit

Sandal jepit mungkin tampak nyaman, namun ahli penyakit kaki memperingatkan agar tidak memakainya terlalu sering karena dapat menyebabkan kerusakan kaki. Karena tidak memberikan penyangga lengkungan tapak kaki atau bantalan tumit, terlalu sering memakainya dapat menyebabkan nyeri lengkungan tapak kaki, nyeri tumit, dan perubahan postur berjalan.

Kurangnya penyangga bahkan menyebabkan lengkungan tapak kaki anda menjadi rata dan tumit anda membentur tanah dengan lebih kuat. Seiring waktu, hal ini dapat menyebabkan kondisi seperti plantar fasciitis dan retak tulang.

Selain itu, desain sandal jepit yang terbuka membuat kaki anda terbuka dan rentan. Anda berisiko lebih tinggi mengalami luka, goresan, sengatan matahari, cedera kuku kaki, dan infeksi seperti kaki berjamur.

Sepatu flat balet (Ballet Flats)

Meskipun sepatu flat balet populer karena kesederhanaan dan kenyamanannya, sering kali sepatu tersebut tidak memiliki dukungan lengkungan tapak kaki dan bantalan yang memadai. Dengan demikian, memakai sepatu flat balet dalam waktu lama dapat menyebabkan plantar fasciitis, yaitu peradangan jaringan di bagian bawah kaki yang menyakitkan.

Selain itu, kurangnya penyangga dapat menyebabkan overpronasi, yaitu kaki berguling terlalu dalam ke dalam, sehingga berpotensi menyebabkan masalah pada pergelangan kaki dan lutut. Pertimbangkan sepatu flat balet dengan tambahan penyangga lengkungan kaki atau kenakan dalam jangka waktu yang lebih pendek untuk mengurangi kekhawatiran ini.

Sepatu kets kaus kaki (Sock Sneakers)

Sepatu kets kaus kaki, juga dikenal sebagai sepatu kets slip-on, dengan desainnya yang manis dan bahan yang melar, mungkin tidak memberikan stabilitas dan penyangga yang memadai untuk kaki anda. Kurangnya struktur dapat menyebabkan kurangnya dukungan pada lengkungan kaki, sehingga meningkatkan risiko kelelahan dan ketidaknyamanan pada kaki.

Ukuran yang sangat pas juga dapat menyebabkan masalah seperti kuku kaki tumbuh ke dalam atau lecet. Jika anda menyukai nuansa seperti kaus kaki, pastikan sepatu kets tersebut memberikan penyangga lengkungan kaki yang tepat dan pertimbangkan untuk menambahkan sol dalam yang empuk untuk kenyamanan ekstra.

Sepatu Bot Koboi (Cowboy Boots)

Meski bergaya, sepatu bot koboi dapat menimbulkan tantangan bagi kesehatan kaki. Ujungnya yang lancip dan desainnya yang sempit dapat menekan jari kaki, berpotensi menyebabkan ketidaknyamanan dan berkontribusi terhadap perkembangan kutil atau bengkak pada ibu jari kaki.

Karakteristik hak tinggi pada banyak sepatu bot koboi juga dapat mengubah gaya berjalan anda dan meningkatkan risiko masalah pergelangan kaki dan betis. Jika anda memilih sepatu bot koboi, pilihlah sepatu dengan ruang jari kaki lebih lebar dan tinggi tumit sedang untuk meningkatkan kenyamanan dan kesehatan kaki.

Sepatu bot pendek dengan tumit runcing (stiletto)

Sepatu bot pendek dengan tumit runcing (stiletto) menggabungkan dua potensi masalah kesehatan kaki. Pertama, ketinggian stiletto meningkatkan tekanan pada pangkal jari dari telapak kaki, sehingga berpotensi menyebabkan metatarsalgia (sakit atau peradangan pada pangkal jari dari telapak kaki).

Desain sepatu bot pendek juga dapat membatasi pergerakan pergelangan kaki, sehingga meningkatkan risiko keseleo atau ketidakstabilan. Pertimbangkan untuk memilih sepatu dengan hak lebih rendah dan yang memberikan penyangga lengkungan kaki yang tepat untuk meningkatkan kenyamanan kaki dan mengurangi risiko ketidaknyamanan dan cedera.

Sepatu Atletik yang Usang

Mengenakan sepatu atletik yang sudah tua atau usang dapat memengaruhi kesehatan kaki dan kenyamanan secara keseluruhan. Seiring bertambahnya usia sepatu, bantalan dan penyangganya berkurang, menyebabkan penyerapan guncangan tidak memadai dan peningkatan tekanan pada sendi dan ligamen.

Seiring waktu, sol tengah sepatu atletik, yang memberikan bantalan penting, kempes dan kehilangan efektivitas. Hal ini dapat menyebabkan berbagai masalah kaki, termasuk nyeri tumit, sakit pada bagian dalam tulang kering, dan retak tulang.

Lindungi Kaki Anda; Gunakan Sepatu yang Tepat

Seperti yang sudah anda baca, ada beberapa jenis sepatu yang harus dihindari jika anda ingin kaki anda tetap sehat dan bebas rasa sakit. Ingat, kaki anda menopang seluruh tubuh anda, jadi rawatlah dengan memilih sepatu yang nyaman, dibuat dengan baik, dan pas di kaki.

Namun, jika perlu, bicarakan dengan ahli penyakit kaki jika anda memiliki kekhawatiran tentang kesehatan kaki atau rasa sakit yang anda alami. Kaki anda akan berterima kasih karena anda menghindari sepatu bermasalah dan menjaganya tetap nyaman dan tersangga. (nspirement)

Lebih banyak artikel Kesehatan, silahkan klik di sini

VIDEO REKOMENDASI

Saksikan Shen Yun via streaming di Shen Yun Creations