Industri kacamata cahaya biru telah mengalami ledakan selama masa pandemi. Ketika orang-orang membawa pulang pekerjaan kantor, nonton Netflix dll yang merupakan satu-satunya sarana hiburan selama #dirumahaja, permintaan untuk kacamata ini meningkat.
Perlindungan dari efek buruk cahaya biru pada gadget adalah beberapa keuntungan yang diklaim dari kacamata ini. Meskipun banyak gamer telah beralih ke kacamata cahaya biru jauh sebelum pandemi melanda, demi kesehatan mata, telah ditegaskan kembali perlunya kacamata seperti itu bagi orang-orang yang menghabiskan sebagian besar hari di depan laptop mereka.
Zenni, perusahaan optik mengungkapkan bahwa penjualan produk pemblokiran cahaya biru mereka Blokz telah meningkat sebesar 60 persen, menurut data yang diambil dari dua tahun terakhir. Produk ini terjual 2 juta pasang pada tahun 2020 saja. Demikian pula kacamata The Book Club mengatakan bahwa penjualan kacamata cahaya birunya meningkat tajam selama Maret dan April 2020. Terjadi peningkatan sebesar 116 persen dibandingkan penjualan pada saat yang sama di tahun 2019. Produsen mengklaim berbagai manfaat seperti kacamata cahaya biru, termasuk berkurangnya ketegangan mata, pencegahan penyakit mata, dan peningkatan tidur.
Tetapi dengan tidak adanya bukti faktual, kita harus bertanya apakah kacamata ini memberikan apa yang mereka janjikan. Mari kita lihat lebih jauh lagi untuk membuktikannya!
Pendapat spesialis
American Academy of Ophthalmology mengungkapkan bahwa kacamata ini tidak memiliki banyak kegunaan dan karena itu, anda tidak membutuhkannya. Ahli bahwa cahaya biru dari layar komputer dan perangkat seluler tidak menyebabkan ketegangan mata atau penyakit mata. Namun, masalah akan muncul dari penggunaan perangkat digital yang berlebihan.
“Belum ada bukti ilmiah tentang efektivitas penggunaan kacamata pemblokiran cahaya biru untuk meningkatkan kinerja visual, meringankan gejala kelelahan mata atau ketidaknyamanan visual, meningkatkan kualitas tidur atau mencegah degenarsi makula,” kata United Kingdom College of Optometrists.
Namun, sebaliknya, beberapa spesialis mata tertentu mensertifikasi manfaat kacamata cahaya biru ini. Greg Rogers, seorang optik senior di Eyeworks di Decatur mengatakan bahwa ia telah melihat kacamata cahaya biru bekerja untuk banyak pelanggan. Dia merekomendasikan kacamata cahaya biru untuk orang-orang yang menghabiskan lebih dari 6 jam di depan komputer laptop atau perangkat elektronik serupa.
Mewakili Industri Optik, Dewan Visi menyimpulkan bahwa individu harus melakukan penelitian mereka dalam hal memilih solusi yang tepat bagi mereka dan keluarga mereka. Pilihan yang lebih baik dan lebih efektif adalah melihat spesialis untuk memahami apa yang sesuai dengan kondisi anda yang terbaik dan tidak hanya puas dengan merek atau produk populer.
Sebetulnya, sebelum kita menggunakan perangkat digital untuk bekerja dan menonton, kita juga terkena banyak cahaya biru. Sebagian besar cahaya biru berasal dari matahari. Tetapi karena cahaya biru dari komputer dan PC lebih pendek dalam panjang gelombang, itu lebih berbahaya bagi mata. Menurut penelitian yang diterbitkan oleh Vision Direct, waktu menatap layar selama pandemi meningkat di mana-mana antara 16 hingga 34 menit selama pandemi. Tetapi spesialis mengatakan bahwa penelitian ini tidak cukup untuk membuktikan apakah kacamata cahaya biru membantu mengurangi ketegangan mata.
Susan Primo, OD, seorang optometrist dan profesor ophthalmology di Emory University, mengatakan: “Jika anda ingin memakainya dan merasakan beberapa manfaat, tidak apa-apa.” Tetapi dia sangat jelas dalam mengungkapkan kekhawatirannya tentang iklan yang menyesatkan dari kacamata ini.
“Iklan dapat menggiring orang-orang untuk memahami sesuatu yang mungkin bukan rekomendasi yang sehat dan ilmiah” sebutnya.
Jadi, bila Anda masih ragu tentang hal ini, apa yang sebaiknya dilakukan?
Saran Dokter Mata
Kami berbincang dengan Dr. Heru Tri MD melalui aplikasi GrabHealth, dan beliau menyarankan beberapa tips yang lebih efektif untuk menjaga kesehatan mata yang sering terpapar cahaya gadget:
Makan makanan yang sehat
Sudah menjadi rahasia umum bahwa mengonsumsi makanan yang sehat dapat menjaga organ tubuh menjadi sehat, termasuk mata. Mulailah perbanyak konsumsi buah dan sayuran. Selain wortel, ternyata kuning telur dan susu juga mengandung banyak vitamin A yang berguna bagi kesehatan mata. Ikan yang kaya omega 3, seperti tuna, salmon, dan makarel, juga baik untuk kesehatan mata
Hindari rokok
Merokok memang tidak baik untuk kesehatan dan juga bisa memengaruhi kesehatan mata.
Gunakan kacamata hitam dengan UV protector
Jangan sepelekan sinar matahari, karena selain bisa membuat kulit menjadi lebih gelap, matahari juga bisa mengganggu kesehatan mata. Pakailah kacamata hitam yang memiliki perlindungan sinar UV untuk menjaga kesehatan mata.
Istirahatkan mata secara berkala
Saat Anda sedang bekerja dengan komputer atau saat membaca dalam jangka waktu yang lama, beristirahatlah secara berkala dengan cara melihat ke kejauhan. (visiontimes/ron/ch)
Lebih banyak artikel Kesehatan, silahkan klik di sini.
VIDEO REKOMENDASI
