Site icon NTD Indonesia

Jaga Kesehatan Mata Anda Dengan Nutrisi Yang Tepat

Mata (Skitterphoto @ Pexels)

Mata (Skitterphoto @ Pexels)

Kebanyakan orang dewasa, dan bahkan anak-anak, menghabiskan beberapa jam sehari di perangkat elektronik, melelahkan mata. Selain itu, mata adalah satu-satunya organ selain kulit yang langsung terpapar sinar matahari; jadi mereka harus bekerja ekstra keras untuk menangkal semua sinar berbahaya yang bisa menyebabkan kerusakan.

Stres oksidatif adalah kerusakan sel yang disebabkan oleh faktor lingkungan, radiasi matahari atau bahan kimia. Retina, yang terletak di bagian belakang mata, dilapisi dengan jaringan peka cahaya yang menangkap cahaya dari lensa dan mengubahnya menjadi sinyal saraf, yang kemudian dikirim ke otak melalui saraf optik untuk penglihatan. Retina, yang terdiri dari salah satu jaringan yang paling aktif secara metabolik dalam tubuh manusia, mengalami stres oksidatif akibat aktivitas ini. Ketika jaringan di retina mengalami rangsangan berkepanjangan oleh cahaya, hal itu dapat menyebabkan kerusakan sel retina yang disebabkan oleh cahaya.

Makula, massa kuning kecil di tengah retina, adalah penyedia utama penglihatan warna dan kemampuan untuk melihat detail halus. Struktur ini mengandung dua karotenoid atau pigmen utama, lutein dan zeaxanthin, yang menyerap sinar ultraviolet dan biru berbahaya yang masuk ke mata. Mereka berfungsi sebagai “kacamata hitam internal”, bertindak sebagai filter untuk mengurangi kerusakan mata akibat cahaya berbahaya.

Karotenoid adalah pigmen yang diproduksi oleh tumbuhan dan memiliki dua peran kunci. Mereka menyerap energi cahaya untuk digunakan dan, sebagai antioksidan, mereka menonaktifkan radikal bebas. Kehadiran karotenoid inilah yang memberi warna kuning pada makula. Konsentrasi lutein dan zeaxanthin lima kali lebih tinggi di daerah makula dibandingkan di bagian lain retina. Selain menyaring cahaya berbahaya, mereka juga berfungsi sebagai antioksidan dan agen anti-inflamasi, membantu mencegah stres oksidatif.

DHA adalah asam lemak struktural utama dari materi abu-abu otak dan retina. Banyak asam lemak DHA di retina mudah teroksidasi oleh stimulasi cahaya dengan penggunaan mata secara berlebihan setiap hari, sehingga menyebabkan retina meradang. Tubuh manusia memiliki banyak cara untuk melawan stres oksidatif yang disebabkan oleh cahaya ini. Vitamin E, lutein dan zeaxanthin adalah nutrisi terpenting dalam mekanisme perlindungan ini. Menyediakan alat yang tepat bagi tubuh untuk bekerja sangat penting untuk semua bentuk kesehatan alami.

Memasukkan lebih banyak makanan dengan nutrisi seperti DHA, karotenoid dan vitamin E ke dalam makanan dapat meningkatkan kadarnya di dalam sel. Survei Gizi Nasional menemukan bahwa rata-rata orang dewasa hanya mengonsumsi 68% dari jumlah yang direkomendasikan vitamin E. Penelitian telah menunjukkan bahwa asupan harian kacang-kacangan kurang dari 30% dari jumlah yang disarankan dan asupan harian sayuran hanya 60% dari jumlah yang disarankan. jumlah yang disarankan. Jumlah karotenoid dan vitamin E yang tidak mencukupi dalam makanan akan menyebabkan defisiensi.

Makanan tinggi asam lemak DHA termasuk salmon tangkapan liar dan ikan berlemak seperti mackerel dan sarden, biji rami, kenari, biji labu dan minyak zaitun. Vitamin E adalah antioksidan penting dalam tubuh manusia karena menetralkan radikal bebas yang dapat merusak sel. Vitamin E juga memiliki sifat anti-inflamasi. Kacang adalah sumber vitamin E yang baik dan bermanfaat untuk mengonsumsi vitamin E dalam semua bentuknya yang berbeda. Dalam sebuah penelitian di Journal of American Medical Association, konsumsi kacang-kacangan secara teratur setiap minggu dapat mengurangi risiko Degenerasi Makula Terkait Usia.

Untuk memperbaiki gejala ketegangan mata dan kelelahan, ahli gizi merekomendasikan memasukkan kacang ke dalam makanan. Ini akan meningkatkan kadar vitamin E dan melindungi mata. Satu pak kacang almond seberat 20 gram dapat menyediakan hampir 40% dari jumlah vitamin E yang direkomendasikan. Mengonsumsi makanan dengan jumlah lutein, zeaxanthin dan vitamin E harian yang direkomendasikan dapat meningkatkan kesehatan mata.

Sayuran dan buah berdaun hijau mengandung lutein dan zeaxanthin tingkat tinggi Sayuran seperti kangkung, bayam, brokoli, labu dan Buah jeruk juga mengandung karotenoid tingkat tinggi. Kuning telur, jagung, dan goji berry juga memiliki kadar lutein dan zeaxanthin yang tinggi. Makanan tinggi vitamin E adalah telur, alpukat, dan berbagai kacang-kacangan seperti biji bunga matahari, almond, kacang tanah, dan hazelnut.(visiontimes)

Lebih banyak artikel Kesehatan, silahkan klik di sini.

VIDEO REKOMENDASI