Site icon NTD Indonesia

Kisah Tabib Terkenal BianQue

Selama Periode Musim Semi dan Musim Gugur (±770 SM) di Tiongkok, Bianque, (扁鵲) seorang tabib terkenal diundang oleh pemerintah negara Qi untuk bertemu Adipati Qi. Bianque berkata kepada Adipati Qi, “Adipati memiliki penyakit di bawah kulit. Jika tidak diobati, akan menjadi serius”. Adipati Qi menolak dan berkata, “Saya tidak sakit”.

Lima hari kemudian, Bianque pergi menemui Adipati Qi dan berkata, “Adipati memiliki penyakit dalam sirkulasi darah. Jika tidak diobati, kemungkinan akan menjadi serius”. Adipati Qi tidak senang dan berkata, “Saya tidak sakit”.

Lima hari kemudian, Bianque pergi menemui Adipati Qi dan berkata, “Adipati memiliki penyakit di perut dan usus. Jika tidak diobati, akan menjadi serius”. Adipati Qi diam.

Lima hari kemudian, Bianque pergi menemui Adipati Qi lagi. Melihat bahwa Adipati Qi sakit parah, dia segera pergi.

Lima hari kemudian, Adipati Qi merasa sakit dan berusaha menemukan Bianque tetapi Bianque telah pergi. Akhirnya Adipati Qi meninggal dunia.

Dua saudara laki-laki Bianque juga berprofesi tabib. Bianque menganggap kakak tertuanya adalah yang terbaik, kakak keduanya cerdas, dan dirinya yang biasa.

Orang-orang bertanya padanya, “Tetapi mengapa namamu yang terkenal sementara dua saudara laki-lakimu jarang terdengar?” Bianque berkata, “Kakakku yang kedua dapat menyembuhkan pasien ketika penyakitnya mulai timbul. Kakak tertua saya adalah yang terbaik karena ia melihat penyakit sebelum gejalanya muncul. Dengan sedikit pengobatan, kesehatan tetap terjaga. Saya hanya bisa merawat pasien ketika penyakitnya menjadi serius. Orang tidak menganggap serius penyakit sampai akhirnya mengancam nyawa. Itu sebabnya saya terkenal”.

Kisah di atas menggambarkan esensi dari pengobatan tradisional Tiongkok, Tabib berkemampuan tinggi menyembuhkan penyakit yang belum terdeteksi dan yang berkemampuan rendah hanya mampu mengobati penyakit yang sudah muncul.

Teori pengobatan tradisional Tiongkok mengikuti Taoisme dengan penekanan pada penyeimbangan Yin Yang dan lima elemen (五行). Kuncinya adalah keseimbangan. Kesehatan merupakan manifestasi citra dan sikap seseorang. Obat-obatan dan penawar racun hanyalah bersifat sekunder. (visiontimes/bud/may)