Survei menunjukkan bahwa lebih dari 80 persen orang menggunakan ponsel mereka sebelum tidur. Bahkan ketika mereka merasa mengantuk, sebagian besar masih terus menggulir layar.
Pikiran anda mungkin mentolerirnya, tetapi mata anda seringkali tidak. Kelelahan mental dapat pulih dengan cepat, tetapi kelelahan mata lebih sulit untuk diatasi. Menggunakan ponsel sambil berbaring dapat memberikan tekanan signifikan pada mata dalam tiga hal:
Terlalu dekat dengan layar
Ketika orang berbaring di tempat tidur pada malam hari, mereka sering meringkuk di bawah selimut dan memegang ponsel tepat di depan wajah mereka. Posisi itu menempatkan layar jauh lebih dekat ke mata daripada saat penggunaan normal di siang hari.
Saat duduk tegak di siang hari, jarak antara mata dan ponsel biasanya sekitar 30 hingga 40 sentimeter (12 hingga 16 inci). Tetapi ketika berbaring—terutama ketika orang rabun dekat melepas kacamata mereka—jaraknya dapat menyusut menjadi sekitar 20 sentimeter (8 inci) atau bahkan kurang.
Semakin dekat layar, semakin keras mata harus bekerja untuk fokus. Seiring waktu, upaya ekstra tersebut meningkatkan ketegangan dan kelelahan mata.
Yang biasanya diperhatikan orang adalah mata mereka terasa lelah. Yang mungkin tidak mereka sadari adalah masalah penglihatan halus dapat berkembang secara bertahap, seperti fokus yang lebih lambat atau penglihatan kabur saat melihat objek di dekatnya.
Menggunakan telepon di tempat gelap
Ukuran pupil berubah sesuai dengan tingkat cahaya. Dalam kondisi terang, pupil menjadi lebih kecil. Di lingkungan yang lebih gelap, pupil membesar untuk memungkinkan lebih banyak cahaya masuk ke mata.
Ketika seseorang berbaring di tempat tidur menggunakan telepon di ruangan gelap, lingkungan sekitarnya redup, yang menyebabkan pupil melebar. Pada saat yang sama, layar telepon yang terang mendorongnya untuk menyempit. Akibatnya, mata harus terus menyesuaikan diri dengan kondisi cahaya yang bersaing.
Penyesuaian berulang ini dapat membuat mata tegang.
Menggunakan ponsel dalam cahaya yang sangat redup juga dapat menyebabkan perubahan internal halus di dalam mata yang dapat memengaruhi keseimbangan cairan dan berpotensi meningkatkan tekanan mata.
Bagi orang dengan rabun jauh yang parah, kelainan struktural mata, atau riwayat keluarga glaukoma, kondisi tersebut dapat memicu glaukoma akut, penyakit yang dapat menyebabkan kehilangan penglihatan.
Menatap layar terlalu lama
Setiap kali kita berkedip, air mata menyebar di kornea dan menjaga permukaan mata tetap lembap dan sehat. Namun, lapisan air mata hanya bertahan untuk waktu yang terbatas sebelum mulai hilang.
Dalam kondisi normal, orang berkedip sekitar 10 hingga 20 kali per menit untuk menjaga kelembapan mata.
Saat fokus secara intens pada konten ponsel, orang cenderung berkedip lebih jarang. Tanpa cukup berkedip, lapisan air mata tidak dapat melindungi permukaan mata dengan baik. Akibatnya dapat berupa iritasi, kekeringan, dan ketidaknyamanan.
Seiring waktu, ini dapat mengganggu produksi air mata normal dan mengurangi stabilitas lapisan air mata, yang menyebabkan mata kering dan memperburuk kelelahan mata.
Cara mengurangi ketegangan mata saat menggunakan ponsel di malam hari
Jika menghentikan kebiasaan menggunakan ponsel sebelum tidur terasa sulit, beberapa penyesuaian sederhana dapat membantu mengurangi ketegangan mata.
Nyalakan lampu tidur
Menggunakan ponsel dalam kegelapan total akan lebih membebani mata. Alih-alih menyalakan lampu langit-langit yang terang, cobalah menggunakan lampu tidur kecil agar layar ponsel bukan satu-satunya sumber cahaya di ruangan.
Turunkan kecerahan layar ponsel atau beralih ke mode gelap untuk mengurangi silau.
Duduk tegak saat menggunakan ponsel
Jika berbaring membuat layar terlalu dekat dengan mata anda, cobalah duduk tegak dan pegang ponsel dengan posisi yang mirip dengan penggunaan di siang hari. Mempertahankan jarak pandang yang lebih sehat dapat mengurangi ketegangan mata.
Jika anda terutama menonton video, menggunakan dudukan ponsel di samping tempat tidur dapat membantu menjaga layar lebih jauh.
Perangkat dengan layar lebih besar, seperti tablet, juga dapat memudahkan untuk melihat konten dari jarak yang nyaman.
Berkedip lebih sering
Untuk mencegah mata kering, ingatkan diri anda untuk sering berkedip.
Jika mata kering berlanjut, periksa apakah udara di dalam ruangan terlalu kering. Pelembap udara dapat membantu meningkatkan tingkat kelembapan di ruangan.
Ikuti aturan 20-20
Ingat aturan 20-20: setelah menatap layar selama 20 menit, istirahatkan mata anda selama 20 detik. Meskipun umumnya direkomendasikan untuk penggunaan layar di siang hari, hal ini juga dapat membantu melindungi mata Anda di malam hari.

