Site icon NTD Indonesia

Rawat Lutut Anda Sekarang untuk Mobilitas Jangka Panjang

Kesehatan lutut

Kesehatan lutut. (Canva Pro)

Lutut kita adalah sendi besar dengan tugas yang bahkan lebih besar. Kita bergantung padanya untuk berdiri, membungkuk, bergerak, dan menahan beban berat. Struktur rumit ini dibuat agar tahan lama, tetapi seperti alat berharga lainnya, lutut bekerja lebih baik dengan perawatan dan pemeliharaan yang tepat.

Seiring bertambahnya usia, efek dari kelalaian atau penggunaan berlebihan mudah terlihat di lutut kita. Osteoartritis, kondisi menyakitkan yang disebabkan oleh kerusakan tulang rawan sendi, memengaruhi sebagian besar orang lanjut usia. Sekitar 18 juta orang mencari perawatan medis untuk nyeri lutut setiap tahunnya, dengan sekitar 500.000 memilih penggantian lutut.

Apakah anda ingin memperpanjang kesehatan lutut anda dan mengurangi jumlah masalah ini? Ada tiga area umum di mana kebiasaan baik dapat meningkatkan kesehatan lutut kita: perlindungan, olahraga, dan pola makan. Untuk memahami alasannya, mari kita lihat lutut secara sekilas.

Anatomi Lutut

Empat tulang: femur, tibia, fibula, dan patella (tempurung lutut) bersatu untuk membentuk sendi lutut. Tulang-tulang tersebut dihubungkan oleh ligamen lateral dan kolateral, dan tendon mengikat otot-otot.

Masing-masing tulang ini memiliki lapisan tulang rawan artikular tipis dan halus yang melindungi tulang dan mengurangi gesekan. Tulang rawan tambahan, dalam bentuk dua massa segitiga yang kuat dan kenyal yang disebut meniskus, meredam benturan antara femur dan tibia.

Membran sinovial berisi cairan mengelilingi lutut dan melumasi tulang rawan untuk mengurangi gesekan lebih lanjut.

Tulang rawan yang rusak membutuhkan waktu lama untuk sembuh karena, tidak seperti kebanyakan jaringan, tulang rawan tidak memiliki suplai darah. Hilangnya tulang rawan dapat disebabkan oleh penggunaan berlebihan dan cedera, jadi perlindungan harus menjadi prioritas utama dalam perawatan lutut.

Lindungi lutut anda dari cedera

Setiap kali kita melangkah, sendi lutut akan menahan satu setengah kali berat tubuh kita. Bagi orang dewasa yang aktif dan bertubuh rata-rata, total beban ini bisa mencapai sekitar satu juta pon per hari! Tekanan tambahan dari berbagai aktivitas dan pekerjaan kita dapat menyebabkan kerusakan progresif seiring waktu, tetapi tidak harus demikian. Melindungi lutut anda sekarang dapat memberikan dampak yang bertahan lama di masa mendatang.

Perkuat lutut dengan olahraga

Olahraga teratur, terutama aktivitas risiko cedera rendah, dapat membantu memperkuat ligamen, otot, dan tendon lutut anda tanpa membuatnya tegang. Latihan fisik juga diketahui dapat mengurangi peradangan, menjadikannya terapi yang efektif bagi mereka yang menderita nyeri lutut. Aktivitas benturan rendah yang ideal meliputi:

Latihan khusus untuk lutut meliputi latihan kekuatan dan berbagai peregangan untuk otot-otot di sekitarnya. Meskipun pusat kebugaran dapat menawarkan peralatan dan instruksi khusus, banyak latihan yang sederhana dan efektif tanpa biaya tambahan untuk keanggotaan dapat dilakukan sendiri.

Makanan yang menyehatkan lutut

Diet seimbang yang kaya akan gandum, buah-buahan, dan sayuran akan membantu menjaga berat badan yang sehat, sehingga meringankan beban pada lutut anda. Beberapa nutrisi tertentu juga dapat meningkatkan kesehatan lutut.

Asam lemak omega-3, yang ditemukan dalam makanan seperti ikan berlemak, minyak zaitun, biji rami, kacang-kacangan, dan purslane, dapat membantu mengurangi peradangan, dan dengan demikian mengurangi nyeri sendi; nilai tambah yang nyata dalam melakukan latihan penguatan lutut. Nutrisi lainnya termasuk vitamin A dan C.

Produk susu, sayuran berwarna oranye seperti labu musim dingin dan wortel, telur, sayuran berdaun hijau, paprika merah, dan hati merupakan sumber vitamin A yang baik. Vitamin C tidak hanya berlimpah dalam jeruk, tetapi juga kentang, hampir setiap sayuran dalam keluarga kubis, sebagian besar beri, tomat, dan paprika merah.

Vitamin C juga diperlukan untuk pembentukan kolagen (komponen utama tulang rawan lutut), seperti halnya seng dan tembaga. Mineral-mineral ini dapat ditemukan pada daging, kerang, kacang-kacangan, padi-padian dan kacang polong. (visiontimes)

Lebih banyak artikel Kesehatan, silahkan klik di sini

VIDEO REKOMENDASI

Saksikan Shen Yun via streaming di Shen Yun Creations