Site icon NTD Indonesia

Tanda Hitam di Kuku, Segera Konsultasi Dokter

Foto yang menunjukkan melanonychia linier. (Facebook | Lisa Harrison Williams)

Foto yang menunjukkan melanonychia linier. (Facebook | Lisa Harrison Williams)

Ketika seorang perempuan masuk ke salon kuku (manikur) dan meminta staf manikur untuk menutupi sebuah tanda hitam di atas kukunya, staf manikur segera merasakan ada yang tidak beres. Beberapa hari kemudian, dia mendengar perempuan itu punya masalah kesehatan serius.

Ceritanya, suatu hari Lisa Harrison Williams, seorang ahli manikur, kedatangan klien yang punya permintaan khusus: agar gunakan warna gelap untuk menutupi “garis lurus hitam vertikal di kukunya.”

Di Facebook-nya, Williams bercerita bahwa klien itu telah mengunjungi banyak salon lainnya di mana para ahli manikur “mengemukakan pendapat yang berbeda.” Beberapa berkata itu “akibat kekurangan kalsium.” Beberapa berkata itu adalah “bawaan.” Bahkan ada yang telah memberitahunya itu adalah “lepuh darah.”

Namun, Williams tahu ada sesuatu yang tidak beres. “Saya tidak ingin menakutinya tapi saya telah memberitahunya agar segera ke dokter!” kenang Williams.

Klien itu menuruti nasihat Williams, dan pada 14 Agustus 2017, ia kembali menelpon Williams untuk memberi tahu bahwa dia telah didiagnosis menderita kanker, dan “itu adalah melanoma yang sangat ganas dan telah menyebar ke getah beningnya.” Williams kemudian menambahkan bahwa perkiraan dokter kondisinya tidak bagus.

Situs Web NHS menggambarkan kelainan serupa pada kuku jari:

Garis-garis gelap yang mengalir ke arah kuku-kuku (melanonychia linier) adalah cukup umum pada orang kulit hitam usia 20 tahun ke atas, dan pada kebanyakan kasus adalah sangat normal.

Namun, garis-garis gelap seharusnya tidak diabaikan karena kadangkala bisa saja merupakan bentuk kanker kulit yang berefek pada alas kuku, disebut subungual melanoma. Penting bagi dokter anda memeriksanya untuk memastikannya.

Subungual melanoma umumnya hanya berdampak pada satu kuku. Itu juga akan menyebabkan garis berubah dalam penampakannya – sebagai contoh, menjadi lebih lebar atau semakin gelap dari waktu ke waktu dan pigmentasi mungkin juga memengaruhi kulit sekitarnya (pada lipatan kuku).

Berdasarkan pengalaman ini, Williams mendorong setiap orang untuk memerhatikan kelainan pada alas kuku mereka.

Di Facebook-nya, dia berkata:

Perubahan aneh yang terjadi pada kuku anda mungkin saja tidak perlu dicemaskan! Tapi terkadang itu adalah sebuah tanda dari penyakit yang serius. Harap perhatikan alas kuku anda – baik jari kaki maupun tangan pada orang tua atau orang-orang yang anda cintai, yang secara fisik tidak melihat perubahan pada alas kuku mereka! Pemeriksaan dini dapat membuat perbedaan di dunia!!! (theepochtimes/jocelyn neo/mer/kar)