Kesehatan

Tertawa Menyembuhkan Penyakit

Tertawa bahagia
Tertawa bahagia. @Pixabay

Ada pepatah yang mengatakan: “Tertawa sekali dan kekhawatiranmu hilang. Tertawa dua kali dan amarahmu sirna. Tertawa tiga kali dan rasa sesalmu lenyap. Tertawa empat kali dan hidup menjadi sehat. Tertawa lima kali dan menjadi awet muda. Tertawa enam kali dan membuat dirimu lepas bebas. Sering-seringlah tertawa dan hidup akan berumur panjang.”

Mengatakan bahwa “tertawa adalah obat mujarab” mungkin terdengar tidak realistis, namun sebenarnya tertawa memang obat penangkal alami dan emosi negatif. Dia dapat meredakan rasa nyeri, memerangi depresi, dan menyembuhkan penyakit tanpa efek samping. Penelitian menemukan bahwa ketika orang tertawa, kondisi mental dan fisik mereka mengalami perubahan positif.

Menghentikan rasa nyeri

Seorang pastor dirawat di rumah sakit karena terluka. Dia menderita nyeri hebat dan sering mengonsumsi obat pereda nyeri. Setiap kali rasa nyerinya terasa tak tertahankan, dia akan memencet bel, dan perawat akan segera memberinya suntikan. Ini telah menjadi rutinitas sehari-hari.

Suatu hari dia memencet bel, berbalik ke samping seperti biasa dengan memunggungi pintu, mengangkat jubahnya menyingkapkan bagian bawah tubuhnya, dan menunggu perawat. Dia mendengar pintu terbuka tetapi tidak mendengar siapapun bergerak. Jadi dia menunjuk kebagian bawah tubuhnya dan bertanya: “Mengapa Anda tidak memberi saya suntikan?”

Dia mendongak setelah hening beberapa saat dan seorang wanita berdiri di samping tempat tidur, dia seorang rekan dari gerejanya! Wanita itu pergi setelah bercakap-cakap sejenak. Pastor itu tertawa terbahak-bahak setelah memikirkan kembali dan menyadari betapa memalukan peristiwa itu. Ketika perawat masuk, dia sedang tertawa begitu keras sampai menangis. Dia ingin menjelaskan apa yang terjadi kepada perawat, tetapi dia tidak bisa berhenti tertawa. Ketika akhirnya dia berhasil mengendalikan dirinya, dia menyadari rasa nyerinya telah hilang!

Mengalahkan penyakit dengan tertawa

Norman Cousins, pengarang buku Anatomy of an Illness, menderita Ankylosing Spondylitis (AS), suatu penyakit inflamasi kronis yang menyerang tulang belakang. Dokter mengatakan penyakitnya tidak dapat diobati dan dia hanya dapat hidup beberapa bulan lagi. Penyakit itu menimbulkan rasa sakit luar biasa dan dia hampir tidak bisa bergerak sama sekali.

Cousins meninggalkan rumah sakit dan menginap di hotel. Dia mulai mengonsumsi Vitamin C dosis tinggi dan terus menonton film komedi lucu. Dia dapat tidur nyenyak dan tanpa rasa sakit selama 2 jam setelah tertawa selama 10 menit. Kondisinya terus membaik. Akhirnya, dia mendapatkan kemampuan yang cukup untuk bergerak sehingga dia dapat terus bekerja. Dia hidup 20 tahun lebih setelah itu. (visiontimes/sia/feb)

Lebih banyak artikel Kesehatan, silahkan klik di sini.

VIDEO REKOMENDASI