Site icon NTD Indonesia

Dresden, Permata Jerman di Sungai Elbe

Istana Moritzburg di Saxony. (Foto : Carsten Pietzsch/ Domain Publik)

Istana Moritzburg di Saxony. (Foto : Carsten Pietzsch/ Domain Publik)

Sebagai kawasan perkotaan yang memiliki sejarah lebih dari 800 tahun, Dresden yang berjarak 120 ml utara Berlin merupakan kota berdikari. Dresden memiliki keistimewaan karena dihapus dari daftar Warisan Dunia UNESCO pada tahun 2009 setelah kota ini melengkapi diri dengan jembatan modern di sungai Elbe.

Dresden merupakan destinasi impian wisatawan karena keramahannya, atraksi budaya, anggur dan bir lokal, hotel dan restoran yang terjangkau, pelayaran di sungai Elbe, kastil, dan pabrik porselen Meissen yang terkenal. Kota ini merupakan tujuan alternatif selain kota Berlin yang ramai.

Didirikan pada era Baroko dengan bangunan-bangunan menawan. yang menawarkan pengunjung gambaran menyeluruh tentang karakteristik peradaban Baroko seperti fasad dengan pilar tertutup dan atap kubah, membiarkan cahaya luar masuk menerangi ruangan. Interior dalam seringkali dihiasi warna pastel dan permukaan berkilau. Ini semua berkat Augustus II the Strong, pangeran Saxon yang terobsesi dengan koleksi yang telah menjadikan Dresden pusat budaya utama dengan koleksi seni terbaik Jerman.

Hotel Pullman Dresden Newa yang terletak di jalan Prager Strasse (lima menit jalan kaki dari stasiun kereta api utama) memiliki pemandangan kota yang sangat indah.

Hanya berjarak 15 menit dari hotel terdapat Kota Tua, saya berkunjung ke museum transportasi yang memamerkan kapal, mobil, sepeda, kereta kuda, dan kereta api. Di seberang jalan museum terdapat pasar terbuka di alun-alun utama dengan kafe dan kedai makanannya. Alun-alun ini juga merupakan lokasi pasar Natal setiap tahunnya.

Kulturpalast (Istana Budaya) di alun-alun ini adalah sebuah monumen bagi pemerintah Dresden sebelumnya oleh Jerman Timur. Istana ini adalah sebuah struktur modern hasil renovasi baru baru ini untuk menampung organ yang monumental dan memberikan akustik yang sangat indah bagi penonton.

Museum Transportasi Dresden (Foto: Isabelle Kellogg)

Dresden juga menawarkan wisata lainnya yang menyenangkan, banyak tempat dapat dicapai dengan trem kota atau kereta ringan. Salah satu dari banyak wisata yang menyenangkan adalah perjalanan dengan lokomotif jalur sempit bertenaga uap. Wahana ini beroperasi sepanjang tahun. Tujuh puluh lima gerbong dan 10 lokomotif uap digunakan untuk tiga rute berbeda di sekitar Saxony.

Anggur putih lokal yang nikmat dapat dinikmati selama perjalanan di kereta Los Valley. Rute ini menuju ke Istana Moritzburg, tempat perburuan era Baroko yang terkenal di dunia dan kediaman musim panas Augustus the Strong.

Moritzburg adalah istana dongeng yang dibangun di tengah-tengah pulau artificial. Dindingnya ditutup dengan wallpaper kulit dengan hiasan permadani. Prestasi istimewa lainnya dari desain interior adalah kamar tidur yang tertutup bulu. Kabarnya butuh waktu lebih dari 15 tahun untuk membersihkannya (setiap bulu diambil dari dinding dan dibersihkan dengan tangan).

Sebelum meninggalkan Moritzburg, pastikan untuk melihat peternakan Saxon State Stud, kandang kuda pejantan kerajaan yang dibangun pada tahun 1733 yang saat ini merupakan pusat pengembangbiakan kuda. Terdapat 85 ekor kuda jantan di sana.

Saxony adalah salah satu dari lima daerah penghasil anggur teratas di Jerman, di kota Radebeul tidak jauh dari Moritzburg terdapat dua penghasil minuman anggur, Weingut Hoflossnitz dan Schloss Wackerbarth.

Di Schloss Wackerbarth, pengunjung dapat menyaksikan proses produksi Sekt (anggur bersoda). 

Schloss Eckberg dan Stollen

Perhentian terakhir dari kunjungan saya adalah Schloss Eckberg, dulunya salah satu kastil terindah di Jerman yang pada 1981 beroperasi menjadi hotel. Disini kita bisa mencicipi hidangan kue Stollen yang terkenal. Terbuat dari tepung, telur, kismis, dan whiski.

Ini adalah hidangan khusus kota Dresden dan para juru masak bersaing untuk mendapatkan penghargaan dan cap pengakuan dari walikota. Ini untuk memastikan kue yang disajikan berkualitas tertinggi. (umumnya tersedia saat Natal dan pengiriman ke seluruh dunia)

Setiap bulan Desember di awal festival Stollen, kue Stollen raksasa diarak melalui Kota Tua dengan kereta kuda.

Dresden adalah tujuan ideal bagi mereka yang ingin menikmati kekayaan budaya minus keramaian. Jika Anda ingin tinggal lebih lama, masih banyak kastil dan taman yang bisa dikunjungi, serta pegunungan batu pasir Elbe terkenal dan Benteng Königstein di dekatnya.(epochtimes/isabellekellogg/bud/may)