Site icon NTD Indonesia

Gondola, Perahu Tradisional Venesia

Gondola ©Aleksander Popovski/Unsplash

Saat berkesempatan mengunjungi kota cantik Venesia (Venice), di timur laut Italia, janganlah lewatkan kesempatan mencoba perahu tradisional Gondola. Banyak tur menawarkan paket berperahu tradisional tersebut menyusuri Grand Canal, melintasi La Fenice Theater, serta kanal-kanal sempit seputar Campo San Moisè, umumnya durasi keliling minimum adalah 30 menit.

Bagi pasangan yang tengah berbulan madu, juga dapat memesan paket lengkap beserta pemusik, dan tentu saja paket makan-minum. Yang umumnya tidak diijinkan adalah membawa minuman alkohol sendiri. Ini tidaklah mengherankan, bukan hanya karena pertimbangan ekonomi, tetapi lebih pada pertimbangan keamanan. Kedalaman Grand Canal (Kanal Besar) misalnya rata-rata 5 meter lebih, sungguh tidak terbayangkan bila penumpang bermabuk-ria kemudian tercebur ke air, syukur-syukur kalau masih bisa berenang, tapi yang pasti no fun...

Gondola senantiasa dikaitkan dengan Venezia, karena selama berabad-abad telah menjadi alat transportasi di kota indah di atas pulau-pulau kecil yang dikelilingi laguna tersebut. Pengayuhnya, kita panggil abang ‘Gondolier’ umumnya mengenakan kaos putih bergaris-garis biru yang khas.

Gondola dan Gondolier menyusuri kanal sempit (Foto: Jeremy Nichols/Unsplash)

Namun apa sesungguhnya kelebihan gondola yang sekarang dicat warna hitam metalik? Kapal dengan desain mirip kanu panjang ramping dan memiliki dasar datar tersebut, memiliki panjang sekitar 10 meter dengan bagian terlebar sekitar 1,2 meter. Bila diperhatikan lebih saksama, ujung depannya agak melengkung, sehingga membutuhkan teknik dayung tersendiri yang unik, saat menumpang coba sekali-kali perhatikan pula teknik dayungnya. Gondolier mengemudikannya dengan dayung yang diletakkan pada apa yang disebut fórcola yang memiliki desain cukup unik, namun memungkinkan perahu untuk bergerak sesuai keinginan, yaitu: ke depan secara perlahan, cepat, atau memutar, bermanuver, melambat dan berhenti, serta mendayung mundur.

Masih penasaran? Wah mesti coba sendiri, pastinya akan menjadi pengalaman indah tak terlupakan, bukan hanya karena desain perahunya yang unik, tetapi Kota Venesia dengan ratusan jembatan serta ratusan kanal kecil maupun besar, jalanan sempit berkelok menawan, ratusan bangunan tua berarsitektur indah – memang sungguh wonderful!

Es krim Italia (Foto: Sandra Mildenstein) 

Dan tips satu lagi, saat di Italia – janganlah pernah lupa makan es krim setiap hari. Es krim apa saja terasa begitu enaaakkk… (ntdindonesia.com/karnadi nurtantio)