Tag: kendaraan

  • ‘Ya’ dan ‘Tidak’: Dua “Kendaraan” Penarik Banyak Beban

    ‘Ya’ dan ‘Tidak’: Dua “Kendaraan” Penarik Banyak Beban

    Sebelum naik ke salah satu “kendaraan” itu, mari pertimbangkan ke mana arahnya mereka membawa kita.

    Mengatakan “tidak” itu sulit.

    Pada satu titik di awal 40-an, saat itu saya sedang membantu tiga anak menemukan sebuah sekolah menengah swasta kecil, melayani di dewan paroki gereja, dan mengajar sekolah minggu untuk kelas enam, serta bertanggung jawab atas kelompok Cub Scout Pack di sekolah saya. Semacam kelompok Pramuka Anak. Ini semua adalah tujuan yang baik, tetapi istri saya dan saya juga berjuang untuk mempertahankan dua bisnis kami agar tetap bertahan—tempat tidur dan sarapan dan toko buku—sambil membesarkan dan menyekolahkan anak-anak kami di rumah.

    Itu adalah tahun yang luar biasa sibuk bagi saya yang akhirnya membuat saya belajar bagaimana mengatakan “Tidak,” tidak hanya kepada orang lain, tetapi juga kepada diri saya sendiri. Dengan pengecualian menjadi pemimpin Cub Scout Pack, saya telah mengajukan diri untuk tugas-tugas lain. Terbawa oleh antusiasme, saya segera menemukan diri saya melakukan balap lari dengan garis finish yang tidak terlihat.

    Komitmen dan kewajiban datang dengan beban yang berbeda-beda. Teman yang membutuhkan bantuan memuat barang-barang ke mobil van pada hari Sabtu pagi? Tidak memerlukan banyak pertimbangan untuk yang satu itu; karena hanya dilakukan satu kali saja, dan selesai dalam empat jam. Supervisor yang meminta kita bekerja lembur beberapa hari setiap minggu?

    Tergantung pada kondisi kita, pertimbangannya bisa jauh lebih sulit. Kita ingin membuat atasan kita senang, tetapi kita belum berjumpa istri dan anak-anak sejak pagi. Dan direktur taman kota setempat mendekati kita agar bersedia melatih tim sepak bola putri kami yang sama-sama berusia 10 tahun? Latihan dua malam setiap minggu dan latihan pertandingan setiap hari Sabtu selama tiga bulan. Ini bisa menjadi satu beban berat.

    Tentu saja, beberapa orang otomatis menolak semua permintaan, yang juga bisa menjadi suatu kesalahan tersendiri. Dengan mengatakan tidak pada setiap permintaan, mereka mungkin sedang menghindari kesempatan memiliki pengalaman yang mungkin akan mereka nikmati. Suatu kali, misalnya, saya berbicara dengan Cubmaster dari Cub Scout Pack tentang apakah saya dapat meminta seorang pria yang kami berdua kenal untuk menggantikan saya sebagai pemimpin kelompok. Dia mendengus penuh penghinaan.
    “Dani?” lanjutnya, “Dia tidak pernah bersedia menjadi sukarelawan untuk apa pun.”
    Sayang sekali bagi Danny, yang telah bercerai dan mungkin sedang melepas kesempatan menemukan satu cara untuk berhubungan kembali dengan putranya.

    Bagaimanapun, bisa mengatakan “tidak” adalah pengakuan positif atas tugas kita yang lain. Jadwal yang terlalu padat, kurangnya pengetahuan atau keterampilan, atau setuju untuk melakukan tugas hanya untuk membuat seseorang bahagia: adalah alasan yang bagus untuk menghindari satu komitmen lagi. Selain itu, jika kita sudah mencurahkan waktu ekstra untuk beberapa proyek—seperti melayani di Friends of the Library Board atau menjadi sukarelawan sebagai asisten di kelas putri kita dua hari setiap minggu—akan lebih baik bagi kita melakukan satu pekerjaan dengan baik daripada tiga atau empat pekerjaan, namun dengan hasil yang buruk.

    Dan ada beberapa cara yang sopan dan lembut untuk menolak permintaan semacam itu. Dalam artikel online-nya “How to Say No to Others (and Why You Shouldn’t Feel Guilty),” karya Erin Eatough menawarkan kepada pembaca 10 balasan singkat yang dapat membebaskan kita dari kewajiban tanpa menyinggung perasaan seseorang. Ini termasuk “Saya merasa terhormat Anda menanyakan kepada saya, tetapi saya tidak bisa” atau “Maaf, saya tidak dapat menyesuaikan dengan jadwal yang ini,” dan “Sayangnya, saya sudah punya rencana lain. Mungkin lain kali!”

    Banyak orang tua menggunakan strategi “Ya” atau “Tidak” yang juga dapat digunakan dengan baik dalam situasi ini. Ketika anak remaja saya bertanya apakah mereka boleh pergi ke pesta pada Sabtu malam, saya memiliki dua jawaban yang siap untuk pergi: “Biarkan saya memikirkannya” atau “Biarkan saya membicarakannya dengan ibumu.

    ” Demikian pula, ketika seseorang meminta kita untuk mewajibkan diri kita sendiri untuk suatu tujuan atau pekerjaan, kita dapat mengatakan, “Biarkan saya mempertimbangkannya” atau “Saya sedang sibuk. Coba saya melihat jadwal saya. ” Tentu saja, kita kemudian harus menghormati janji itu, menimbang pilihan sebelum menyelesaikan keputusan.
    Penulis internasional Paulo Coelho menawarkan segunung kebijaksanaan ini: “Ketika Anda mengatakan ‘Ya’ kepada orang lain, pastikan Anda tidak mengatakan ‘Tidak’ kepada diri Anda sendiri.”
    (jeff minick/theepochtimes/feb)

    Jeff Minick memiliki empat anak dan sekelompok cucu yang terus bertambah. Selama 20 tahun, ia mengajar sejarah, sastra, dan bahasa Latin untuk seminar siswa homeschooling di Asheville, N.C. Ia adalah penulis dua novel, “Amanda Bell” dan ” Dust on Their Wings,” dan dua karya non-fiksi, “Learning as I Go” dan “Movies Make the Man.” Saat ini tinggal dan menulis di Front Royal, Va. Kunjungi JeffMinick.com untuk mengikuti blognya.

    Lebih banyak artikel Keluarga, silahkan klik di sini.

    VIDEO REKOMENDASI

  • Bagaimana Cara Menentukan Asuransi Mobil All Risk Terbaik? Berikut Penjelasannya

    Bagaimana Cara Menentukan Asuransi Mobil All Risk Terbaik? Berikut Penjelasannya

    Cara Jitu Memilih Asuransi Mobil All Risk Terbaik

    Asuransi mobil merupakan salah satu jenis asuransi yang dapat memberikan banyak manfaat proteksi terhadap kendaraan beroda empat agar lebih nyaman dan aman dalam berkendara. Ada begitu banyak jenis asuransi yang akan ditawarkan penyedia jasa. Salah satunya adalah asuransi mobil all risk.

    Di antara banyak penyedia jasa, pasti akan memberikan tawaran-tawaran yang terdengar menggiurkan di telinga. Tetapi, bagaimana cara yang tepat untuk Anda memilih agar mendapatkan asuransi mobil all risk yang terbaik?

    5 Hal yang Harus Anda Perhatikan Ketika Menentukan Asuransi Mobil All Risk

    Saat ini di kota-kota besar Indonesia, asuransi mobil all risk seakan menjadi kebutuhan pokok  bagi masyarakat. Sebab, melalui asuransi itulah, Anda akan memperoleh jaminan perlindungan ketika terjadi hal buruk yang tidak diinginkan terhadap kendaraan.

    Namun, terlalu banyaknya tawaran mengenai produk asuransi mobil all risk, sehingga susah untuk menentukan mana yang terbaik. Apakah dari harga premi yang murah? Atau dari biaya asuransi yang masih terjangkau untuk semua kalangan? Atau dari proteksinya yang luas? Atau mungkin jaringan bengkel yang berkualitas dan menyebar di mana-mana?

    Nyatanya, tidak semudah itu memilih asuransi mobil all risk yang terbaik. Karena, ketika Anda membeli, akan ada banyak rahasia yang tidak dijelaskan marketer terungkap satu per satu. Yah, seperti membeli kucing dalam karung. Hanya terlihat baik di luar, tetapi di dalamnya masih banyak fitur tersembunyi yang mungkin saja memberi keuntungan atau justru menjadi beban. Untuk itulah, sebelum memutuskan untuk membeli, pastikan Anda menyimak uraian singkat ini mengenai cara menentukan asuransi mobil all risk terbaik, agar tidak salah membeli.

    1. Hindari Fokus Pada Premi dan Harga, tetapi Bandingkan dan Cek Manfaat Asuransi Mobil All Risk

    Melihat premi dan harga asuransi boleh-boleh saja. Akan tetapi, jangan terlalu fokus. Lakukanlah perbandingan antara premi dari jasa asuransi mobil all risk satu dengan yang lain. Pastikan Anda mendapatkan manfaat yang diinginkan tanpa mengalami kerugian.

    Pasalnya, banyak kasus yang terjadi dari premi murah, tetapi proses klaim begitu susah. Banyak juga hal-hal yang nyatanya tidak ter-cover oleh pihak penyedia asuransi. Alhasil Anda akan merugi. Untuk itu, cek secara teliti manfaat yang ditawarkan dan cari perbandingan sebanyak mungkin. Jika perlu, berkonsultasilah dengan agennya secara pribadi.

    2. Cek Biaya yang Harus Ditanggung Sewaktu Klaim Asuransi Mobil All Risk

    Meskipun tertulis asuransi mobil all risk, nyatanya ada juga beberapa bagian yang tidak ter-cover. Sehingga, biaya akan dibebankan pada Anda sewaktu klaim. Karena itu, penting untuk mencari tahu terlebih dahulu biaya apa saja yang nantinya akan Anda tanggung ketika proses pengklaiman terjadi.

    3. Pastikan Kondisi Mobil dalam Keadaan Baik Sewaktu Mendaftar Asuransi Mobil All Risk

    Kondisi mobil ketika mendaftar pertama kali akan menjadi acuan bagi penyedia asuransi dalam menerima klaim. Untuk itu, Anda harus memastikan mobil dalam kondisi bagus ketika mendaftar. Sebab, jika ada bagian yang rusak sebelum mendaftar, maka sudah pasti bagian itu tidak akan bisa dilakukan proses pengklaiman.

    4. Lebih Berhati-Hati Lagi dalam Memilih Asuransi Mobil All Risk dan Menggunakan Kendaraan

    Perang promo antar penyedia jasa asuransi mobil all risk sudah tidak ada lagi. Karena itulah, Anda perlu berhati-hati dalam memilih serta menggunakan kendaraan. Sebab, salah dalam memilih, Anda bisa mendapatkan kenaikan premi yang tidak masuk akal di tahun depannya lantaran klaim risiko yang terlalu tinggi.

    5. Harga Menjadi Pemicu, Maka Cek Terlebih Dahulu sebelum Mendaftar Asuransi Mobil All Risk

    Penyedia jasa asuransi mobil all risk selalu menggunakan harga mobil di pasaran sebagai patokan dalam menghitung premi. Untuk itu, pastikan harga mobil yang Anda miliki masih reasonable. Bila perlu, cek terlebih dahulu harganya di pasaran atau berkonsultasi dengan agen asuransi terpercaya yang bisa memberikan perhitungan secara akurat dan perbandingan yang jelas.

    Perhatikan Risiko yang Ditanggung Sendiri Ketika Klaim Asuransi Mobil All Risk

    Selain memperhatikan kelima hal tersebut, Anda juga perlu memperhatikan risiko yang harus ditanggung sendiri atau biaya di luar asuransi ketika proses pengklaiman asuransi mobil all risk. Biasanya disebut deductible. Yaitu sejumlah biaya yang harus dibayarkan oleh pemilik polis ketika mengajukan klaim asuransi mobil all risk.

    Biasanya biaya deductible tersebut dihitung tergantung dari jenis klaim yang diajukan oleh pemilik polis. Besarnya, tentu berbeda-beda tiap penyedia jasa asuransi. Namun, sebagai gambarannya seperti ini:

    Jika Anda mengalami kecelakaan yang melibatkan adanya tuntutan hukum. Maka, risiko sendiri yang harus Anda bayarkan berupa perbaikan kerusakan tersebut. Jika biaya kerusakan sebesar Rp500.000,-  maka setiap kali melakukan klaim kerusakan, Anda harus membayar sebesar Rp500.000.

    Terlepas dari adanya risiko tersebut, Anda dapat mengetahui detail asuransi mobil all risk melalui situs resmi Cekaja.com yang dapat dikunjungi melalui link https://www.cekaja.com/asuransi-kendaraan/.

    Cekaja.com merupakan situs yang menyediakan informasi lengkap mengenai asuransi mobil all risk serta memberikan perbandingan antara penyedia jasa asuransi mobil all risk, sehingga Anda dapat menemukan asuransiyang terbaik dan memberikan manfaat yang sesuai keinginan. Selain itu, melalui Cekaja.com, Anda juga dapat dengan melakukan pendaftaran setelah menemukan yang terbaik.

    Jadi, tunggu apa lagi? Kunjungi sekarang juga dan temukan asuransi mobil all risk terbaik yang akan memberi jaminan perlindungan untuk mobil Anda.