Tag: Natuna

  • Kapal Induk Fujian China, Penantang Kekuatan AL Amerika

    Kapal Induk Fujian China, Penantang Kekuatan AL Amerika

    Kapal induk terbaru dan tercanggih China, Fujian, telah diresmikan. Ini adalah kapal induk ketiga China, menandai upaya Beijing dalam menyaingi kekuatan angkatan laut Washington. Kapal induk ini juga merupakan yang pertama menggunakan ketapel elektromagnetik atau EMALS, memungkinkannya meluncurkan berbagai jenis pesawat dan jet lepas landas dengan senjata dan bahan bakar yang lebih berat, hingga memberikan jangkauan lebih jauh.

    Saat ini, satu-satunya kapal induk lain di dunia yang memiliki kemampuan tersebut adalah USS Gerald R. Ford milik Angkatan Laut AS. Namun mantan perwira Angkatan Laut AS memberitahu CNN bahwa operasi penerbangan Fujian hanya bisa mencapai 60% lebih cepat dari kapal induk AS yang lebih tua, disebabkan oleh tata letak dek penerbangannya.

    Sementara China sedang mengerjakan kapal induk berikutnya, yang diperkirakan menggunakan teknologi EMALS yang sama, serta bertenaga nuklir. Patut dicatat, nama kapal induk terbaru itu, Fujian, sama dengan nama provinsi China yang paling dekat dengan Taiwan.

  • Sengketa di Laut Cina Selatan Memanas: Filipina dan China Saling Tuduh

    Sengketa di Laut Cina Selatan Memanas: Filipina dan China Saling Tuduh

    Filipina menuduh Penjaga Pantai China melakukan tindakan ilegal di Laut Cina Selatan. Komentar itu muncul sehari setelah kapal-kapal China dilaporkan menembakkan meriam air ke kapal-kapal Filipina di dekat Beting Scarborough yang disengketakan.

    “Ini tentang akal sehat! Mereka menembakkan meriam air baik dari belakang maupun depan, dan bermanuver di sekitar kapal. Tidak dapat dihindari kapal-kapal tersebut akan saling bertabrakan. Tetapi sekali lagi, itu tidak disengaja. Itu sebenarnya kebohongan China. Sekali lagi, mereka menyembunyikan aktivitas ilegal dan intimidasi mereka di Beting Scarborough, dengan memaksa, mengancam, dan melakukan prilaku ilegal yang cukup normal bagi pemerintah China.”

    Seorang jubir penjaga pantai China berkata hal itu terjadi pada hari Selasa, melibatkan lebih dari 10 kapal Filipina. Ia menuduh kapal-kapal itu menyeberang ke perairan China. Namun penjaga pantai Filipina berkata pihaknya sedang dalam perjalanan untuk memasok persediaan ke lebih dari 35 kapal nelayan Filipina disana.

    China mengklaim hampir seluruh Laut Cina Selatan, tetapi arbitrase internasional tahun 2016 memutuskan klaim tersebut tidak sah. Beijing telah menolak keputusan tersebut.

  • Menteri Pertahanan A.S. Berjanji Hadapi Pengaruh China di Asia

    Menteri Pertahanan A.S. Berjanji Hadapi Pengaruh China di Asia

    Menteri Pertahanan Pete Hegseth bertemu para pemimpin pertahanan Asia Tenggara di Singapura hari Jumat. Ia berjanji mencegah agresi PKC dan memperkuat pertahanan keamanan regional.

    [Pete Hegseth, Menteri Pertahanan A.S.]:

    ”AS berkomitmen untuk bekerja sama dengan sekutu dan mitra kami mencegah agresi Partai Komunis China di Indo-Pasifik. Ini khususnya untuk membangun kembali pencegahan melalui kekuatan. Berdiri bahu-membahu dengan Anda sekalian, kami akan bersatu melawan mereka yang mengancam Indo-Pasifik yang bebas dan terbuka.”

    Hegseth dan Presiden Prancis Emanuel Macron termasuk di antara para pemimpin dunia, diplomat, dan pejabat tinggi pertahanan di Singapura akhir pekan ini. Mereka menghadiri forum petahanan keamanan yang berfokus pada meluasnya pengaruh China, dampak global perang Rusia terhadap Ukraina, dan maraknya konflik di Asia.