Wisata

Brooklyn Bridge, Penghubung Kota dan Hati…

Jembatan Brooklyn, New York (Image: Pexels/Pixabay)

Satu jembatan cantik yang jangan dilewatkan saat berkunjung ke New York, adalah jembatan dengan panjang sekitar 1825 meter yang menjembatani Sungai East serta menghubungkan pusat keuangan Manhattan dengan Brooklyn. Itulah Brooklyn Bridge, jembatan suspensi dengan rangkaian kabel baja, dan merupakan salah satu jembatan tertua di Amerika Serikat.

Terkait penggunaan rangkaian kabel baja dari menara ke dek, konon bertujuan agar jembatan tersebut lebih stabil di tengah terpaan angin.

Brooklyn Bridge (Image: Caroline MM/NTD Indonesia)
Brooklyn Bridge (Image: Caroline MM/NTD Indonesia)

Selain beberapa jalur untuk mobil, jembatan ini memiliki jalur khusus untuk sepeda dan ribuan pejalan kaki yang setiap harinya berkunjung. Pengunjung juga amat beragam, dari kaum manula berkursi roda, orang-orang yang berjogging, bersepeda gowes, mendorong kereta bayi, bahkan ada pula yang membawa ular hidup yang dikalungkan di leher.

Bagian atas jembatan tersebut (area pejalan kaki) terbuat dari kayu yang kokoh dan tidak rapuh meski sudah berusia cukup tua (jembatan selesai dibangun pada 1883), dan petugas polisi bersenjata di dalam kendaraan – mengamati para pengunjung yang mayoritas adalah turis. Hal ini penting untuk memberikan rasa aman bagi pengunjung.

Akses ke jembatan ini adalah gratis. Kita hanya perlu luangkan waktu setidaknya satu jam, bila ingin berjalan kaki menyusuri jembatan ini, menikmati pemandangan ke sekitarnya: pencakar langit di Manhattan, Jembatan Williamsburg, Sungai East beserta kapal yang melintas, dan di hari yang cerah Patung Liberty juga akan terlihat di kejauhan. Banyak pengunjung yang datang menjelang matahari terbenam, dan tentunya jembatan juga terlihat indah di malam hari, saat lampu-lampu telah menerangi setiap sudut kota New York. (ntdindonesia/caroline mm/kn)