Wisata

Mont Saint Michel, Biara Menawan di Tepi Lautan Atlantik

Mont St Michel (Image: Mia Wijaya/NTD Indonesia)

Legenda mengisahkan – suatu hari di awal abad kedelapan, Malaikat Michael menampakkan diri di hadapan Uskup Avranches, menitahkan sang uskup untuk membangun sebuah gereja di atas pulau karang di Normandia, barat laut Perancis. Pilihan Malaikat Agung pastinya tidaklah salah, dikelilingi oleh deru ombak Lautan Atlantik, Mont Saint Michel adalah pulau kecil yang indah, ideal dan cukup terisolasi bagi para biarawan untuk merenung dan terus merenung menuju pencerahan.

Pagi itu, kami berdua – masih setengah mengantuk – sudah harus sarapan di hotel, kemudian bergegas mengejar kereta pertama dari stasiun Paris Montparnasse ke Rennes. Awan kota Paris saat itu masih gelap. Sekitar satu setengah jam kemudian kami pun tiba di kota Rennes yang cantik, dan lanjut dengan shuttle bus ke Mont Saint Michel, maka tibalah kami di biara yang oleh UNESCO telah dideklarasikan sebagai Situs Warisan Dunia.

Dalam perjalanan sejarahnya, selain menjadi salah satu tempat ziarah utama di Eropa, karena letaknya yang saat air pasang terisolasi dari daratan, kompleks biara itu pernah dijadikan penjara, juga pernah dijadikan benteng pertahanan.

Turun dari bus, kami pun berjalan menuju lokasi. Reaksi pertama ketika melihat kompleks bangunan mirip kastil di atas pulau kecil tersebut dari kejauhan: Wahh! Kami tanpa terasa berdecak kagum, teman perjalanan yang juga seorang vlogger pun mulai syuting dan sibuk beraksi serta berkomentar. Diseling sentuhan angin yang menerpa dari sisi laut, membuat kami berdua sangat bersemangat.

Tangga demi tangga menuju ke puncak, Mont Saint Michel (Image: Mia Wijaya/NTD Indonesia)

Atmosfer keseluruhan sangatlah indah dan megah, saya sempat terbayang akan para peziarah di zaman dulu yang datang kemari, menapaki tangga demi tangga menuju tempat tertinggi di pulau tersebut, untuk bersyukur kepada Tuhan.

Biara Mont Saint Michel (Image: Mia Wijaya/NTD Indonesia)

Kami meluangkan waktu yang cukup mengelilingi kompleks tersebut, perlahan tapi pasti terus naik, setiap tingkatan memaparkan pemandangan dan pesona yang berbeda. Pemandangan dari gereja tua dan makam di dekatnya juga menawan. Dan yang paling banyak dikunjungi para wisatawan tentu saja biara itu sendiri, yang terletak di puncak pulau karang tersebut.

Satu sudut di dalam kompleks Mont Saint Michel (Image: Mia Wijaya/NTD Indonesia)

Bagi yang ingin istirahat sambil makan siang, di dalam kompleks itu sendiri ada banyak pilihan restoran dan crêperie, tetapi harganya tentu saja harga turis. Selain itu banyak pula toko suvenir, membeli oleh-oleh sekaligus mengakhiri kunjungan kami.

Sore itu kami pun kembali pulang ke Paris, ketika tiba langit Paris kembali sudah gelap, dan perut pun sudah menuntut untuk diisi kembali. Meski agak lelah tetapi kami berdua senang. Mont Saint Michel adalah tempat wisata yang cantik dan wajib dikunjungi saat anda berada di Paris atau Normandia, tetapi jangan lupa kenakan sepatu yang nyaman, karena menapaki tangga menuju ke atas cukup melelahkan. (ntdindonesia/mia wijaya/kn)