Budi Pekerti

Kebaikan Langka Sang Tunawisma

Tunawisma tua (kanan) tidak mengambil uang yang bukan miliknya. (GoFundMe)
Tunawisma tua (kanan) tidak mengambil uang yang bukan miliknya. (GoFundMe)

Di tengah hujan lebat, suhunya turun mendekati titik beku. Seorang tunawisma melihat sebuah mobil dengan kaca jendela terbuka dan di dalamnya ada sejumlah besar uang tunai. Ia memutuskan untuk menunggu di dekat mobil hingga pemiliknya kembali.

Di tengah hujan deras, seorang tunawisma mendapat berkah 

Pertengahan Desember 2017 lalu, suhu di Glasgow, Skotlandia, turun di bawah 10 derajat Celcius. Saat hujan, suhunya bisa lebih dingin.

Situs web “Epoch Times” berbahasa Inggris melaporkan bahwa James John McGeown adalah seorang pria tunawisma yang tidak hanya berkeliaran di jalanan dalam waktu lama, tetapi juga pecandu alcohol. Jika tidak minum dalam sehari, James akan gelisah, tetapi jika minum terlalu banyak, ia akan bertingkah konyol.

Di mata orang-orang yang mengenal James, ia sudah sangat tergantung pada alkohol yang menyebabkan ia kehilangan mata pencaharian sehingga harus hidup di jalanan.

Hari itu  hujan sangat deras. Orang-orang bergegas sesegera mungkin agar tidak basah kehujanan. Cuaca yang ekstrim bisa menyebabkan rasa dingin yang menggigit jika terkena air hujan.

James berkeliaran di sekitar Pengadilan Sheriff Glasgow dan tiba-tiba melihat sebuah mobil yang terparkir dengan jendela terbuka. Di dalamnya sebuah tas berisi £ 450 (sekitar 8 juta rupiah) tergeletak di atas jok mobil.

Ia sadar bahwa uang itu akan diambil oleh orang jahat. James melihat sekeliling dan mencoba menemukan pemiliknya, tetapi tidak ada seorang pun yang terlihat.

Tidak mengambil uang, pria tunawisma bertahan di tengah cuaca dingin

James khawatir mungkin pemilik mobil sangat membutuhkan uang untuk suatu keperluan, maka ia mengambil tas berikut isinya dan memasuki toko-toko di sekitar, untuk mencari pemiliknya.

James tetap tidak menemukan si pemilik mobil, hingga akhirnya ia memutuskan untuk menunggu di samping mobil.

Di tengah hujan lebat, James yang kedinginan masih bersikeras menunggu.

Setelah dua setengah jam menunggu, James tak kuasa lagi menahan dingin, sehingga ia memutuskan untuk membawa tas tersebut ke sebuah kantor pengacara yang tak jauh lokasinya.

Untuk memastikan bahwa uang itu dapat dikembalikan ke tangan pemilik sesegera mungkin, staf kantor pengacara segera menghubungi polisi dan meminta polisi untuk membantu menemukan pemiliknya.

Pemilik mobil akhirnya muncul, tunawisma mengembalikan uang itu kepadanya

Setelah beberapa waktu, akhirnya si pemilik mobil bernama John McMonagle kembali bersama rekannya. Polisi kemudian menceritakan kronologi padanya dan menyerahkan tas yang tertinggal di dalam mobil dengan kondisi jendela terbuka.

Setelah memeriksa tasnya, John merasa tersentuh, karena satu pun tidak ada yang hilang.

“Dia (James) berdiri di tengah hujan selama dua setengah jam untuk memastikan tidak ada yang memasuki mobil saya.” ujar John, “Dia mengambil tas dan berusaha mencari kartu identitas.”

James tidak melihatnya sebagai kesempatan untuk mengambil uang itu, tetapi malah berusaha untuk menemukan siapa pemiliknya.

Pemilik mobil membagikan kisahnya, para netizen beramai ramai memberikan bantuan

John bersama rekannya Alyshia Orford tersentuh atas kebaikan yang dilakukan pria tunawisma itu sehingga ia melakukan aksi galang dana melalui situs GoFundMe untuk mengumpulkan uang bagi James dan komunitas tunawisma di Glasgow dan Clydebank.

Melalui upaya John dan Alyssa, donasi awal terkumpul sebesar £ 5,000 (92 juta rupiah) dan seluruhnya diberikan kepada James, aksi galang dana berikutnya, 10% dari donasi diberikan kepada James, dan sisanya 90% diberikan kepada The Street Friends Association untuk membantu para tuna wisma di Glasgow dan Clyde Bank.

Selain uang, banyak netizen yang terharu dan berterima kasih kepada James atas kebaikannya. (epochtimes/agl/car)