Budi Pekerti

Tetaplah Gigih Maju

Kegigihan (©freepik)
Kegigihan (©freepik)

Definisi kamus mengenai kegigihan memberi tahu kita bahwa itu adalah upaya berkelanjutan; untuk melakukan atau mencapai sesuatu meskipun ditengah kesulitan, kegagalan, atau pertentangan; tindakan atau kondisi atau sebuah contoh kesungguhan hati; ketabahan.

Kegigihan. Ini bukanlah sesuatu yang benar-benar diajarkan kepada Anda, dan terkadang Anda bahkan tidak yakin apakah Anda memilikinya – sampai Anda terpaksa mengerahkan diri sekuat tenaga dan menemukannya.

Bagi saya, salah satu masa dimana saya perlu untuk mengerahkan diri sekuat tenaga adalah selama koas atau pelatihan awal menjadi praktisi medis. Sebelum memulai sekolah kedokteran, saya tahu itu akan sulit, tetapi saya sama sekali tidak menyadari seberat itu. Diantara koas, internship, dan residensi, saya menanggung penderitaan yang sebelumnya pasti akan saya katakan tidak bisa.

Koas membutuhkan pengorbanan waktu bersama keluarga, bertugas selama hari-hari yang panjang dan sampai larut malam – dan bahkan malam-malam tanpa tidur sama sekali. Perlu belajar dan menghafal sejumlah besar informasi dengan otak yang kurang tidur, bekerja sambil menderita sakit agar tidak membebani orang lain, dipermalukan dan diteriaki oleh para staff dan petugas rumah sakit, dan kena omel oleh pasien “orang yang tidak kita duga.”

Koas di pusat kota Philadelphia yang kasus pembunuhan, penikaman, perampokan, dan overdosis obatnya tinggi adalah sangat menantang. Bahkan ada pemboman di 7-Eleven di ujung jalan. Satuan keamanan sering dipanggil untuk menangani pasien yang agresif, atau mengantar kami ke mobil kami ketika giliran kerja kami selesai.

Hampir setiap hari selama masa magang di rumah sakit, saya teramat sibuk bahkan untuk beristirahat dua menit di toilet, apalagi berhenti untuk makan atau minum. Saya harus belajar cara menyuntik, memeriksa dengan seksama pasien di siang hari, sementara di malam hari, saya harus belajar, hanya bersama dengan satu orang intern lain yang sama takutnya, bagaimana mengelola satu lantai yang penuh dengan pasien yang sakit. Program saya dikenal sebagai program yang ketat, dan ini adalah bagian dari “dilemparkan ke dalam api”, begitu mereka menyebutnya.

Saat menjalani semuanya, ada saat-saat ketika saya mempertanyakan apakah saya bisa berhasil. Tapi saya tidak membiarkan diri saya terlalu memikirkannya. Saya hanya melakukan apa yang harus saya lakukan.

Melihat ke belakang, saya bahkan tidak yakin bagaimana saya melakukannya. Yang penting, entah bagaimana saya telah melakukannya. Saya tidak menganggap ini disebabkan oleh kecerdasan atau kepintaran akademis atau talenta khusus apa pun. Saya menilai ini disebabkan oleh kegigihan.

Apa saja yang Bukan Kegigihan

Psikolog Angela Duckworth, profesor di Universitas Pennsylvania dan penulis Grit: The Power of Passion and Perseverance, menyamakan kegigihan dengan ketabahan. Ketabahan, katanya, adalah “semangat dan kegigihan untuk mencapai tujuan jangka panjang”.

Pertama-tama mari kita pertimbangkan kegigihan, atau ketabahan. Menurutnya, ketabahan bukanlah bakat. Ketabahan bukanlah keberuntungan. Ketabahan bukanlah seberapa kuat anda menginginkan sesuatu. Bukan juga tidak takut gagal atau ditolak. Ia tidak dapat dihentikan oleh ketidakpastian atau apa yang tidak Anda ketahui, dan tidak terhalang oleh kesulitan.

Bertahanlah! Kegagalan adalah hal yang segera berlalu bagi mereka yang bangkit dan mencoba lagi. (Gambar: pixabay CC0 1.0)

Apakah kegigihan itu

Dikatakan bahwa kegigihan adalah salah satu sifat terbaik yang dapat dimiliki seseorang.

Faktanya, agama memuji kebajikan tersebut. Alkitab berkata, ”Dan bukan hanya itu saja, tetapi kita bangga bahwa dalam kesengsaraan kita, kita tahu, bahwa kesengsaraan itu menimbulkan ketekunan; dan ketekunan menimbulkan tahan uji dan tahan uji menimbulkan pengharapan ”(Roma 5: 3-4), sementara Buddha menyatakan:“ Ketekunan adalah salah satu bentuk kedisiplinan yang paling sulit, tetapi kepada yang bertahanlah kemenangan akhir akan datang.”

Kegigihan, atau ketabahan, menyiratkan ketangguhan tertentu, ketangguhan mental, dan kemampuan untuk menderita dan menanggung kesulitan yang paling sulit. Itu adalah kemampuan untuk bangkit, memaafkan kesalahan masa lalu dan bergerak maju, serta menemukan jalan ke depan, terlepas dari apa yang mungkin dikatakan para penentang, dan bahkan apa yang mungkin dikatakan oleh pikiran kita sendiri.

“Kegigihan adalah tetap yakin dalam menghadapi ketidakpastian dan rintangan yang tampaknya tidak dapat diatasi.”

Kegigihan adalah tetap yakin dalam menghadapi ketidakpastian dan rintangan yang tampaknya tidak dapat diatasi. Itu adalah keyakinan yang terkadang berlawanan dengan logika – sebuah pelajaran yang diajarkan Jedi Master Yoda kepada Luke Skywalker muda dalam film ikonik Star Wars The Empire Strikes Back.

Untuk mendemonstrasikan kesalahan dalam pemikiran Luke, Yoda secara telekinetis mengangkat pesawat luar angkasa Luke dari rawa yang keruh. Luke, yang percaya bahwa pesawatnya telah kehilangan harapan untuk bisa diangkat, berseru: “Saya tidak percaya!”

 “Itulah mengapa kamu gagal,” jawab Yoda.

Kegigihan Baik untuk Kesehatan Anda

Kegigihan tidak hanya membantu Anda mencapai tujuan, tetapi juga meningkatkan kesehatan Anda. Sebuah studi yang diterbitkan dalam Journal of Abnormal Psychology, yang diikuti ribuan orang Amerika selama periode 18 tahun, menemukan bahwa mereka yang memiliki tingkat kegigihan dan optimisme yang lebih tinggi memiliki lebih sedikit depresi dan kecemasan daripada rekan-rekan mereka.

Nur Hani Zainal, penulis utama studi tersebut, mengatakan kepada Science Daily: “Kegigihan menumbuhkan motivasi mencapai tujuan yang dapat menciptakan kemampuan memulihkan diri atau menurunkan tingkat gangguan depresi mayor, gangguan kecemasan umum, dan gangguan panik.

 “Temuan kami menunjukkan bahwa orang dapat meningkatkan kesehatan mental mereka dengan meningkatkan atau mempertahankan tingkat keuletan, ketahanan, dan optimisme yang tinggi.”

Kegigihan juga dapat membantu Anda bertahan pada rutinitas yang sehat, seperti makan makanan yang baik atau berolahraga. Dan meskipun mereka yang sudah bertekad mungkin akan keluar jalur, mereka dapat bangkit dan kembali lagi.

Orang yang sudah bertekad juga mungkin lebih bisa melewati rasa sakit atau ujian masalah kesehatan lain dan tetap mencapai tujuan mereka.

Mendapatkan Inspirasi dari Orang Lain

Kita mempelajari keterampilan tentang kegigihan dengan mempraktikkannya dan dengan melihat orang lain memperlihatkan perilaku yang teguh.

Faktanya, cara terbaik untuk menanamkan kegigihan pada anak-anak kita mungkin dengan mencontohkannya sendiri. Sebuah studi di Science yang mengamati bayi berusia 15 bulan menemukan bahwa “hanya dengan melihat dua contoh orang dewasa yang bekerja keras untuk mencapai tujuannya dapat membuat bayi bekerja lebih keras mempelajari pengetahuan baru dibandingkan bayi yang melihat orang dewasa berhasil dengan mudah”.

Anda tidak hanya dapat mendapatkan inspirasi untuk gigih dari pengamatan langsung, tetapi Anda juga dapat mendapatkannya dari cerita orang lain.

Misalnya, Henry Ford mengalami beberapa kali percobaan bisnis yang gagal, mengakibatkan lima kebangkrutan, sebelum akhirnya menemukan kesuksesan dengan Ford Motor Company, sementara Thomas Edison gagal lebih dari 10.000 kali sebelum akhirnya menemukan bola lampu.

Tentu saja, dalam pandangan Edison, dia tidak gagal 10.000 kali, melainkan membuktikan 10.000 cara penemuannya tidak akan berhasil, sebelum akhirnya menemukan yang berhasil. Dia memandang banyak usahanya sebagai batu loncatan, pepatah terkenal mengatakan: “Banyak dari kegagalan dalam hidup adalah orang yang tidak menyadari seberapa dekat mereka dengan kesuksesan ketika mereka menyerah.”

Presiden Abraham Lincoln menunjukkan kegigihan yang tak tergoyahkan selama masa hidupnya, kalah dalam pemilu delapan kali sebelum menjadi presiden Amerika Serikat. Tokoh alkitab Ayub yang berubah dari hidup dalam kemakmuran menjadi mengalami penderitaan yang tak terbayangkan, yang ia tanggung hanya berkat iman dan ketekunannya yang tak tergoyahkan. Dan baru-baru ini saya menulis artikel tentang teman keluarga Larry Cluff, yang telah menunjukkan tekad yang luar biasa dalam menghadapi kanker otak.

Presiden pertama kami, George Washington, dikenal karena keberaniannya yang luar biasa dan tekadnya yang kuat untuk mengusahakan agar American experiment berhasil. Perang Revolusi ditandai dengan rintangan di dalam dan di luar medan perang, tetapi upayanya yang tak kenal lelah untuk melatih dan memimpin Tentara Kontinental membuahkan kesuksesan mengalahkan apa yang umumnya di anggap sebagai kekuatan superior Inggris Raya.

Bahkan alam menawarkan pelajaran tentang kegigihan, apakah itu tetesan air kaya mineral selama berabad-abad sehingga membentuk stalagmit dan stalaktit, munculnya tunas rumput hijau pucat setelah kebakaran hutan, atau pembentukan berlian yang lambat dari sebuah potongan batu  hanya dikarenakan oleh tekanan yang keras dalam waktu yang sangat lama.

Bahkan alam menawarkan pelajaran tentang kegigihan. (Gambar: pixabay / CC0 1.0)

Dalam kata-kata presiden ke-30 kita, Calvin Coolidge: “Tidak ada sesuatupun di dunia ini yang dapat menggantikan kegigihan… Kegigihan dan tekad saja memiliki kekuatan yang tak terbatas. Slogan ‘gigih maju’ telah dan akan selalu memecahkan masalah-masalah umat manusia.”

 “Tidak ada sesuatupun di dunia ini yang dapat menggantikan kegigihan. … Kegigihan dan tekad saja memiliki kekuatan yang tak terbatas. Slogan “gigih maju” telah dan akan selalu memecahkan masalah-masalah umat manusia.”

Menerapkan Kegigihan

Kegigihan membuat kita menjadi lebih kuat. Saat Anda gigih, Anda mengembangkan kapasitas untuk menghadapi dan memikul tantangan dalam hidup. Seperti semua hal, semakin sering Anda melakukannya, semakin bagus hasilnya.

Cara Memperkuat Kegigihan

Pertama, Anda perlu mengetahui nilai utama Anda. Dengan memiliki kompas moral yang kuat, yang terdiri dari kejujuran, integritas, dan perilaku etis, Anda akan dipenuhi dengan keyakinan yang dibutuhkan untuk memperkuat kegigihan dalam menghadapi kesulitan. Ketika titik awal Anda tepat, Anda dapat mengembangkan tekad tanpa kompromi dan kemampuan untuk melihat gambaran besarnya dengan lebih baik, selalu mengingatkan diri sendiri tentang hal yang paling penting.

Selanjutnya, ambil tindakan, meskipun itu hanya langkah kecil. Anda kemudian dapat menggunakan kemenangan kecil serta kesuksesan masa lalu untuk memperkuat tekad Anda.

Penting juga untuk tidak terlalu banyak berpikir. Saya tahu saya terkadang menderita “kelumpuhan analisis”, sesuatu yang dapat membuat pikiran Anda mengalahkan Anda. Ingat, Anda tidak harus mempercayai semua yang Anda pikirkan. Jika pikiran Anda tidak sejalan dengan keinginan Anda, Anda harus berusaha menghilangkan dan menggantinya.

Menjadi konsisten dan menjaga jadwal juga membantu, daripada melakukan sesuatu hanya ketika Anda merasa termotivasi. Ini membutuhkan pengendalian diri dan melawan godaan terlepas dari apa yang Anda pikir Anda inginkan saat ini.

Anda juga harus menghadapi ketakutan Anda dan melewatinya. Sedangkan naluri pertama Anda mungkin untuk melarikan diri, bagaimana Anda akan pernah belajar mengatasi rasa takut jika Anda berusaha menghindarinya? Tetap optimis dalam menghadapi ketakutan dan kesulitan, sambil belajar dari hal negatif dan berusaha meningkatkan diri sendiri, juga penting. Di sinilah refleksi diri menjadi sangat penting.

Satu hal yang tidak boleh Anda lakukan adalah terjebak dalam keputusasaan. Anda harus mengelola frustrasi dan kekhawatiran Anda, dan mengendalikan pikiran dan tindakan Anda. Anda juga harus bertanggung jawab atas tindakan Anda; jika tidak, Anda akan merasa terpisah daripada benar-benar terlibat didalamnya, membuat kegigihan menjadi hal yang mustahil.

Refleksi Balik dan Melihat ke Depan

Meskipun saya tidak menyadarinya pada saat itu, kesulitan saya tidak hanya mengajari saya cara untuk gigih, tetapi juga bahwa saya bisa gigih. Sesulit apapun, saya bersyukur atas pelajaran yang saya dapatkan. Kesulitan saya telah menempa saya, menguatkan saya, dan membantu membentuk saya menjadi orang yang lebih baik.

Saya mendapatkan inspirasi dari para pendiri bangsa kita yang hebat, yang menanggung kesulitan luar biasa dan menunjukkan kegigihan yang luar biasa. Mereka memegang keyakinan yang tak tergoyahkan dalam tujuan mereka – karena tujuan mereka tidak hanya didasarkan pada keyakinan moral yang kuat, tetapi keyakinan yang dipegang teguh di negara kita dan, yang lebih penting, Pencipta kita.

Semoga Anda menunjukkan keberanian yang sama dan tekad yang teguh untuk melakukan apa yang benar dan bertahan bahkan ketika kita pikir Anda tidak bisa. Semoga Anda tidak pernah kehilangan harapan – bahkan dalam menghadapi kesulitan yang luar biasa.

Saat Anda memasuki tahun baru dan merenungkan di mana Anda ingin meningkat, menjadikan kegigihan sebagai bagian rutin dari hidup Anda juga  akan bermanfaat bagi kita, dan menghasilkan.

Mari kita akhiri dengan beberapa inspirasi dari cuplikan puisi Rudyard Kipling yang kaya arti, berjudul: “Jika” :

Jika kau dapat menguatkan hati dan syaraf dan uratmu
Untuk menyiapkan giliranmu setelah kepergian mereka
Dan tetaplah bertahan saat tiada lagi yang tersisa padamu
Kecuali Kehendak yang berkata: Bertahanlah!’

Itulah kegigihan. (visiontimes/th/ch)

Lebih banyak artikel Budi Pekerti, silahkan klik di sini. Video, silahkan klik di sini.

VIDEO REKOMENDASI

slot gacor