Budi Pekerti

Kerugian Petani dan Burung di Ladangnya – Hukum Alam

Burung di ladang
Burung di ladang. (Canva Pro)

Ada sebuah ladang di tepi sungai milik seorang petani. Di seberang sungai ada pohon tempat banyak burung hidup.

Setiap tahun, si petani akan menabur padi di ladangnya dan burung-burung dari seberang sungai akan datang dan memakan padi dari ladangnya, yang mengakibatkan penurunan hasil panen si petani.

Terganggu oleh burung-burung yang memakan padinya, petani membuat rencana untuk menangkap mereka.

Suatu hari, si petani menyiapkan jaring dan menyebarkan benih padi di atas jaring tersebut. Saat burung-burung datang dan mencoba memakan padi yang disebarkan di atas jaring, burung-burung itu kemudian terperangkap di jaring. Segera saja, semua burung yang datang terperangkap.

Si petani merasa berhasil, dia segera membawa semua burung yang telah dia tangkap, menjauh dari ladangnya, ke dalam hutan belantara, dan meninggalkan mereka semua di hutan.

Dia merasa senang telah berhasil mengusir semua burung itu, dan merasa bahwa sekarang tidak akan ada lagi yang akan merusak ladangnya.

Tetapi malang, yang terjadi malah sebaliknya, hatinya hancur ketika dia melihat hasil panennya.

Semua tanamannya telah hancur oleh serangga, bahkan kerusakannya lebih parah dari sebelumnya.

Dia tidak mengerti mengapa begini. Sambil menangis, dia pergi menemui seorang petani tua yang berpengalaman di desanya, dan mulai menceritakan masalahnya serta meminta nasehat si petani tua.

Petani tua itu tertawa dan berkata, “Kamu sendiri yang menyebabkan masalah ini. Kamu telah menyingkirkan para pelindung ladangmu, sekarang siapa yang akan melindungi ladangmu dari serangga?”

Petani itu berkata, “Saya tidak mengerti apa yang kamu katakan.”

Petani tua itu menjelaskan kepadanya, “Burung-burung yang kamu kirim jauh-jauh dari ladangmu, hanya memakan benih padimu saat disebarkan.

Sementara setiap hari, mereka akan memakan serangga-serangga yang ada di sana.

Burung-burung itu justru adalah predator alami bagi para serangga, merekalah pelindung alami tanamanmu dari serangga.

Dengan menyingkirkan burung-burung dari ladang, kamu telah merusak hukum alam, yang kemudian menyebabkan kerusakan yang lebih parah.”

Petani itu menyesali kebodohannya. Kini dia hanya bisa berharap agar ada burung-burung yang bersarang lagi di dekat ladangnya. (inspirasibambu/an)

Lebih banyak artikel Budi Pekerti, silahkan klik di sini. Video, silahkan klik di sini

Saksikan Shen Yun via streaming di Shen Yun Creations

VIDEO REKOMENDASI

slot gacor