Presiden Trump mengkritik China karena melanggar kesepakatan dagang dengan AS setelah Trump menurunkan tarif 145% pada China. Trump berkata ia ingin membantu China secara ekonomi, tetapi rezim PKC telah melanggar sebagian besar kesepakatan itu. Hari ini Trump dan Perwakilan Dagang AS Jameson Greer berbicara mengenainya.
[Presiden Trump]:
“Mereka melanggar sebagian besar kesepakatan yang kita buat, padahal itu bagus buat mereka. Saya membantu mereka karena kesulitan seperti sejumlah besar bisnis berhenti beroperasi. Namun saya yakin akan bicara dengan Presiden Xi dan mudah-mudahan kita akan menyelesaikannya. Tapi ya, ada pelanggaran.”
[Jamieson Greer, Prewakilan Dagang AS]:
“Kami telah melakukan upaya besar di Jenewa demi mengakomodasi China, tapi selalu berakhir seperti ini. Walau AS dan negara Barat lain berusaha mengakomodasi China. Kami punya pasar bebas, dan berkali kali kami melihat China datang dan tidak mematuhi perjanjian mereka.”
Tiga minggu lalu, AS dan China sepakat untuk menurunkan tarif selama 90 hari sejak kedua pihak memulai negosiasi di Jenewa. Trump dalam sebuah postingan hari ini mengatakan bahwa ia melakukannya untuk membebaskan China dari bencana ekonomi yang serius dan kericuhan sosial.
Pemerintah menunjuk pada sejarah China dalam melanggar perjanjian perdagangan dan gagal mengekang ekspor fentanil meskipun sebelumnya telah disepakati.
Menteri Keuangan AS Scott Bessent berkata pembicaraan dagang dengan China saat ini telah terhenti dan perlu dialog antara Trump dan Xi untuk kedepannya.
