Presiden Donald Trump berkata AS hampir selesai membuat kesepakatan dagang dengan negara-negara yang belum rampung bernegosiasi. Tarif yang lebih tinggi dapat mulai berlaku 1 Agustus. Trump mengonfirmasi sedikitnya 15 surat peringatan peningkatan tarif akan dikirim hari Senin. Hari Minggu, Trump juga memperingatkan negara-negara BRICS bersiap menghadapi tarif tambahan 10% jika terlibat dalam kebijakan anti-Amerika. Para pemimpin BRICS mengeluarkan pernyataan bersama yang tampaknya mengkritik kebijakan tarif Trump. BRICS adalah blok ekonomi yang terdiri dari beberapa negara berkembang terkuat dunia, termasuk China, yang mendorong alternatif untuk dolar AS. Berikut informasi selengkapnya.
Trump berkata sebagian besar negara akan menyelesaikan kesepakatan pada 9 Juli, dan akan mulai mengirim surat pemberitahuan tarif mulai hari Senin. Ia juga akan meluncurkan kebijakan baru, berkata negara-negara yang beraliansi dengan kelompok BRICS yang didirikan oleh Brazil, Rusia, India dan China akan dikenai pungutan tambahan sebesar 10%.
Belum jelas bagaimana hal itu akan memengaruhi pembicaraan yang sedang berlangsung, sebab baru-baru ini Trump menyebut India sebagai salah satu negara yang akan mendapat kesepakatan.
Beberapa jam setelah peringatan kenaikan tarif Trump, kemenlu China berkata BRICS tidak menargetkan negara mana pun, termasuk Amerika Serikat. Kementerian itu juga menuduh Trump menggunakan langkah-langkah ini untuk kepentingannya. Saat ini, barang-barang China yang masuk ke AS dikenakan tarif gabungan sebesar 55%.
