Fokus

Linda Sun: Staf Gubernur New York Yang Mengkhianati A.S. Demi China

Saat Gubernur New York Kathy Hochul mempersiapkan kampanye pemilihan ulang tahun depan, mantan wakil kepala staf dan orang kepercayaannya untuk hal-hal tentang China, Linda Sun, sedang menjalani persidangan. Pemerintah AS menuduh Sun bertindak atas nama China dengan imbalan suap yang sangat besar. Jaksa penuntut berkata pesan-pesan antara Sun dan mereka yang terkait PKC menunjukkan Sun menyombongkan diri dapat mengatur jadwal gubernur Hochul untuk menguntungkan Beijing. Ia juga menyebut China sebagai rumah asalnya dalam pesannya pada konsulat China di New York.

Dalam persidangan tiga minggu Linda Sun, jaksa penuntut berusaha meyakinkan juri bahwa Sun dan suaminya memperkaya diri dengan melakukan perintah Beijing. Sun bekerja sebagai ajudan tingkat tinggi untuk gubernur Andrew Cuomo dan Gubernur Kathy Hochul.

Di bawah Hochul, Sun menjabat sebagai wakil kepala staf dan penasehat senior untuk urusan terkait Asia. Selama persidangan, pengadilan memverifikasi riwayat obrolan antara Sun dan konsulat China di New York, yang menunjukkan diplomat China berulang kali meminta Sun untuk mengatur kunjungan Gubernur Cuomo saat itu ke China dan menghadiri acara-acara China di New York. Sun menjawab bahwa Letnan Gubernur saat itu, Kathy Hochul dikutip ‘lebih patuh’ daripada Cuomo dan Sun dapat mengendalikan jadwalnya.

Pesan-pesan itu juga menunjukkan bagaimana Sun memberitahu Konjen China saat itu Huang Ping bahwa ia memaksa penulis pidato gubernur untuk menghapus bagian tentang situasi yang lemah di China.

Pemerintah AS menuduh Beijing menganiaya kelompok etnis minoritas ini dengan menggunakan kerja paksa. Dalam pesan-pesan itu, Sun menyebut China sebagai negara asalnya lebih dari sekali dan berkata ia dapat membantu negara asalnya melakukan lebih banyak hal.

Namun, tampaknya Sun berperilaku berbeda terhadap Taiwan. Bukti pengadilan, termasuk catatan digital dan kesaksian pegawai pemerintah, menunjukkan Sun menolak hampir semua permintaan pejabat Taiwan untuk bertemu dengan Gubernur New York. Ia juga memblokir undangan makan malam dari mantan Presiden Taiwan Tsai Ing-wen ke Cuomo. Beijing sangat menentang segala interaksi resmi AS-Taiwan.

Justin Yu, seorang pemimpin distrik di New York, berkata bahwa kasus Sun menunjukkan bagaimana seorang pejabat tingkat menengah dapat memengaruhi pertukaran tingkat tinggi antara Tsai dan Cuomo hanya dengan memblokir informasi.

Catatan obrolan lainnya menunjukkan seorang pengusaha China yang terkait Beijing mengarahkan Sun untuk mengatur Hochul mengunjungi China dan mengundang delegasi resmi China ke New York. Sun berhasil memenuhi banyak permintaannya. Yang lebih mengejutkan, Sun diduga memalsukan tanda tangan Hochul pada dokumen perjalanan pejabat China.

Upaya Sun tidak luput dari perhatian Beijing. Bukti pemerintah menunjukkan Sun ditunjuk menjadi ketua sebuah organisasi yang didanai Beijing. Ia juga diundang ke pertemuan tingkat tinggi yang diselenggarakan PKC di Beijing untuk apa yang disebut sebagai patriot Tionghoa perantauan.

Dalam suatu pertemuan, lebih dari 80 orang dari 45 negara berkumpul di Beijing. Ini adalah salah satu cara PKC memengaruhi para elit Tionghoa perantauan untuk memajukan agendanya sendiri di panggung global.