Kasus aktivis pro-demokrasi Hong Kong, Jimmy Lai, kembali menjadi sorotan. Presiden Trump menyatakan akan membahas langsung masalah ini dengan Xi Jinping dalam pertemuan puncak mendatang. Hal ini menambah tekanan bagi Beijing di tengah ketegangan yang sudah ada.
Trump yang akan mengunjungi China 14 hingga 15 Mei berkata sebelumnya ia telah mengangkat isu ini dalam pertemuan terdahulu dengan Xi.
Jimmy Lai, pendiri Apple Daily, divonis 20 tahun penjara pada Februari atas tuduhan kolusi dan hasutan di bawah undang-undang keamanan nasional Hong Kong yang represif.
Amnesty International menyebut keputusan itu cacat hukum dan merupakan serangan atas kebebasan pers. Pendukung Lai terus mendesak pembebasannya, sementara keluarga berharap KTT tersebut menjadi titik balik atas kasusnya.
