Fokus

AS Resmi Tutup Celah Bebas Visa yang Dimanfaatkan WN China

Departemen Keamanan Dalam Negeri AS resmi menghentikan program visa Economic Vitality and Security Travel Authorization Program (EVS-TAP) untuk Kepulauan Mariana Utara terhitung 30 Oktober. Langkah ini diambil guna menutup celah pembebasan visa yang telah lama dimanfaatkan warga negara China.

Commonwealth of the Northern Mariana Islands atau CNMI adalah sebuah negara persemakmuran di kawasan Pasifik yang memiliki pemerintahan sendiri dan merupakan bagian dari AS. Terletak berdekatan dengan Guam, CNMI berperan penting untuk fasilitas logistik militer Pasifik Barat. Kedua wilayah ini krusial bagi pertahanan AS seiring konflik AS – China khususnya  sejak Departemen Pertahanan AS merevitalisasi pangkalan udaranya di CNMI.

Masalahnya, CNMI mengizinkan warga negara China masuk tanpa memerlukan visa. Pembuat kebijakan ini berargumen hal ini krusial bagi industri pariwisata CNMI, meski faktanya wisatawan Korea mengungguli China.

Warga negara China dapat dengan mudah menggunakan EVS-TAP untuk masuk ke AS dan melakukan aktivitas ilegal, seperti birth tourism , perdagangan manusia, dan spionase. Seorang pelaku kejahatan tertangkap karena menggunakan EVS-TAP.

[Cleo Pascal, Senior Fellow Compass Point Institute] :

“Orang ini datang dengan fasilitas bebas visa, menjual sabu, memperomosikan birth tourism dan terlibat pembunuhan. Kejahatannya sama sekali tidak  terdeteksi di AS. Baru terungkap saat dia berada di Palau, dan sekarang dia di penjara..”

Warga negara China lainnya tertangkap menggunakan fasilitas bebas visa untuk melakukan aktivitas mencurigakan yakni ketika sejumlah warga China masuk melalui CNMI ke Guam. Mereka tertangkap saat mendekati area instalasi militer.

slot gacor

situs slot gacor