Budi Pekerti

6 Prinsip untuk Kehidupan yang Sukses

Negarawan Tiongkok, jenderal militer, dan sarjana Konfusianisme dari akhir Dinasti Qing, Tseng Guo-fan (1811-1872) terkenal karena mengembangkan dan mengorganisir Tentara Xiang, dan memulihkan stabilitas Kekaisaran Qing. Ia juga dianggap sebagai pejabat teladan Konfusianisme.

Diangkat sebagai gubernur jenderal provinsi Jiangsu, Anhui dan Jiangxi, Tseng mengkoordinasikan kampanye militer yang menghancurkan Pemberontakan Taiping dan merebut ibu kota mereka di Nanjing pada tahun 1864.

Dia mempelopori kebijakan berdamai dengan kekuatan Barat dan penguatan diri militer. Di bawah sponsornya, Gudang Senjata Jiangnan didirikan di Shanghai pada tahun 1865. Selain memproduksi senjata dan kapal modern pertama, bironya memainkan peran utama dalam memperkenalkan teknologi dan pemikiran Barat ke Tiongkok.

Tseng kemudian diangkat sebagai sekretaris agung, dan diangkat menjadi gubernur jenderal Provinsi Hebei.

Prestasinya dalam kehidupan telah dihormati selama beberapa generasi. Mempelajari prinsip-prinsip yang dia ikuti tidak hanya akan membantu anda memahami kehidupannya, tetapi juga memberikan wawasan tentang bagaimana meningkatkan kehidupan anda sendiri. Berikut adalah enam prinsip yang diikuti oleh Tseng Guo-fan:

1. Hindari Selalu Mengejar Keuntungan

Poin pertama mengingatkan kita untuk tidak serakah. Anda tidak harus selalu mengejar hal-hal yang menguntungkan, karena mungkin hanya bersifat sementara atau bahkan jebakan. Anda harus tetap berkepala dingin; lagipula, jika semua orang berjuang untuk hal yang sama, tidak akan ada yang cukup untuk berbagi.

2. Jangan Biarkan Kekurangan Orang Lain Menutupi Sisi Baiknya

Tidak ada yang sempurna, dan jika anda dapat selalu melihat sisi kebaikan orang lain, dunia akan menjadi tempat yang lebih baik. Anda harus selalu objektif dan adil ketika berhadapan dengan orang lain.

3. Menunjukkan Kekurangan Orang Lain Hanya Menutupi Rasa Tidak Aman Anda Sendiri

Membanggakan prestasi anda sendiri sebenarnya mengungkapkan iri hati anda terhadap orang lain. Iri hati sebenarnya menyoroti perasaan insecure (tidak aman) Anda.

4. Keuntungan Dapat Dibagi dengan Banyak Orang, Tetapi Strategi Harus Disimpan untuk Diri Anda Sendiri

Semua orang menyukai keuntungan finansial, jadi menyimpannya untuk diri sendiri hanya akan menimbulkan kebencian. Strategi, visi dan pengetahuan yang luar biasa harus dijaga kerahasiaannya.

5. Ketekunan dan Kerendahan Hati akan Membawa Anda Sukses

Bagi orang biasa, selama anda tetap rajin, kesuksesan akan mengetuk pintu anda. Tseng adalah contoh khas, karena meskipun ia tidak terlalu pintar, ia sangat rajin. Akhirnya, prestasinya dikagumi oleh banyak orang. Secara historis, Tiongkok telah menghasilkan banyak orang berbakat yang telah dihancurkan oleh kesombongan mereka sendiri. Ini menyoroti bahwa kerendahan hati adalah sifat yang sangat penting.

6. Untuk Mencapai Banyak Tujuan, Anda Membutuhkan Pengalaman dan Visi

Manusia berusaha, tetapi Tuhan yang menentukan. Jika anda mengingat hal ini dan melakukan yang terbaik, anda tahu sisanya tergantung pada Tuhan. Jadi, jika anda gagal, anda dapat yakin bahwa anda telah melakukan yang terbaik dan tidak menyesal.