Budi Pekerti

Bagaimana Pikiran Anda Mengubah Dunia Anda

Pria berpikir @Canva Pro
Pria berpikir @Canva Pro

Berapa kali anda memiliki pemikiran yang mengubah dunia anda? Pikiran kita memiliki kekuatan untuk membentuk realitas kita.

Setiap hari, anda membuat keputusan yang tak terhitung jumlahnya yang membentuk hidup anda, dan pemikiran anda memainkan peran penting dalam keputusan tersebut.

Jika Anda Dapat Belajar Mengendalikan Pikiran Anda, Anda Dapat Mengubah Dunia Anda

1. Latih kesadaran penuh (mindfulness)

Langkah pertama untuk mengubah pikiran anda adalah dengan menyadarinya. Anda tidak dapat mengubah apa yang tidak anda sadari, jadi kesadaran penuh sangat penting. Kesadaran penuh adalah praktik mengamati pikiran dan perasaan anda tanpa melakukan penilaian.

Kedengarannya mudah, tapi hal ini cukup rumit. Pikiran anda terus berpacu, dan mungkin sulit untuk jeda sejenak untuk memperhatikan apa yang anda pikirkan. Tapi dengan latihan, hal ini menjadi lebih mudah.

Mulailah dengan menyisihkan beberapa menit setiap hari untuk duduk dengan tenang dan fokus pada napas anda. Kemudian, amati pikiran yang ada dan biarkan pikiran itu pergi saat pikiran muncul di benak anda. Jangan mencoba untuk menekan pikiran anda atau menilai pikiran itu sebagai baik atau buruk. Biarkan saja dan kembalikan fokus anda kepada napas anda.

Ini mungkin tampak seperti latihan yang tidak ada gunanya, tetapi cara ini cukup ampuh. Kesadaran penuh membantu anda mendapatkan kendali atas pemikiran anda dengan mengajari pikiran anda untuk mengamati tanpa penilaian. Begitu anda bisa melakukannya, anda bisa mulai mengubah pikiran yang menghambat anda.

2. Kenali Pikiran Negatif

Langkah selanjutnya adalah mengenali pikiran negatif yang menghambat anda. Ini mungkin tentang hal-hal yang membuat anda merasa cemas, stres atau tidak layak, atau berpikiran buruk terhadap orang lain. Pikiran ini mungkin percaya bahwa anda tidak cukup baik atau bahwa anda tidak akan pernah mencapai tujuan anda. Apa pun itu, luangkan waktu untuk menuliskannya.

Setelah anda memiliki daftar pikiran negatif anda, lihat lebih teliti satu per satu. Apakah daftar itu berdasarkan fakta atau emosi? Apakah daftar itu membantu atau berbahaya? Jika daftar tersebut didasarkan pada emosi, cobalah untuk mengenali perasaan yang mendasarinya. Misalnya, jika anda berpikir: “Saya tidak cukup baik”, anda mungkin merasa tidak aman atau ragu.

Setelah anda memahami dari mana pikiran negatif anda berasal, anda dapat mulai menelitinya. Apakah hal itu benar? Apakah hal itu membantu anda? Jika tidak, mungkin sudah waktunya untuk membuangnya.

3. Uji Pikiran Negatif Anda

Sekarang setelah anda mengenali pikiran negatif anda, inilah saatnya untuk mengujinya. Untuk setiap pikiran negatif, tanyakan pada diri anda:

  • Apakah pemikiran ini bermanfaat atau berbahaya?
  • Apakah berdasarkan fakta atau emosi?
  • Bukti apa yang saya miliki untuk mendukung atau menentang pemikiran ini?
  • Bisakah saya melihat situasi ini dengan cara yang berbeda?

Misalnya, katakanlah anda memiliki pemikiran: “Saya tidak cukup baik”. Anda dapat menguji pemikiran itu dengan bertanya pada diri sendiri apakah itu bermanfaat atau berbahaya. Jika hal itu tidak sehat, anda mungkin ingin melepaskannya. Jika praktis, anda mungkin ingin menjelajahi dari mana pikiran itu berasal.

Apakah berdasarkan fakta atau emosi? Dalam hal ini, kemungkinan didasarkan pada emosi. Apa bukti yang anda miliki untuk mendukung atau menentang pemikiran ini? Jika anda memiliki bukti yang bertentangan dengan pemikiran ini, anda mungkin ingin mempertimbangkannya kembali. Bisakah anda melihat situasi ini dengan cara yang berbeda? Misalnya, mungkin anda cukup baik tetapi anda hanya merasa tidak aman.

Menguji pemikiran negatif anda bisa jadi sulit, tetapi ini merupakan langkah penting dalam mengubah pola berpikir anda. Ini membantu anda mengenali pikiran yang menghambat anda dan mempertanyakan apakah pemikiran itu benar atau tidak.

4. Ganti Pikiran Negatif dengan yang Positif

Setelah anda menguji pikiran negatif anda, inilah saatnya untuk menggantinya dengan yang positif. Ini tidak berarti bahwa anda harus selalu optimis. Ini hanya berarti bahwa anda harus fokus pada pemikiran yang membantu dan memberdayakan.

Untuk setiap pikiran negatif, tanyakan pada diri anda:

  • Apa pemikiran yang lebih positif atau membantu?
  • Bagaimana saya dapat membingkai ulang situasi ini dengan cara yang lebih positif?
  • Apa yang bisa saya pelajari dari pengalaman ini?
  • Apa saja hal yang saya syukuri dalam hidup saya?

Dengan mengganti pikiran negatif anda dengan yang positif, anda dapat mengubah pola pikir anda. Seiring waktu, pemikiran baru ini akan menjadi lebih otomatis dan membantu anda merasa lebih baik tentang diri sendiri dan hidup anda.

5. Berlatih bersyukur

Salah satu cara terbaik untuk mengubah pola pikir anda adalah dengan melatih rasa syukur. Ketika anda fokus pada hal-hal yang anda syukuri, maka lebih mudah untuk melepaskan pikiran negatif yang menghambat anda.

Cobalah untuk meluangkan waktu setiap hari untuk memikirkan apa yang anda syukuri. Anda mungkin ingin menuliskannya dalam jurnal atau membagikannya dengan teman atau anggota keluarga. Saat anda mempraktikkan rasa syukur, anda akan melihat dunia secara berbeda, dan pemikiran negatif anda akan menjadi kurang otomatis.

Kesimpulan

Pemikiran anda memainkan peran yang menentukan dalam hidup anda. Pikiran dapat menghambat anda atau mengangkat anda. Pikiran dapat membuat anda merasa baik atau buruk tentang diri sendiri. Pikiran bahkan dapat mengubah cara anda melihat dunia.

Jika anda terjebak dalam pola pikiran negatif yang berulang, mungkin inilah saatnya untuk memecahkan pola ini. Dengan mengenali pikiran negatif anda, mengujinya, dan menggantinya dengan yang positif, anda dapat mulai mengubah pola berpikir anda.

Seiring waktu, cara berpikir baru ini akan menjadi lebih otomatis dan anda akan merasa lebih baik tentang diri anda dan hidup anda.(nspirement)

Lebih banyak artikel Budi Pekerti, silahkan klik di sini. Video, silahkan klik di sini

VIDEO REKOMENDASI